Berita

Politik

Politik Identitas Jadi Landasan Ijtima Ulama Jalankan Peran

SENIN, 17 SEPTEMBER 2018 | 00:34 WIB | LAPORAN: ADITYO NUGROHO

Politik identitas menjadi landasan bagi Ijtima Ulama I dan II dalam menjalankan perannya dalam menjaga NKRI.

Hal itu sebagaimana disampaikan Imam Besar Front Pembela Islam (FPI) Rizieq Shihab dalam pengarahannya lewat konferensi video kepada peserta Ijtima Ulama II di Hotel Grand Cempaka, Jakarta, Minggu (16/9).

"Para ulama dan habaib tidak pernah memainkan politik identitas yang berdasarkan SARA, rasis dan fasis," katanya.


Rizieq menjelaskan, politik identitas yang dibawakan ulama ialah yang berdasarkan Ketuhanan Yang Maha Esa.

"Ingat, bangsa kita merdeka karena politik identitas. NKRI lahir juga melalui politik identitas, dan Pancasila pun disusun berdasarkan politik identitas," bebernya.

Dalam pengarahan dari Kota Suci Mekkah, Rizieq dengan tegas menyampaikan bahwa perjuangan Wali Songo, Kesultanan Nusantara dan para pahlawan nasional dalam mengusir penjajah adalah berlandaskan politik identitas.

Hingga pasca kemerdekaan, politik identitas kerap dilakukan oleh para pemimpin bangsa seperti Bung Karno dan Soeharto dalam menyelamatkan NKRI.

"Saat Dekrit Presiden 5 Juli 1959, Bung Karno dengan politik identitas. Begitu pun saat Pak Harto bersama TNI dan umat Islam membasmi PKI juga dengan politik identitas," demikian Rizieq. [wah]

Populer

Menko Yusril: Mundur dari Jabatan, Tak Gugurkan Tanggung Jawab Hukum Mashudi

Jumat, 02 Oktober 2026 | 19:13

Firli Bahuri Sandang Gelar Doktor Hukum, Raih Gelar Summa Cumlaude

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 16:33

Legislator PAN Minta Menteri Imipas Tangguhkan Pengunduran Diri Dirjenpas Mashudi

Jumat, 02 Oktober 2026 | 17:36

Gaji 26 Wantimpres Prabowo Tembus Rp1,9 Miliar Tiap Bulan, Belum Termasuk Fasilitas

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 19:06

Jenderal Dedi Langsung Tancap Gas Siapkan Struktur Organisasi BRAN

Jumat, 02 Oktober 2026 | 01:43

Suyudi Pede Gusur Puluhan Pati-Pamen Loyalis Listyo

Selasa, 06 Oktober 2026 | 05:09

Pergantian Kapolri untuk Antisipasi Putusan MK soal Gibran

Kamis, 01 Oktober 2026 | 18:19

UPDATE

Realisasi Penerimaan Pajak Tembus Rp1.607 Triliun, Naik 24,1 Persen

Jumat, 09 Oktober 2026 | 14:26

Isu Parliamentary Threshold 1 Persen Mengemuka untuk Keadilan Demokrasi

Jumat, 09 Oktober 2026 | 14:23

Pertamina Kerek Kualitas Pengelola Homestay Lokal Naik Kelas

Jumat, 09 Oktober 2026 | 14:12

TNI Harus Terbuka Ungkap Tuntas Judi Online di Rumah Dinas

Jumat, 09 Oktober 2026 | 14:09

Jelang Akhir Pekan Harga Minyak Dunia Bertahan di 103 Dolar AS

Jumat, 09 Oktober 2026 | 13:59

Putin Janji Bantu Iran Akhiri Perang di Timur Tengah

Jumat, 09 Oktober 2026 | 13:57

DPR Kebanjiran Aspirasi Masyarakat Soal Putusan MK tentang Gibran

Jumat, 09 Oktober 2026 | 13:50

Tanpa Restu Gerindra, DPR Diyakini Tidak akan Berani Makzulkan Gibran

Jumat, 09 Oktober 2026 | 13:47

Usut Tuntas Aktor di Balik Praktik Judi Online di Rumah Dinas TNI

Jumat, 09 Oktober 2026 | 13:37

Loncat dari Lantai Dua, Wanita Ini Selamatkan Anak saat Kebakaran di Rawamangun

Jumat, 09 Oktober 2026 | 13:36

Selengkapnya