Berita

Rizal Ramli/RMOL

Politik

Somasi Rizal Ramli, KIK Diplintir Jadi "Kita Ini Kebingungan"

SABTU, 15 SEPTEMBER 2018 | 07:18 WIB | LAPORAN: RUSLAN TAMBAK

. Koalisi Indonesia Kerja (KIK) pendukung Jokowi-Ma'ruf dinilai sering memberikan pernyataan yang membingungkan. Seperti menuduh ada HTI di kubu Prabowo-Sandi, mencaplok kader dari partai lain, terakhir mensomasi ekonom senior DR. Rizal Ramli.

"Pak Erick Tohir sendiri selaku ketua tim kampanye Jokowi-Makruf menegaskan bahwa dia menghimbau agar dikampanyekan gaya politik yang sehat, tapi yang kita herankan tim di bawah dia, banyak yang mancing perkara, terakhir seperti langkah mensomasi RR, ini menurut saya berlebihan," ujar Koordinator Aliansi Pemuda Nasional (APN), Abdullah Amas, Sabtu (15/9).

Menurut Amas, simpatisan RR begitu banyak dengan jaringan massa yang dimilikinya bisa menimbulkan gesekan dengan Partai Nasdem yang mensomasinya.


"Saya harap Nasdem memberikan jurubicara yang lebih sejuk, misal Prananda Paloh," ungkapnya dalam keterangan tertulis kepada redaksi.

KIK harus memanajemen narasi tentang persatuan, keadilan dan inovasi ekonomi. Rakyat butuh kampanye yang simpatik berupa ekonomi kreatif, bakti sosial dan karya nyata lain.

Amas juga menghimbau agar tidak ada saling panas memanasi antar partai dalam koalisi lain. Kalau mau mempertahankan kekuasaan, hendaknya dengan cara cara yang dewasa.

"Saya yakin tak ada ekspresi seperti anak yang takut diganti mainannya dari dalam tubuh Koalisi Indonesia Kerja, sebab kalau cara-cara over dipakai, kepanjangan KIK bukan Koalisi Indonesia Kerja tapi Kita Ini Kebingungan," pungkasnya. [rus]

Populer

10.060 Jemaah Umrah Telah Kembali ke Tanah Air

Kamis, 05 Maret 2026 | 09:09

Rumah Bersejarah di Menteng Berubah Wujud

Sabtu, 07 Maret 2026 | 22:49

Pengacara Terkenal yang Menyita Perhatian Publik

Minggu, 08 Maret 2026 | 11:44

KPK Dikabarkan Gelar OTT di Cilacap Jawa Tengah

Jumat, 13 Maret 2026 | 14:54

Siapa Berbohong, Fadia Arafiq atau Ahmad Luthfi?

Sabtu, 07 Maret 2026 | 06:42

Bangsa Tak Akan Maju Tanpa Makzulkan Gibran dan Adili Jokowi

Senin, 09 Maret 2026 | 00:13

Anggaran Pendidikan Diperebutkan, Sistemnya Tak Pernah Dibereskan

Sabtu, 14 Maret 2026 | 07:48

UPDATE

Fasilitas Server Diserang, AS-Israel Makin Kewalahan Hadapi Iran

Senin, 16 Maret 2026 | 01:30

Kecelakaan Beruntun di Tol Semarang-Batang Nihil Korban Jiwa

Senin, 16 Maret 2026 | 01:09

Port Visit di Cape Town

Senin, 16 Maret 2026 | 00:50

Program MBG Bisa Lebih Kuat jika Didesain secara Otonom

Senin, 16 Maret 2026 | 00:30

Persib dan Borneo FC Puas Berbagi Poin

Senin, 16 Maret 2026 | 00:01

Liberalisasi Informasi dan Kebutuhan Koordinasi

Minggu, 15 Maret 2026 | 23:42

Polri Buka Posko Pengaduan Khusus Kasus Andrie Yunus

Minggu, 15 Maret 2026 | 23:17

Ketika Jiwa Bangsa Menjawab Arogansi Teknologi

Minggu, 15 Maret 2026 | 23:14

Teror Air Keras dalam Dialektika Habermasian

Minggu, 15 Maret 2026 | 22:45

Yuddy Chrisnandi: Visi Menteri dan Presiden Harus Selaras

Minggu, 15 Maret 2026 | 22:32

Selengkapnya