Berita

Ridwan Kamil/Net

Politik

RK Bisa Seperti Sekarang Karena Tangan Dingin Prabowo, Jangan Lupa Kacang Pada Kulit

KAMIS, 13 SEPTEMBER 2018 | 11:51 WIB | LAPORAN: RUSLAN TAMBAK

. Pernyataan Gubernur Jawa Barat, Ridwan Kamil terkait Calon Wakil Presiden, Sandiaga Uno dalam pidatonya baru-baru ini mendapat sanggahan dari tim pendukung Prabowo-Sandi.

Koordinator Nasional Sahabat Prabowo-Sandi, Anggawira meminta RK juga berkaca dan introspeksi diri. Menurutnya, RK juga harus introspeksi diri tentang karir politiknya yang bisa berjalan karena dukungan dari Gerindra dan Prabowo Subianto.

"RK lebih baik introspeksi diri sebelum berkomentar. Karir politiknya bisa berjalan sekarang ini karena tangan dingin Gerindra dan Pak Prabowo," ujar politisi Gerindra itu dalam keterangannya, Kamis (13/9).


Pada tahun 2013, RK maju sebagai Calon Walikota Bandung dengan dukungan dari Gerindra dan PKS. Kontribusi dan dukungan dari Gerindra di awal karir politiknya ini juga harus diingat dan menjadi bahan introspeksi diri buat RK.

"Ya, RK dulu maju sebagai Calon Walikota Bandung dengan dukungan Partai Gerindra dan PKS. Seharusnya dia ingat dan introspeksi diri bagaimana awal karir politiknya yang dapat kontribusi dan dukungan dari Partai Gerindra. Jangan jadi kacang yang lupa kulitnya," imbuhnya.

Lebih lanjut, Anggawira menambahkan, tidak ada aturan ataupun UU yang melarang kepala daerah mendukung kampanye. Namun kendati demikian, alangkah baiknya jika kepala daerah dari partai pendukung tidak terlibat kampanye agar fokus membangun daerahnya masing-masing.

"Memang itu tidak melanggar peraturan, tidak melanggar hukum, jika seorang kepala daerah ikut berkampanye. Sayangnya, alangkah lebih baik jika kepala daerah fokus untuk membangun daerahnya masing-masing. Tidak perlu bawa-bawa nama institusi dan jabatan saat ikut berkampanye," tutupnya.

Sandiaga Uno sebelumbnya menyatakan tidak akan melibatkan kepala daerah dari partai pendukungnya dalam kampanye Pilpres 2019. Kepala daerah dari partai pendukung diminta fokus membangun daerahnya masing-masing dengan alasan sudah melewati proses pilkada yang melelahkan sehingga tidak perlu terjun di pilpres.

Pernyataan Sandiaga tersebut menanggapi sejumlah kepala daerah yang memberikan pernyataan terbuka mendukung pasangan Joko Widodo-Ma'ruf Amin. Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil misalnya, menyatakan dirinya mendukung pasangan Jokowi-Ma'ruf dan bersedia bergabung menjadi tim kampanye pasangan tersebut.

Atas himbauan Sandiaga tersebut, RK mengatakan, Sandi semestinya berkaca pada pengalaman pribadinya yang pernah terjun langsung mendukung sejumlah pasangan dalam Pilkada serentak 2018. Padahal, saat itu status Sandiaga saat itu masih menjabat Wakil Gubernur DKI Jakarta. [rus]

Populer

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Giliran Sekda Kota Madiun Dipanggil KPK dalam Kasus Pemerasan Maidi

Senin, 13 April 2026 | 14:18

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

Jaksa Watch Lapor KPK, Ada Dugaan Penyalahgunaan Aset Sitaan Korupsi

Jumat, 17 April 2026 | 17:46

Eksepsi Mardiono terkait Gugatan Muktamar PPP Ditolak PN Jakpus

Kamis, 16 April 2026 | 18:10

GAMKI: Ceramah Jusuf Kalla Menyakiti Umat Kristen

Senin, 13 April 2026 | 08:21

Camat hingga Dirut PDAM Kota Madiun Digarap KPK

Kamis, 16 April 2026 | 13:50

UPDATE

Skandal Hibah Daerah, KPK: Rp83 Triliun Rawan Bancakan

Senin, 20 April 2026 | 12:16

Spirit KAA 1955 Bukan Nostalgia tapi Agenda Ekonomi Global Selatan

Senin, 20 April 2026 | 12:05

Keresahan JK soal Ijazah Jokowi Mewakili Rakyat Indonesia

Senin, 20 April 2026 | 12:01

Lusa, Kloter Pertama Jemaah Haji RI Mendarat di Madinah

Senin, 20 April 2026 | 11:55

Harris Bongkar Peran Netanyahu di Balik Keputusan Perang Trump

Senin, 20 April 2026 | 11:43

Emas Antam Merosot, Ini Harga Terbarunya

Senin, 20 April 2026 | 11:27

Amanah Gandeng Kampus dan Pemda Bangun Ekosistem Pemuda

Senin, 20 April 2026 | 11:25

Tangkapan Ikan Sapu-Sapu di Jakarta Tembus 6,98 Ton

Senin, 20 April 2026 | 11:06

Wapres AS Kembali Pimpin Delegasi ke Islamabad untuk Negosiasi Iran

Senin, 20 April 2026 | 10:55

Iran Akui Kapalnya Dibajak AS, Ancam Serangan Balasan

Senin, 20 April 2026 | 10:34

Selengkapnya