Berita

Pesan Ketua MPR Kepada Pimpinan Ormas Kepemudaan: Jangan Gampang Mengeluh!

RABU, 12 SEPTEMBER 2018 | 16:34 WIB | LAPORAN: RUSLAN TAMBAK

. Ketua MPR RI Zulkifli Hasan mengingatkan, masa depan tantangan dan persaingan yang dihadapi para pemuda akan semakin berat. Karena itu, setiap pemuda harus mempersiapkan diri dengan baik.

Mau bekerja keras dan tidak gampang mengeluh. Terus belajar, gemar membaca, dan menguasai ilmu pengetahuan.

Selain itu, Zulkifli berharap, para pemuda selalu menghindari keributan, tidak terlibat dalam pembahasan persoalan yang tidak perlu dan jangan suka berkelahi. Daripada membuang waktu percuma, lebih baik dipakai untuk belajar, dan mencari peluang usaha agar bisa mandiri.


"Tidak bisa dibayangkan, kalau ada seorang pemuda yang lulus kuliah, sedang gagah-gagahnya, ternyata malah jadi pengangguran. Bagaimana dia akan berguna bagi lingkungannya kalau mengurus dirinya sendiri pun tidak bisa," kata Zulkifli saat menerima audiensi 22 orang pimpinan ormas kepemudaan, yang tergabung dalam Majelis Permusyawaratan Pemuda Indonesia di Komplek Parlemen, Jakarta, Rabu (12/9).

Ke-22 ormas kepemudaan yang datang menemui Zulkifli itu mengharap dukungan kepada ketua MPR terkait rencana pelaksanaan Silaturrahmi Nasional (Silatnas) Komite Nasional Pemuda Indonesia pada 22-23 September yang akan datang. Delegasi ormas kepemudaan, itu dipimpin Ketua steering Commitee Silatnas Khaerul Razak.

Sayangnya, menurut Zulkifli, tugas berat tengah menghadang para pemuda Indonesia. Pasalnya, sesuai data yang dikeluarkan world bank dikatakan bahwa pemuda Indonesia yang menjadi pengangguran sangatlah tinggi. Lebih tinggi dibanding Malaysia, Thailand hingga Vietnam, mencapai lebih dari 21 persen.

Kondisi itu makin parah karena penguasaan science di kalangan pemuda menempati urutan ke-62 dunia. Jauh di bawah Singapura, Jepang, Taiwan, Korea Selatan dan Tiongkok. [rus]

Populer

10.060 Jemaah Umrah Telah Kembali ke Tanah Air

Kamis, 05 Maret 2026 | 09:09

Rumah Bersejarah di Menteng Berubah Wujud

Sabtu, 07 Maret 2026 | 22:49

Pengacara Terkenal yang Menyita Perhatian Publik

Minggu, 08 Maret 2026 | 11:44

KPK Dikabarkan Gelar OTT di Cilacap Jawa Tengah

Jumat, 13 Maret 2026 | 14:54

Siapa Berbohong, Fadia Arafiq atau Ahmad Luthfi?

Sabtu, 07 Maret 2026 | 06:42

Bangsa Tak Akan Maju Tanpa Makzulkan Gibran dan Adili Jokowi

Senin, 09 Maret 2026 | 00:13

Anggaran Pendidikan Diperebutkan, Sistemnya Tak Pernah Dibereskan

Sabtu, 14 Maret 2026 | 07:48

UPDATE

Fasilitas Server Diserang, AS-Israel Makin Kewalahan Hadapi Iran

Senin, 16 Maret 2026 | 01:30

Kecelakaan Beruntun di Tol Semarang-Batang Nihil Korban Jiwa

Senin, 16 Maret 2026 | 01:09

Port Visit di Cape Town

Senin, 16 Maret 2026 | 00:50

Program MBG Bisa Lebih Kuat jika Didesain secara Otonom

Senin, 16 Maret 2026 | 00:30

Persib dan Borneo FC Puas Berbagi Poin

Senin, 16 Maret 2026 | 00:01

Liberalisasi Informasi dan Kebutuhan Koordinasi

Minggu, 15 Maret 2026 | 23:42

Polri Buka Posko Pengaduan Khusus Kasus Andrie Yunus

Minggu, 15 Maret 2026 | 23:17

Ketika Jiwa Bangsa Menjawab Arogansi Teknologi

Minggu, 15 Maret 2026 | 23:14

Teror Air Keras dalam Dialektika Habermasian

Minggu, 15 Maret 2026 | 22:45

Yuddy Chrisnandi: Visi Menteri dan Presiden Harus Selaras

Minggu, 15 Maret 2026 | 22:32

Selengkapnya