Berita

Yenny Wahid/Net

Politik

Yenny Wahid Pikir-pikir Masuk Tim Kampanye Prabowo-Sandi

SELASA, 11 SEPTEMBER 2018 | 16:20 WIB | LAPORAN:

. Putri Presiden keempat Abdurrahman Wahid (Gus Dur), Yenny Wahid diajak untuk bergabung masuk tim kampanye paslon Prabowo Subianto-Sandiaga Uno pada Pilpres 2019.

Tawaran tersebut disampaikan langsung bakal Cawapres, Sandiaga Uno saat melakukan silaturahim ke kediaman istri Gus Dur, Sinta Nuriyah Wahid di Jalan Al-Munawaroh Nomor 2, Ciganjur, Jakarta Selatan, Senin kemarin (10/9)

"Mbak Yeni juga hadir, malah memberikan beberapa pesan ke saya, godain aja, Mbak Yeni gabung aja jadi campain menager kita? Lalu Mbak Yeni menjawab, wah seru juga tuh dipikirin deh," ujar Sandi di kawasan Glodok, Jakarta, Selasa (11/9).


Meski mendapat respon baik dari Yeni Wahid untuk masuk tim pemenangan Prabowo-Sandi, namun sampai saat ini Yeni sendiri belum memastikan dirinya masuk ke dalam tim pemenangan.

Tidak hanya bersilahturahmi, Sandi juga mendengarkan beberapa pesan dari istri dan putri Gus Dur mengenai keberagaman dan menjaga toleransi bangsa Indonesia.

"Ya tentunya sebagai anggota dari keluarga Gus Dur generasi ketiga dari pejuang bangsa memastikan keberagaman dan toleransi itu menjadi harga mati di republik yang kita cinta ini. Tentunya kita harapkan Mbak Yenny, Bu Sinta tetapi menjadi mercusuar. Menjadi pilar, menjaga kebangsaan kita," tutup Sandi.

Yeni Wahid sendiri mengaku masih mempertimbangkan tawaran itu. Selain istikharah, dia juga akan konsultasi dengan ibunda. [rus]

Populer

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Kehadiran Anies di Cikeas Jadi Masalah Serius

Jumat, 27 Maret 2026 | 02:08

Mengapa Kapal Pertamina Tidak Bisa Lewat Selat Hormuz?

Sabtu, 28 Maret 2026 | 02:59

SBY Menolak Silaturahmi Lebaran Anies?

Jumat, 27 Maret 2026 | 03:43

KPK Panggil Bos Rokok HS di Kasus Suap Cukai

Kamis, 02 April 2026 | 10:39

UPDATE

SBY Desak PBB Investigasi Gugurnya Prajurit TNI di Lebanon

Minggu, 05 April 2026 | 12:15

Bansos Kunci Redam Gejolak Jika BBM Naik

Minggu, 05 April 2026 | 11:34

Episode Ijazah Jokowi Tak Kunjung Usai

Minggu, 05 April 2026 | 11:20

Indonesia Jangan Diam Atas Kebijakan Kejam Israel

Minggu, 05 April 2026 | 11:08

KPK Buka Peluang Panggil Forkopimda di Skandal THR Cilacap

Minggu, 05 April 2026 | 10:31

Drone Iran Hantam Kompleks Pemerintahan dan Energi Kuwait

Minggu, 05 April 2026 | 10:20

Krisis Global Momentum Perkuat Kemandirian Pangan Nasional

Minggu, 05 April 2026 | 10:14

UU Hukuman Mati Israel untuk Tahanan Palestina Mengarah ke Genosida

Minggu, 05 April 2026 | 09:43

Trump Ancam Iran Buka Selat Hormuz dalam 48 Jam atau Hadapi Konsekuensi

Minggu, 05 April 2026 | 09:33

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Selengkapnya