Berita

Ecky Awal Mucharam/Net

Bisnis

Pulangkan Aset WNI Di Luar Negeri Untuk Menyelamatkan Rupiah

JUMAT, 07 SEPTEMBER 2018 | 06:45 WIB | LAPORAN:

Janji politik pemerintah lewat kebijakan Tax Amnesty terkait pelemahan nilai tukar rupiah saat ini ditagih.

"Saat bicara tentang capital outflow yang dituding sebagai biang penyebab melemahnya rupiah, maka saya teringat akan janji pemerintah saat kebijakan Tax Amnesty ditetapkan," ujar anggota Komisi XI DPR dari Fraksi PKS, Ecky Awal Mucharam dalam keterangannya, Jumat (7/9).

Salah satu tujuan utama Tax Amnesty seperti diketahui adalah menarik dana-dana WNI yang terparkir di luar negeri melalui mekanisme repatriasi. Bahkan Jokowi sempat menyebutkan dana tersebut sebesar Rp 11 ribu triliun. Namun pada realisasinya, ulas Ecky, kebijakan tax amnesty hanya berhasil merepatriasi dana sebesar Rp 144,7 T.


"Pak Jokowi pun pernah menyampaikan mengantongi data para pemilik dana tersebut. Sudah by name, by address dan by account. Seharusnya mereka saat ini dapat menjadi prioritas untuk dipersuasi dan dibawa pulang ke Indonesia sehingga dapat melawan capital outflow yang saat ini terjadi," kata legislator asal Jawa Barat ini.

Menurut dia, publik harus menagih janji pemerintah itu termasuk janji untuk mengimplementasikan kebijakan AEOI

Selain itu capital outflow, menurut Ecky, juga sangat dipengaruhi oleh trust pelaku pasar ke pemerintah. Tingkat kepercayaan kepada pemangku kebijakan fiskal dan moneter, khususnya kredibilitas fiskal pemerintah sangat penting di mata pasar.

"Pemerintah jangan buat kegaduhan. Jangan ada informasi yang membingungkan seperti mengatakan jika rupiah melemah maka kita untung, atau terus menerus mengkambinghitamkan faktor eksternal. Akui saja dengan jawaban yang smart apa permasalahan yang kita hadapi dan langkah-langkah yang kita ambil," ujar Ecky.

Ecky menekankan, masalah nilai tukar ini bukan hanya domain Bank Indonesia tetapi lebih utama adalah domain pemerintah terkait kebijakan fiskal, kebijakan makroekonomi, dan sektor riil.  

Oleh karena itu pihaknya meminta agar BI memperkuat koordinasi dengan pemerintah dan OJK untuk mempercepat langkah stabilisasi nilai tukar rupiah ini.

"Kami juga akan mendukung jika pemerintah memerlukan revisi UU atau Perppu lalu lintas devisa untuk bisa meng-hold devisa hasil ekspor sehingga bermanfaat bagi stabilitas nilai tukar kita," terangnya.  

“Terakhir dan yang paling penting, saya mengimbau untuk para pemilik dana baik berupa DHE maupun dana-dana yang masih terparkir di luar untuk mengembalikan kekayaannya ke tanah air. Merah putih memanggil dan dalam kondisi ini nasionalisme adalah tindakan bukan cuma jargon-jargon," tutup Ecky. [wid]


Populer

Kekayaan Ibas Demokrat Naik Lebih 700 Persen dalam Empat Tahun, Total Rp354,7 Miliar

Kamis, 25 Juni 2026 | 05:22

KPK Sakit Jiwa

Kamis, 25 Juni 2026 | 15:08

Penggunaan Gedung Kemenhut oleh PSI Berpotensi Melanggar Hukum

Minggu, 28 Juni 2026 | 00:26

Mitra MBG Ultimatum BGN Cabut SE 12/2026 2x24 Jam

Selasa, 23 Juni 2026 | 18:32

KPK Didesak Bongkar Dugaan Aliran Dana ke Oknum Polisi dalam Kasus Bea Cukai

Jumat, 26 Juni 2026 | 01:30

Langgar HAM, Segera Tangkap Taufik Hidayat dan Dihukum Setimpal!

Senin, 22 Juni 2026 | 15:05

Tim Mawar dan Tambang

Minggu, 28 Juni 2026 | 04:59

UPDATE

Steve Hanke Ungkit Lagi Keputusan IMF 1998, Klaim Rupiah Bisa Setara Dolar AS

Selasa, 30 Juni 2026 | 08:12

Gibran Ingin Generasi Muda Jadi Perekat Persatuan Bangsa

Selasa, 30 Juni 2026 | 08:06

Komut Pertamina Mochamad Iriawan Pastikan Kesiapan SAF dan Operasional B50 di Jawa Timur

Selasa, 30 Juni 2026 | 07:57

Wall Street Berpesta! Dow Cetak Rekor

Selasa, 30 Juni 2026 | 07:53

Nasib Nadiem Ditentukan di Sidang Vonis Hari Ini

Selasa, 30 Juni 2026 | 07:42

Kekayaan AHY Naik Hampir Enam Kali Lipat, Kini Tembus Rp118,65 Miliar

Selasa, 30 Juni 2026 | 07:29

STOXX 600 Menguat Tipis, Saham Teknologi dan Energi Topang Bursa Eropa

Selasa, 30 Juni 2026 | 07:24

Jerman Tumbang, Paraguay Melaju ke Perempat Final Piala Dunia 2026

Selasa, 30 Juni 2026 | 07:14

Pimpin BEI 2026-2030, Jeffrey Hendrik Targetkan Pasar Modal Indonesia Tembus 10 Besar Dunia

Selasa, 30 Juni 2026 | 07:02

Dana GCA Diklaim Bisa Stabilkan Nilai Tukar Rupiah

Selasa, 30 Juni 2026 | 06:48

Selengkapnya