Berita

Edi Yusuf/RMOL

Bisnis

Kunjungan Jokowi Ke Korsel Untuk Perkuat Kerja Sama Ekonomi

KAMIS, 06 SEPTEMBER 2018 | 22:40 WIB | LAPORAN:

Rencana kunjungan kenegaraan Presiden Joko Widodo (Jokowi) ke Korea Selatan (Korsel) dan bertemu Presiden Moon Jae In pada 10-11 September mendatang diharapkan akan memperbaiki dan memperkuat hubungan bilateral kedua negara, khususnya di sektor ekonomi.

Direktur Asia Timur dan Pasifik Kementerian Luar Negeri, Edi Yusuf mengungkapkan tujuan dari kunjungan kenegaraan ini adalah untuk penguatan kerja sama ekonomi.

Penguatan itu akan dilakukan melalui peningkatan kerja sama di bidang perdagangan dan investasi, selain itu kerja sama di bidang industri di mana Korsel dan Indonesia sepakat untuk membantu proses percepatan industrialisasi di Indonesia.


"Jadi kita ingin meningkatkan perdagangan, investasi dan juga kerja sama dalam percepatan industrialisasi Indonesia," ungkap Edi dalam press briefing, di Ruang Palapa, Kemlu, Kamis (6/9) .

Selain itu dalam kunjungannya guna memperluas kerja sama Indonesia melalui aktifnya generasi muda.

"Baik swasta maupun pemerintah antara kedua negara. Jadi kerja samanya kita ingin tingkatkan di tingkat generasi mudanya," tutur Edi.

Kunjungan pertama Presiden Jokowi adalah bertemu dengan Presiden Moon Jae In yang juga akan membahas business meeting dengan perusahaan-perusahaan besar Korsel.[lov]

Populer

Kekayaan Ibas Demokrat Naik Lebih 700 Persen dalam Empat Tahun, Total Rp354,7 Miliar

Kamis, 25 Juni 2026 | 05:22

KPK Sakit Jiwa

Kamis, 25 Juni 2026 | 15:08

Penggunaan Gedung Kemenhut oleh PSI Berpotensi Melanggar Hukum

Minggu, 28 Juni 2026 | 00:26

Mitra MBG Ultimatum BGN Cabut SE 12/2026 2x24 Jam

Selasa, 23 Juni 2026 | 18:32

KPK Didesak Bongkar Dugaan Aliran Dana ke Oknum Polisi dalam Kasus Bea Cukai

Jumat, 26 Juni 2026 | 01:30

Langgar HAM, Segera Tangkap Taufik Hidayat dan Dihukum Setimpal!

Senin, 22 Juni 2026 | 15:05

Tim Mawar dan Tambang

Minggu, 28 Juni 2026 | 04:59

UPDATE

Steve Hanke Ungkit Lagi Keputusan IMF 1998, Klaim Rupiah Bisa Setara Dolar AS

Selasa, 30 Juni 2026 | 08:12

Gibran Ingin Generasi Muda Jadi Perekat Persatuan Bangsa

Selasa, 30 Juni 2026 | 08:06

Komut Pertamina Mochamad Iriawan Pastikan Kesiapan SAF dan Operasional B50 di Jawa Timur

Selasa, 30 Juni 2026 | 07:57

Wall Street Berpesta! Dow Cetak Rekor

Selasa, 30 Juni 2026 | 07:53

Nasib Nadiem Ditentukan di Sidang Vonis Hari Ini

Selasa, 30 Juni 2026 | 07:42

Kekayaan AHY Naik Hampir Enam Kali Lipat, Kini Tembus Rp118,65 Miliar

Selasa, 30 Juni 2026 | 07:29

STOXX 600 Menguat Tipis, Saham Teknologi dan Energi Topang Bursa Eropa

Selasa, 30 Juni 2026 | 07:24

Jerman Tumbang, Paraguay Melaju ke Perempat Final Piala Dunia 2026

Selasa, 30 Juni 2026 | 07:14

Pimpin BEI 2026-2030, Jeffrey Hendrik Targetkan Pasar Modal Indonesia Tembus 10 Besar Dunia

Selasa, 30 Juni 2026 | 07:02

Dana GCA Diklaim Bisa Stabilkan Nilai Tukar Rupiah

Selasa, 30 Juni 2026 | 06:48

Selengkapnya