Berita

Mentan Andi Amran Sulaiman/Net

NTP Naik Bukti Mentan Paham Sasaran Kerja

KAMIS, 06 SEPTEMBER 2018 | 13:14 WIB | LAPORAN: WIDIAN VEBRIYANTO

Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman paham tentang sasaran kerja di kementerian yang dipimpinnya.

Begitu puji pengamat sosial pertanian dari Institute Policy for Agro Reform, Ismu Amir Hatala menanggapi Nilai Tukar Petani (NTP) yang membaik.

Berdasarkan rilis data  Badan Pusat Statistik (BPS) mengenai tingkat inflasi, terjadi peningkatan pada NTP dan harga produsen gabah maupun beras dibandingkan Juli 2018 di 33 provinsi di Indonesia.


"BPS kan menerbitkan data resmi sebagai acuan. Ada perubahan lebih baik di NTP dan harga produsen gabah serta beras, menandakan Amran Sulaiman mengetahui apa prioritas kerjanya,” ujar Ismu dalam keterangan tertulis yang diterima redaksi, Kamis (6/9).

Ismu menilai bahwa NTP sudah sewajarnya mengalami peningkatan. Sebab Amran Sulaiman sejak awal menjabat memang menunjukkan keberpihakannya ke petani dan terwujudnya produksi swasembada pangan lokal.

Ismu menjelaskan kenaikan NTP perlu diimbangi dengan rilis data tingkat kesejahteraan penduduk desa yang mayoritas petani. Dari data tersebut akan diketahui NTP memang faktual dengan perubahan pendapatan mereka, seperti kemampuan daya beli.

"NTP itu kaitannya dengan pendapatan kesejahteraan petani. Ukuran penghasilan petani bagaimana? Itu juga harus seimbang dengan NTP," jelasnya.

Adapun terkait harga produsen gabah dan beras, Ismu menuturkan, yang perlu disadari adalah kini bukanlah lagi waktu atau bulan rutinnya panen padi di kalangan petani. Ditambah musim kemarau yang saat ini sudah mulai dirasakan.

"Tapi harga beras, baik di tingkat petani maupun penggilingan masih bisa dikatakan terkendali. Apalagi panen raya beberapa waktu lalu cukup berhasil. Makanya harga gabah dan beras tidak penyumbang inflasi," jelasnya.

Berdasarkan rilis BPS, NTP mengalami kenaikan 0,89 persen pada Agustus 2018. NTP subsektor tanaman pangan tercatat sebagai peringkat kesatu kenaikannya sebesar 1,28 persen dari Juli 2018.

Begitu juga dengan nilai tukar usaha pertanian (NTUP) yang meningkat 0,48 persen dibandingkan Juli lalu. Subsektor tanaman pangan kembali berada di posisi pertama kenaikannya sebanyak 0,80 persen. Untuk harga gabah kering panen di tingkat petani menanjak 3,05 persen pada bulan Agustus. Harga gabah kering di petani juga naik 1,95 persen dari Juli 2018.

Kemudian, harga gabah kering panen di tingkat penggilingan pada Agustus naik 3,27 persen dibandingkan Juli. Gabah kering giling di penggilingan diketahui juga naik 1,64 persen. Sedangkan harga beras medium di penggilingan adalah Rp 9.172 per kilogram atau turun 0,28 persen dibandingkan Juli lalu. [ian]

Populer

Kalahkan Hary Tanoe, Jusuf Hamka akan Kembalikan TPI ke Tutut Soeharto

Sabtu, 25 April 2026 | 15:43

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Jaksa Watch Lapor KPK, Ada Dugaan Penyalahgunaan Aset Sitaan Korupsi

Jumat, 17 April 2026 | 17:46

Purbaya Kecewa Banyak Pegawai Kemenkeu Tak Jalankan Tugas: Digeser Baru Nangis

Kamis, 23 April 2026 | 01:30

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

Kekesalan JK Dipicu Sikap Gibran dan Serangan Termul

Senin, 20 April 2026 | 12:50

UPDATE

KPK: Capres hingga Kepala Daerah Idealnya Tidak Karbitan

Minggu, 26 April 2026 | 17:35

Victor Orban Angkat Kaki dari Parlemen Hongaria, Fokus Benahi Partai

Minggu, 26 April 2026 | 17:18

Menlu Iran Temui Sultan Oman setelah Mediasi di Pakistan Gagal

Minggu, 26 April 2026 | 16:38

Respons Dedi Mulyadi Disindir "Shut Up KDM"

Minggu, 26 April 2026 | 16:37

PAD Retribusi Sampah Bocor Rp20 Miliar, Baunya di Saku Birokrat?

Minggu, 26 April 2026 | 16:01

Beyond Nostalgia ALJIRO Dorong Alumni Berperan untuk SDM

Minggu, 26 April 2026 | 15:50

Tersangka Penembakan Gala Dinner Wartawan Incar Pejabat Trump

Minggu, 26 April 2026 | 15:50

Comeback Sempurna di Bawah Keteduhan Trembesi

Minggu, 26 April 2026 | 15:42

Dua Laksamana Masuk Bursa Kuat KSAL

Minggu, 26 April 2026 | 15:40

Daycare Lakukan Kekerasan Harus Dicabut Izin dan Pelaku Dipenjara

Minggu, 26 April 2026 | 14:57

Selengkapnya