Berita

Kebun Kelompok Kementan/Ist

Bisnis

Kawasan Rumah Pangan Lestari Mampu Sejahterakan Keluarga

RABU, 05 SEPTEMBER 2018 | 21:35 WIB | LAPORAN:

Dalam upaya memantapkan ketahanan pangan keluarga, sejak tahun 2010, Badan Ketahanan Pangan (BKP) Kementerian Pertanian telah mengembangkan Kawasan Rumah Pangan Lestari (KRPL) yang hingga kini  tersebar di 18.000 desa di 34 provinsi.

Pengembangan KRPL selain untuk memenuhi kebutuhan pangan keluarga, juga untuk mengurangi belanja keluarga, terutama pangan, yang akhirnya dapat meningkatkan pendapatan dan kesejahteraan keluarga.

Salah satu KRPL cukup pesat kemajuannya adalah yang dikembangkan Kelompok Wanita Tani (KWT) Mertanadi di desa Tiying Gading, Kecamatan Selemadeg Barat, Kabupaten Tabanan, Bali.


"Dengan KRPL yang kami kembangkan, anggota kami mampu menghemat belanja pangan untuk rumah tangga sekitar 500 ribu rupiah setiap bulannya. Jika dihitung 30 anggota, kami bisa menghemat belanja sebesar 15 juta rupiah," Ujar Ketua KWT Ni Nyoman Sukani yang ditemui di Kebun Kelompok, Rabu (5/9).

Kepala BKP, Agung Hendriadi yang berkunjung ke lokasi pun mengapresiasi kegiatan KWT ini.

"Saya mengharapkan KRPL ini tidak cepat merasa puas dan selesai sampai disini. Tapi terus dikembangkan dan berkelanjutan, sehingga benar-benar lestari," ujar Agung.

Menurut Agung, KRPL akan berkelanjutan jika ada generating income atau tambahan pendapatan bagi setiap anggota keluarga yang ikut serta menjalankan KRPL.

"Kalau ada tambahan pendapatan, tentu terus semangat," tambah Agung.

Dalam kesempatan yang sama, Kepala Pusat Penganekaragaman Konsumsi dan Keamanan Pangan BKP, Tri Agustin, selaku pembina KRPL mengharapkan lahan usaha, jenis tanaman dan anggotanya terus bertambah.

"Kalau sekarang anggotanya baru 30 orang, kedepannya saya harapkan sudah bertambah menjadi 40 orang dan terus bertambah. Begitu juga dengan lahan usaha dan jenis tanaman harus bertambah banyak," ujar Tri Agustin.
 
KWT binaan Dinas Ketahanan Pangan Bali ini sudah melakukan panen sejak Mei sampai Agustus. Dari hasil penjualan sayuran maupun bibit tanaman telah terkumpul sebesar 2,5 juta rupiah.

Aneka tanaman yang diusahakan adalah cabe, tomat, terong,  paria, labu siam, jahe, kacang panjang dan juga memelihara itik.

Kepala Dinas Ketahanan Pangan Provinsi Bali, I Nyoman Mardiana mengatakan, pihaknya akan terus mengembangkan KRPL di lokasi-lokasi lainnya.

"Melihat apa yang dihasilkan disini nantinya juga akan kami kembangkan di daerah lainnya sehingga ketahanan pangan keluarga semakin mantap," ujar Nyoman.

Dalam pengembangan KRPL, BKP memberikan bantuan Rp 50 juta/KWT untuk pembangunan Kebun Bibit Desa, Demplot,  pengembangan Pekarangan, pengembangan kebun sekolah dan sosialisasi pengolahan pangan Beragam Bergizi Seimbang dan Aman (B2SA).

Bantuan diberikan sebagai stimulan untuk memotivasi masyarakat memanfaatkan lahan pekarangan, dimana Indonesia memiliki potensi lahan pekarangan seluas 10,3 juta hektar. [fiq]

Populer

Kekayaan Ibas Demokrat Naik Lebih 700 Persen dalam Empat Tahun, Total Rp354,7 Miliar

Kamis, 25 Juni 2026 | 05:22

KPK Sakit Jiwa

Kamis, 25 Juni 2026 | 15:08

Penggunaan Gedung Kemenhut oleh PSI Berpotensi Melanggar Hukum

Minggu, 28 Juni 2026 | 00:26

Mitra MBG Ultimatum BGN Cabut SE 12/2026 2x24 Jam

Selasa, 23 Juni 2026 | 18:32

KPK Didesak Bongkar Dugaan Aliran Dana ke Oknum Polisi dalam Kasus Bea Cukai

Jumat, 26 Juni 2026 | 01:30

Langgar HAM, Segera Tangkap Taufik Hidayat dan Dihukum Setimpal!

Senin, 22 Juni 2026 | 15:05

Tim Mawar dan Tambang

Minggu, 28 Juni 2026 | 04:59

UPDATE

Steve Hanke Ungkit Lagi Keputusan IMF 1998, Klaim Rupiah Bisa Setara Dolar AS

Selasa, 30 Juni 2026 | 08:12

Gibran Ingin Generasi Muda Jadi Perekat Persatuan Bangsa

Selasa, 30 Juni 2026 | 08:06

Komut Pertamina Mochamad Iriawan Pastikan Kesiapan SAF dan Operasional B50 di Jawa Timur

Selasa, 30 Juni 2026 | 07:57

Wall Street Berpesta! Dow Cetak Rekor

Selasa, 30 Juni 2026 | 07:53

Nasib Nadiem Ditentukan di Sidang Vonis Hari Ini

Selasa, 30 Juni 2026 | 07:42

Kekayaan AHY Naik Hampir Enam Kali Lipat, Kini Tembus Rp118,65 Miliar

Selasa, 30 Juni 2026 | 07:29

STOXX 600 Menguat Tipis, Saham Teknologi dan Energi Topang Bursa Eropa

Selasa, 30 Juni 2026 | 07:24

Jerman Tumbang, Paraguay Melaju ke Perempat Final Piala Dunia 2026

Selasa, 30 Juni 2026 | 07:14

Pimpin BEI 2026-2030, Jeffrey Hendrik Targetkan Pasar Modal Indonesia Tembus 10 Besar Dunia

Selasa, 30 Juni 2026 | 07:02

Dana GCA Diklaim Bisa Stabilkan Nilai Tukar Rupiah

Selasa, 30 Juni 2026 | 06:48

Selengkapnya