Berita

Didi Irawadi Syamsuddin/Net

Politik

Demokrat: Sandi Beri Motivasi Anak Muda, Bukan Kampanye Di Kampus

SENIN, 03 SEPTEMBER 2018 | 10:53 WIB | LAPORAN: WIDIAN VEBRIYANTO

Tidak ada unsur kampanye dalam setiap kunjungan bakal calon wakil presiden (bacawapres) Sandiaga Uno ke kampus-kampus. Sebab, kunjungan itu dilakukan dalam rangka memberikan motivasi pada generasi muda, khususnya mahasiswa agar bisa menjadi generasi masa depan yang sukses.

Begitu kata Wasekjen DPP Partai Demokrat Didi Irawadi Syamsuddin dalam keterangan tertulis yang diterima redaksi, Senin (3/9)

Menurutnya, dalam setiap kunjungan itu, Sandiaga banyak bicara mengenai peluang generasi muda untuk memajukan Indonesia.


“Ia mengajak para mahasiswa dan mahasiswi yang hadir untuk bekerja keras, cerdas, tuntas, dan ikhlas. Jangan sia-siakan masa muda yang singkat demi masa depan yang masih panjang. Terbukti apa yang telah disampaikan oleh Sandi di kampus disambut dengan antusias,” jelasnya.

Anggota DPR tersebut menilai bahwa mahasiswa antusias mendengarkan pemaparan Sandi lantaran mantan Wakil Gubernur DKI Jakarta itu sudah terbukti mendedikasikan diri sebagai pegiat usaha terkemuka.

Sandi memiliki pengalaman dan kesuksesan yang luar biasa yang sudah dirintis sejak masih muda usia.

“Bangga tentu kita punya pemimpin muda macam Sandi Uno, juga jangan lupa ada AHY, Anies Baswedan, Khofifah Indar Parawansa, dan lain-lain, yang dianggap mewakili pemimpin-pemimpin untuk generasi milenial,” lanjutnya.

Kaum milenial menaruh harapan besar kepada Sandi untuk bisa menghadapi persoalan ekonomi, lapangan kerja yang semakin sulit, daya beli yg melemah, dan persoalan pemerataan kesejahteraan.

“Jadi anak-anak muda yang berada di kampus wajar kalau banyak yang ingin mengetahui pikiran-pikiran dan gagasan-gagasan Sandi. Sebab bagaimanapun pemerintah yang akan datang diharapkan pemerintahan yang berpihak pada kaum muda dan menjamin nasib anak muda. Termasuk mengerti kebutuhan kaum muda,” tukasnya. [ian]

Populer

Kalahkan Hary Tanoe, Jusuf Hamka akan Kembalikan TPI ke Tutut Soeharto

Sabtu, 25 April 2026 | 15:43

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Jaksa Watch Lapor KPK, Ada Dugaan Penyalahgunaan Aset Sitaan Korupsi

Jumat, 17 April 2026 | 17:46

Purbaya Kecewa Banyak Pegawai Kemenkeu Tak Jalankan Tugas: Digeser Baru Nangis

Kamis, 23 April 2026 | 01:30

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

Kekesalan JK Dipicu Sikap Gibran dan Serangan Termul

Senin, 20 April 2026 | 12:50

UPDATE

KPK: Capres hingga Kepala Daerah Idealnya Tidak Karbitan

Minggu, 26 April 2026 | 17:35

Victor Orban Angkat Kaki dari Parlemen Hongaria, Fokus Benahi Partai

Minggu, 26 April 2026 | 17:18

Menlu Iran Temui Sultan Oman setelah Mediasi di Pakistan Gagal

Minggu, 26 April 2026 | 16:38

Respons Dedi Mulyadi Disindir "Shut Up KDM"

Minggu, 26 April 2026 | 16:37

PAD Retribusi Sampah Bocor Rp20 Miliar, Baunya di Saku Birokrat?

Minggu, 26 April 2026 | 16:01

Beyond Nostalgia ALJIRO Dorong Alumni Berperan untuk SDM

Minggu, 26 April 2026 | 15:50

Tersangka Penembakan Gala Dinner Wartawan Incar Pejabat Trump

Minggu, 26 April 2026 | 15:50

Comeback Sempurna di Bawah Keteduhan Trembesi

Minggu, 26 April 2026 | 15:42

Dua Laksamana Masuk Bursa Kuat KSAL

Minggu, 26 April 2026 | 15:40

Daycare Lakukan Kekerasan Harus Dicabut Izin dan Pelaku Dipenjara

Minggu, 26 April 2026 | 14:57

Selengkapnya