Berita

UAS/Net

Politik

HNW: Mengancam UAS Berceramah Itu Aneh

SENIN, 03 SEPTEMBER 2018 | 09:55 WIB | LAPORAN: WIDIAN VEBRIYANTO

Pendakwah kondang Ustaz Abdul Somad (UAS) mendapat ancaman dan intimidasi saat akan melakukan taushiyah di Pulau Jawa.

Ustaz yang kental dengan logat melayu itupun memilih untuk membatalkan jadwal ceramahnya di Jawa Tengah, Jawa Timur, dan Yogyakarta.

Dalam akun Instagram @ustadzabdulsomad, UAS menjelaskan bahwa dirinya tidak ingin beban panitia semakin berat. Dia juga tidak ingin kondisi psikologi jamaah tertekan.


“Maka, saya membatalkan beberapa janji di daerah Jawa Tengah, Jawa Timur dan Yogyakarta. Pertama, September di Malang, Solo, Boyolali, Jombang, Kediri. Kedua, Oktober di Yogyakarta. Ketiga, Desember janji dengan Ustaz Zulfikar di daerah Jawa Timur,” ujarnya, Minggu (2/9).

“Mohon maaf atas keadaan ini, harap dimaklumi dan mohon didoakan selalu,” sambung UAS.

Ancaman ceramah ini mendapat tanggapan langsung dari Wakil Ketua MPR Hidayat Nur Wahid. Menurutnya, ancaman terhadap UAS untuk berceramah adalah aneh.

“Membiarkannya terjadi di negara hukum, sampai dibatalkannya ceramah-ceramah UAS, lebih aneh lagi,” ujar politisi PKS itu di akun Twitter @hnurwahid sesaat lalu, Selasa (3/9)

Apalagi, sambung Hidayat, aparat pasti mengerti, UAS pernah diundang berceramah dengan Wakil Presiden Jusuf Kalla dan beberapa pimpinan lembaga negara.

“Bahkan UAS pernah sepanggung dengan Kapolri di Adz-Dzikra,” tukasnya. [ian]

Populer

Kalahkan Hary Tanoe, Jusuf Hamka akan Kembalikan TPI ke Tutut Soeharto

Sabtu, 25 April 2026 | 15:43

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Jaksa Watch Lapor KPK, Ada Dugaan Penyalahgunaan Aset Sitaan Korupsi

Jumat, 17 April 2026 | 17:46

Purbaya Kecewa Banyak Pegawai Kemenkeu Tak Jalankan Tugas: Digeser Baru Nangis

Kamis, 23 April 2026 | 01:30

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

Kekesalan JK Dipicu Sikap Gibran dan Serangan Termul

Senin, 20 April 2026 | 12:50

UPDATE

KPK: Capres hingga Kepala Daerah Idealnya Tidak Karbitan

Minggu, 26 April 2026 | 17:35

Victor Orban Angkat Kaki dari Parlemen Hongaria, Fokus Benahi Partai

Minggu, 26 April 2026 | 17:18

Menlu Iran Temui Sultan Oman setelah Mediasi di Pakistan Gagal

Minggu, 26 April 2026 | 16:38

Respons Dedi Mulyadi Disindir "Shut Up KDM"

Minggu, 26 April 2026 | 16:37

PAD Retribusi Sampah Bocor Rp20 Miliar, Baunya di Saku Birokrat?

Minggu, 26 April 2026 | 16:01

Beyond Nostalgia ALJIRO Dorong Alumni Berperan untuk SDM

Minggu, 26 April 2026 | 15:50

Tersangka Penembakan Gala Dinner Wartawan Incar Pejabat Trump

Minggu, 26 April 2026 | 15:50

Comeback Sempurna di Bawah Keteduhan Trembesi

Minggu, 26 April 2026 | 15:42

Dua Laksamana Masuk Bursa Kuat KSAL

Minggu, 26 April 2026 | 15:40

Daycare Lakukan Kekerasan Harus Dicabut Izin dan Pelaku Dipenjara

Minggu, 26 April 2026 | 14:57

Selengkapnya