Berita

Fahri Hamzah/Net

Politik

Fahri Hamzah: KPK Lagi Nyasar Dan Sibuk Cari Sensasi Baru

MINGGU, 02 SEPTEMBER 2018 | 00:18 WIB | LAPORAN: WIDIAN VEBRIYANTO

Komisi Pemerantasan Korupsi (KPK) enggan mengubah UU 30/2002 tentang Komisi Tindak Pemberantasan Korupsi. Namun demikian, KPK juga tidak tertarik dengan gambar besar strategi pemberantasan yang diamanatkan UU tersebut.

Begitu kata Wakil Ketua DPR RI Fahri Hamzah dalam akun Twitter @fahrihamzah sesaat lalu, Sabtu (1/9).

“Ini sudah 16 tahun. Masak sih ada pekerjaan yang nggak selesai? Terus terang saya sudah tahu jawabnya,” tutur Fahri.


Menurutnya, bangsa ini akan kesulitan menyelesaikan masalah korupsi jika tidak memiliki gambar besar penyelesaiannya.

Dia kemudian mengibaratkan seseorang yang masuk ke sebuah wilayah. Tanpa bantuan peta, maka orang tersebut akan nyasar.

“Tidak jelas mana pintu masuk dan keluar, akhirnya terjebak di dalam,” ujarnya.

Atas alasan itu, dia berkesimpulan bahwa KPK ini sudah nyasar. Bahkan bingung mau bagaimana, sementara selama ini KPK hanya bermain di wilayah opini dan akhirnya hanya itu yang dijaga.

“Hari-hari mencari sensasi baru tanpa harus menyelesaikan masalah,” sambungnya.

Fahri mengaku memiliki banyak daftar masalah yang tidak jelas nasibnya di KPK, tetapi KPK terus memproduksi masalah baru.

“Yang kita anggap penting oleh KPK dianggap nggak penting dan sebaliknya. Ini bom waktu. Akan ada titik jenuh yang dapat meledak suatu waktu,” tukasnya. [ian]

Populer

Kalahkan Hary Tanoe, Jusuf Hamka akan Kembalikan TPI ke Tutut Soeharto

Sabtu, 25 April 2026 | 15:43

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Jaksa Watch Lapor KPK, Ada Dugaan Penyalahgunaan Aset Sitaan Korupsi

Jumat, 17 April 2026 | 17:46

Purbaya Kecewa Banyak Pegawai Kemenkeu Tak Jalankan Tugas: Digeser Baru Nangis

Kamis, 23 April 2026 | 01:30

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

Kekesalan JK Dipicu Sikap Gibran dan Serangan Termul

Senin, 20 April 2026 | 12:50

UPDATE

KPK: Capres hingga Kepala Daerah Idealnya Tidak Karbitan

Minggu, 26 April 2026 | 17:35

Victor Orban Angkat Kaki dari Parlemen Hongaria, Fokus Benahi Partai

Minggu, 26 April 2026 | 17:18

Menlu Iran Temui Sultan Oman setelah Mediasi di Pakistan Gagal

Minggu, 26 April 2026 | 16:38

Respons Dedi Mulyadi Disindir "Shut Up KDM"

Minggu, 26 April 2026 | 16:37

PAD Retribusi Sampah Bocor Rp20 Miliar, Baunya di Saku Birokrat?

Minggu, 26 April 2026 | 16:01

Beyond Nostalgia ALJIRO Dorong Alumni Berperan untuk SDM

Minggu, 26 April 2026 | 15:50

Tersangka Penembakan Gala Dinner Wartawan Incar Pejabat Trump

Minggu, 26 April 2026 | 15:50

Comeback Sempurna di Bawah Keteduhan Trembesi

Minggu, 26 April 2026 | 15:42

Dua Laksamana Masuk Bursa Kuat KSAL

Minggu, 26 April 2026 | 15:40

Daycare Lakukan Kekerasan Harus Dicabut Izin dan Pelaku Dipenjara

Minggu, 26 April 2026 | 14:57

Selengkapnya