. Presiden Joko Widodo harus turun langsung mengomandani para menteri di bidang ekonomi untuk mengatasi anjloknya nilai tukar rupiah terhadap dolar AS.
"Jokowi dengan kondisi saat ini wajib turun tangan," kata Direktur Eksekutif Bimata Politica Indonesia (BPI), Panji Nugraha, Sabtu (1/9).
Anjloknya nilai tukar rupiah ke level Rp 14.700 per dolar AS adalah catatan terburuk pengelolaan ekonomi sepanjang orde reformasi.
"Publik sudah terlalu banyak kecewa dengan janji-janji yang tak kunjung realisasinya, dan pembuktian Jokowi sebagai presiden di saat-saat terakhir harus mampu menyelamatkan keterpurukan kondisi ekonomi Indonesia," terang Panji.
"Publik sudah terlalu banyak kecewa dengan janji-janji yang tak kunjung realisasinya, dan pembuktian Jokowi sebagai presiden di saat-saat terakhir harus mampu menyelamatkan keterpurukan kondisi ekonomi Indonesia," terang Panji.
Jika tidak berhasil, lanjut Panji, semestinya Jokowi legowo menyerahkan jabatannya kepada orang yang lebih handal menguasai dan mengerti soal perekonomian Indonesia di Pemilu 2019.
[rus]
Deklarasi New Delhi, Terjemahkan Komitmen Jadi Hasil Nyata
Sabtu, 12 September 2026 | 21:55
Usulan Masa Jabatan Kades Tak Terbatas Harus Ditolak
Sabtu, 12 September 2026 | 21:10
Polisi Beberkan Peran Tiga Tersangka Pengeroyokan Maut Pejompongan
Sabtu, 12 September 2026 | 20:32
Prabowo Perkuat Peran Indonesia dalam Kerja Sama Multilateral di KTT BRICS 2026
Sabtu, 12 September 2026 | 19:48
Morits L Tamaela Terpilih Sebagai Sekjen ADEKSI, Konsolidasi DPRD Kota Seluruh Indonesia Diperkuat
Sabtu, 12 September 2026 | 19:32
Menyusuri Perkebunan Sawit dan Karet, Mantri BRI Jaga Akses Keuangan Sumatera Selatan
Sabtu, 12 September 2026 | 19:27
Purbaya Tak Mau Ikuti Jepang Pangkas PPN, Ini Alasannya
Sabtu, 12 September 2026 | 18:18
Cek Bansos BPNT September 2026, Ada Pencairan hingga Rp600.000
Sabtu, 12 September 2026 | 18:11
Patahan Surabaya Jadi Sorotan di Medsos, Ini Penjelasan Pakar ITS
Sabtu, 12 September 2026 | 17:54
Cek Daftar HP yang Tak Bisa Lagi WhatsApp Mulai September 2026
Sabtu, 12 September 2026 | 17:40
Selengkapnya