. Presiden Joko Widodo harus turun langsung mengomandani para menteri di bidang ekonomi untuk mengatasi anjloknya nilai tukar rupiah terhadap dolar AS.
"Jokowi dengan kondisi saat ini wajib turun tangan," kata Direktur Eksekutif Bimata Politica Indonesia (BPI), Panji Nugraha, Sabtu (1/9).
Anjloknya nilai tukar rupiah ke level Rp 14.700 per dolar AS adalah catatan terburuk pengelolaan ekonomi sepanjang orde reformasi.
"Publik sudah terlalu banyak kecewa dengan janji-janji yang tak kunjung realisasinya, dan pembuktian Jokowi sebagai presiden di saat-saat terakhir harus mampu menyelamatkan keterpurukan kondisi ekonomi Indonesia," terang Panji.
"Publik sudah terlalu banyak kecewa dengan janji-janji yang tak kunjung realisasinya, dan pembuktian Jokowi sebagai presiden di saat-saat terakhir harus mampu menyelamatkan keterpurukan kondisi ekonomi Indonesia," terang Panji.
Jika tidak berhasil, lanjut Panji, semestinya Jokowi legowo menyerahkan jabatannya kepada orang yang lebih handal menguasai dan mengerti soal perekonomian Indonesia di Pemilu 2019.
[rus]
BNI Bawa Tiga UKM Indonesia Tembus Pasar Korea Selatan
Jumat, 17 Juli 2026 | 00:23
Api Ludeskan Rumah Tinggal di Cakung Timur
Jumat, 17 Juli 2026 | 00:14
BNI Geber Penguatan Tata Kelola Penyaluran KUR
Jumat, 17 Juli 2026 | 00:01
Baznas dan Sound Rhythm Ajak Nonton Bola Sambil Sedekah
Kamis, 16 Juli 2026 | 23:47
Rano Karno Targetkan 500 Penyanyi Tampil di Bundaran HI
Kamis, 16 Juli 2026 | 23:16
Simpul Nominee Rumah Sentul
Kamis, 16 Juli 2026 | 23:00
Nobar Piala Dunia TNI AD di 25 Ribu Titik Capai 1,13 Juta Penonton
Kamis, 16 Juli 2026 | 22:52
KPK Sakit Jiwa
Kamis, 16 Juli 2026 | 22:45
KPK Rampungkan Analisis Laporan Penolakan Gratifikasi Raja Juli
Kamis, 16 Juli 2026 | 22:34
Wamen Investasi: Kepastian Hukum Jadi Faktor Penting Tarik Investor Asing
Kamis, 16 Juli 2026 | 22:22
Selengkapnya