Berita

Kapal yang ditemukan/BBC

Dunia

Myanmar Selidiki Kapal Kosong Berbendera Indonesia Di Yangon

SABTU, 01 SEPTEMBER 2018 | 08:36 WIB | LAPORAN: AMELIA FITRIANI

Polisi Myanmar saat ini tengah melakukan penyelidikan soal ditemukannya kapal kontainer misterius yang kosong di perairan dekat wilayah Yangon Myanmar.

Kapal, dengan nama "Sam Ratulangi PB 1600" itu ditemukan awal pekan ini tengah mengambang di dekat pantai ibukota komersial Myanmar.

"Tidak ada pelaut atau barang di kapal itu," kata polisi Yangon seperti dimuat BBC.


Pihak berwenang dan personil angkatan laut naik ke kapal untuk melakukan penyelidikan.

Dalam pernyataan yang diposting di Facebook, polisi Yangon mengatakan kapal itu terdampar di pantai dan membawa bendera Indonesia.

Sekretaris jenderal Federasi Independen Pelaut Myanmar, Aung Kyaw Linn mengatakan kapal itu kemungkinan ditinggalkan.

Menurut situs Lalu Lintas Laut, yang mencatat pergerakan kapal di seluruh dunia, Kapal, yang dibangun pada tahun 2001, memiliki panjang lebih dari 177 meter.
Lokasi kapal itu terakhir tercatat di lepas pantai Taiwan pada 2009, dan ini adalah contoh kapal terlantar pertama yang muncul di perairan Myanmar. [mel]

Populer

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Jaksa Watch Lapor KPK, Ada Dugaan Penyalahgunaan Aset Sitaan Korupsi

Jumat, 17 April 2026 | 17:46

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

Kekesalan JK Dipicu Sikap Gibran dan Serangan Termul

Senin, 20 April 2026 | 12:50

Eksepsi Mardiono terkait Gugatan Muktamar PPP Ditolak PN Jakpus

Kamis, 16 April 2026 | 18:10

Camat hingga Dirut PDAM Kota Madiun Digarap KPK

Kamis, 16 April 2026 | 13:50

UPDATE

Wacana Pileg 2029 Seperti Liga Sepak Bola Mencuat, Partai Baru Tarkam Dulu

Sabtu, 25 April 2026 | 01:54

Bahlil Bungkam soal Isu CPO dan Kenaikan Harga Minyakita

Sabtu, 25 April 2026 | 01:31

Yuddy Chrisnandi Ajak FDI Bangun Dapur MBG di Daerah Tertinggal

Sabtu, 25 April 2026 | 01:08

Optimalisasi Selat Malaka Harus Lewat Infrastruktur Maritim, Bukan Pungut Pajak

Sabtu, 25 April 2026 | 00:51

Kejari Jakbar Fasilitasi Isbat Nikah Massal bagi 26 Pasutri

Sabtu, 25 April 2026 | 00:30

Kemampuan Diplomasi Energi Bahlil Sering Diolok-olok Netizen

Sabtu, 25 April 2026 | 00:09

Kinerja Bareskrim Dinilai Makin Tajam Usai Bongkar Kasus Strategis

Jumat, 24 April 2026 | 23:58

Ketegasan dalam Peradilan Militer Menyangkut Keamanan Negara

Jumat, 24 April 2026 | 23:33

Kebijakan Bahlil Dicap Auto Pilot dan Sering Bahayakan Rakyat

Jumat, 24 April 2026 | 23:09

KPK Diminta Sita Aset Kalla Group Jika Gagal Bayar Proyek PLTA Poso

Jumat, 24 April 2026 | 22:48

Selengkapnya