Berita

Neno Warisman dan Fadli Zon/ Net

Politik

Bahasa Inggris Ngabalin Ditertawai Neno Warisman Dan Fadli Zon

SABTU, 01 SEPTEMBER 2018 | 01:26 WIB | LAPORAN: WIDIAN VEBRIYANTO

Kemampuan berbahasa Inggris Tenaga Ahli Kedeputian IV Kantor Staf Kepresidenan, Ali Mochtar Ngabalin jadi bahan olokan warganet.

Ngabalin dianggap terlalu blepotan saat menuturkan sebuah kaliman di acara Dua Sisi di salah satu televisi swasta nasional.

Dalam dialog bertajuk “Kebebasan Berpendapat Berujung Persekusi” turut dihadirkan Sekjen DPP PPP Arsul Sani, inisiator Gerakan #2019GantiPresiden Neno Warisman, dan Wakil Ketua Umum Gerindra Fadli Zon.


Saat diberi kesempatan berbicara, Ngabalin sempat mengkritik gerakan #2019GantiPresiden. Sebab, gerakan ini mengaku tidak berafiliasi politik, tapi pada kenyataannya menggunakan diksi dan narasi politik.

Ngabalin pun bertanya dengan menggunakan kalimat berbahasa inggris.

“What is life in happen,” begitu kira-kira bahasa Inggris yang disampaikan Ngabalin. Diduga, dia ingin bertanya “apa yang sebenarnya terjadi”.

Mendengar kalimat aneh Ngabalin itu, Fadli Zon sempat meminta Ngabalin untuk mengulangnya.

"Apa tadi bahasa Inggrisnya gimana?" tanyanya.

Namun Ngabalin mengacuhkan hal tersebut dan terus berbicara. Sementara Neno dan Fadli yang duduk bersebelahan tertawa dengan kalimat Ngabalin tersebut.

Seorang warganet dengan akun @Cobeh09 mengunggah video tersebut. Dalam kicauannya dia mengolok bahasa Inggris yang dituturkan Ngabalin.

“Sama Seperti Junjungannya. Bahasa Inggris-nya aneh. Ndak ada kamusnya,” tukasnya. [ian]

Populer

Kalahkan Hary Tanoe, Jusuf Hamka akan Kembalikan TPI ke Tutut Soeharto

Sabtu, 25 April 2026 | 15:43

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Jaksa Watch Lapor KPK, Ada Dugaan Penyalahgunaan Aset Sitaan Korupsi

Jumat, 17 April 2026 | 17:46

Purbaya Kecewa Banyak Pegawai Kemenkeu Tak Jalankan Tugas: Digeser Baru Nangis

Kamis, 23 April 2026 | 01:30

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

Kekesalan JK Dipicu Sikap Gibran dan Serangan Termul

Senin, 20 April 2026 | 12:50

UPDATE

KPK: Capres hingga Kepala Daerah Idealnya Tidak Karbitan

Minggu, 26 April 2026 | 17:35

Victor Orban Angkat Kaki dari Parlemen Hongaria, Fokus Benahi Partai

Minggu, 26 April 2026 | 17:18

Menlu Iran Temui Sultan Oman setelah Mediasi di Pakistan Gagal

Minggu, 26 April 2026 | 16:38

Respons Dedi Mulyadi Disindir "Shut Up KDM"

Minggu, 26 April 2026 | 16:37

PAD Retribusi Sampah Bocor Rp20 Miliar, Baunya di Saku Birokrat?

Minggu, 26 April 2026 | 16:01

Beyond Nostalgia ALJIRO Dorong Alumni Berperan untuk SDM

Minggu, 26 April 2026 | 15:50

Tersangka Penembakan Gala Dinner Wartawan Incar Pejabat Trump

Minggu, 26 April 2026 | 15:50

Comeback Sempurna di Bawah Keteduhan Trembesi

Minggu, 26 April 2026 | 15:42

Dua Laksamana Masuk Bursa Kuat KSAL

Minggu, 26 April 2026 | 15:40

Daycare Lakukan Kekerasan Harus Dicabut Izin dan Pelaku Dipenjara

Minggu, 26 April 2026 | 14:57

Selengkapnya