Berita

Rizal Ramli/Net

Politik

Rizal Ramli Sayangkan Perhatian Pemerintah Terhadap Pendidikan Masih Rendah

JUMAT, 31 AGUSTUS 2018 | 16:39 WIB | LAPORAN: RUSLAN TAMBAK

. Tokoh nasional yang juga ekonom senior DR. Rizal Ramli berpidato pada acara Pengenalan Kehidupan Kampus 2018 yang dihadiri sekitar 700 mahasiswa baru Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Pasundan (Unpas) Bandung, di aula kampus, Bandung, Jawa Barat, Jumat (31/8).

Pengenalan kehidupan kampus diikuti 700 mahasiswa baru. Acara tahunan itu juga dihadiri oleh Dekan Fakultas Ekonomi dan Bisnis Unpas Dr. Atang Hermawan, moderator Dr. Horas Djulius, Ketua IKA Unpas Drs. Subur Dwiyono.

Rizal Ramli menyampaikan materi tentang "Profesionalisme, Peluang dan Tantangan dalam Menghadapi Permasalahan Ekonomi Indonesia". Di awal materinya, RR biasa disapa, mengaku kagum dengan perkembangan kampus Unpas, dibanding ketika dia kuliah di ITB dulu.


"Tahun 1977 Unpas masih sedikit mahasiswanya, sekarang jumlah mahasiswanya mengalahkan ITB dan Unpad, dengan beberapa kampus yang terpisah di beberapa tempat," kata RR.

Di samping memuji, RR juga menyayangkan perhatian pemerintah terhadap pendidikan walaupun 20 persen anggaran pendidikan yakni sebanyak Rp 440 triliun, tetapi tidak memperlihatkan hasil. Rating perguruan tinggi Indonesia masih di level 62 dari 72 negara, sementara Vietnam yang negara hancur karena perang sudah berada di level 8.

Dia mengakui pemuda pemudi Indonesa cerdas-cerdas, jika sekolah di luar negeri banyak yang memperoleh predikat summa cumlaude, namun di Indonesia sendiri pendidikan tetap tertinggal karena tidak dibiasakan untuk berkompetisi.

Menurutnya, harus disediakan sebanyak Rp 20 triliun untuk melakukan berbagai kompetisi baik di tingkat kabupaten/kota, provinsi dan nasional untuk berbagai disiplin ilmu dan hobi, pemenang disediakan hadiah beasiswa.

"Ini akan memacu para pelajar dan mahasiswa untuk berkompetisi, budaya kompetisi ini akan melahirkan keunggulan dan disiplin," ujar RR.

Menko Perekonomian era Presiden Gus Dur itu juga menyampaikan, baik pendidikan, sosial dan politik sama saja harus ditanamkan budaya kompetisi secara teratur dan baik.

Tidak seperti sekarang di politik banyak noise alias kebisingannya, paslon menyewa buzzer yang terjadi adalah caci maki, saling menjatuhkan dan menjelekan lawan.

"Seharusnya adalah berkompetisi dalam gagasan dan konsep mau apa dan bagaimana mengatasi persoalan bangsa, rakyat disajikan musik yang indah dalam berkompetisi secara sehat memunculkan pemimpin dalam proses pemilu, bukan malah kebisingan," terang RR.

Dari orasi RR sekitar satu jam, diselingi applaus dari para mahasiswa, diakhiri pertanyaan dari para mahasiswa baru. Luar biasa, walapun mahasiswa baru pertanyaan mereka berkualitas dan terarah, RR terlihat bahagia mendengar pertanyaan mereka, dan juga tidak segan-segan memberikan kiat sukses 4 G, god willing, gesit otak, gesit tangan dan gesit gaul, dimana salah satu dipunyai akan sukses dan jika empat empatnya mahasiswa bisa menjadi apa saja yang diinginkan.

Acara diakhiri dengan menyanyi lagu "Halo-halo Bandung" yang langsung dipimpin oleh Rizal Ramli dan diakhiri foto bersama. [rus]

Populer

10.060 Jemaah Umrah Telah Kembali ke Tanah Air

Kamis, 05 Maret 2026 | 09:09

Rumah Bersejarah di Menteng Berubah Wujud

Sabtu, 07 Maret 2026 | 22:49

Pengacara Terkenal yang Menyita Perhatian Publik

Minggu, 08 Maret 2026 | 11:44

KPK Dikabarkan Gelar OTT di Cilacap Jawa Tengah

Jumat, 13 Maret 2026 | 14:54

Siapa Berbohong, Fadia Arafiq atau Ahmad Luthfi?

Sabtu, 07 Maret 2026 | 06:42

Bangsa Tak Akan Maju Tanpa Makzulkan Gibran dan Adili Jokowi

Senin, 09 Maret 2026 | 00:13

Anggaran Pendidikan Diperebutkan, Sistemnya Tak Pernah Dibereskan

Sabtu, 14 Maret 2026 | 07:48

UPDATE

Fasilitas Server Diserang, AS-Israel Makin Kewalahan Hadapi Iran

Senin, 16 Maret 2026 | 01:30

Kecelakaan Beruntun di Tol Semarang-Batang Nihil Korban Jiwa

Senin, 16 Maret 2026 | 01:09

Port Visit di Cape Town

Senin, 16 Maret 2026 | 00:50

Program MBG Bisa Lebih Kuat jika Didesain secara Otonom

Senin, 16 Maret 2026 | 00:30

Persib dan Borneo FC Puas Berbagi Poin

Senin, 16 Maret 2026 | 00:01

Liberalisasi Informasi dan Kebutuhan Koordinasi

Minggu, 15 Maret 2026 | 23:42

Polri Buka Posko Pengaduan Khusus Kasus Andrie Yunus

Minggu, 15 Maret 2026 | 23:17

Ketika Jiwa Bangsa Menjawab Arogansi Teknologi

Minggu, 15 Maret 2026 | 23:14

Teror Air Keras dalam Dialektika Habermasian

Minggu, 15 Maret 2026 | 22:45

Yuddy Chrisnandi: Visi Menteri dan Presiden Harus Selaras

Minggu, 15 Maret 2026 | 22:32

Selengkapnya