Berita

Politik

Erick Tohir Dan Budi Karya Pantas Pimpin Timses Jokowi-Ma'ruf

KAMIS, 30 AGUSTUS 2018 | 18:15 WIB | LAPORAN: ADE MULYANA

Erick Tohir dan Budi Karya Sumadi pantas memimpin tim sukses pasangan Joko Widodo-Ma'ruf Amin. Keduanya punya kualitas yang pas.

"Baik Budi Karya maupun Budi Karya punya dedikasi tinggi dalam bekerja. Sangat pas menjadi ketua timses Jokowi-Ma'ruf," kata Anggota Presidium Garda Nasional Rakyat (GNR), Dedy Arianto, Kamis (30/8).

Erick Tohir adalah pengusaha yang kecintaannya kepada negara tidak perlu diragukan. Erick dinilai sukses dalam penyelenggaraan Asian Games tahun ini.


"Jika dipilih sebagai ketua timses, Erick bisa menggaet kaum milenial," ujar dia.

Dalam perhelatan Asian Games, kata Dedy, Erick Tohir banyak merekrut relawan yang didominasi anak-anak muda. Ada sekitar 15.000 relawan untuk membantu per-event dan main event Asian Games 2018.

"Jadi jelas, nama Eric ini akan melekat di anak-anak muda (milenial). Soal kiprah tak perlu diragukan, dia juga begitu loyal dan pekerja keras," paparnya.

Sementara, Budi Karya dinilai sukses sebagai Menteri Perhubungan. Sebagai orang profesional, Budi Karya paham betul bagaimana bekerja untuk bangsa dan negara.

"Budi Karya profesional yang tak kenal lelah dalam bekerja. Dia sosok menteri yang sukses mengangkat citra positif bagi kabinet kerja Jokowi-JK saat ini. Bagi beliau, pantang untuk berlibur bagi pengabdiannya kepada negara," tegas aktivis Trisakti yang kerap di sapa Oe Oe ini.

GNR, kata Oe Oe, mendukung penuh Jokowi-Ma'ruf. Oleh karenanya, Jokowi harus pandai memilih Timses nantinya.

"Semoga usulan Budi Karya dan Eric ini bisa menjadi pertimbangan Jokowi dan partai koalisi. GNR akan mendukung penuh untuk memenangkan Jokowi-Ma'ruf," tandasnya.[dem]

Populer

Oknum Prajurit di Lokasi Penggeledahan di Luar Mandat TNI

Sabtu, 11 Juli 2026 | 03:29

10 Jalan Febrie Adriansyah Menuju Bebas

Minggu, 19 Juli 2026 | 05:24

Hotman Paris Harus Minta Maaf

Minggu, 19 Juli 2026 | 17:02

Saat Konglomerat Tan Kian Diamankan Polisi

Sabtu, 11 Juli 2026 | 21:50

Hotman Paris Tegaskan Tuduhan Keterlibatan Febrie dalam Kasus Asabri Salah Total

Sabtu, 18 Juli 2026 | 02:58

Permainan Kejagung Terlalu Kasar soal Penghentian Pengumpulan Data Program MBG

Rabu, 15 Juli 2026 | 05:14

Penetapan Tersangka Tetap Sah Meski Belum Diperiksa

Sabtu, 18 Juli 2026 | 12:35

UPDATE

Lepas Status WNI Kena Tarif Rp5 Juta, Ini Kata Ketua DPR

Selasa, 21 Juli 2026 | 14:23

KPK Panggil Lima Pejabat BPK Sumsel

Selasa, 21 Juli 2026 | 14:16

Saham BUMI Menguat 6 Persen pada Sesi I, Bukukan Transaksi Rp727,5 Miliar

Selasa, 21 Juli 2026 | 14:15

Pengisian Jabatan di Kemenag Dituntut Adil dan sesuai Meritokrasi

Selasa, 21 Juli 2026 | 14:08

Bisa Jadi Ada Aparat Lain Seperti Febrie

Selasa, 21 Juli 2026 | 14:06

Sekolah Negeri Sepi Peminat Harus Jadi Perhatian

Selasa, 21 Juli 2026 | 14:05

Mereduksi Bobot Kekuasaan Gibran Lewat Pergeseran Posisi Duduk Wapres

Selasa, 21 Juli 2026 | 14:04

Sepak Bola Berbasis Bukti

Selasa, 21 Juli 2026 | 13:50

DPR Minta Kesetaraan Penanganan Kasus Febrie

Selasa, 21 Juli 2026 | 13:39

Babinsa dan Bhabinkamtibmas Dilibatkan dalam Pemungutan Pajak Berpeluang Gerus Kepercayaan Publik

Selasa, 21 Juli 2026 | 13:38

Selengkapnya