Berita

Puan Maharani Bersama Elek Yo Band Ikut Meriahkan Konser Amal Untuk NTB

KAMIS, 30 AGUSTUS 2018 | 12:13 WIB | LAPORAN: RUSLAN TAMBAK

. Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Menko PMK), Puan Maharani meriahkan konser amal untuk korban gempa bumi Nusa Tenggara Barat (NTB) di Studio Lima Indosiar, Jakarta, Rabu malam (29/8). Puan yang tergabung dalam Elek Yo Band turut menyumbangkan suaranya.

Elek Yo Band adalah grup musik beranggotakan para menteri Kabinet Kerja Jokowi-JK, antara lain Menko PMK Puan Maharani, Menteri Luar Negeri Retno Marsudi sebagai vokalis, Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi dan Menteri Ketenagakerjaan Hanif Dhakiri pada posisi gitaris, Menteri PUPR Basuki Hadimuljono sebagai drummer, Koordinator Staf Khusus Presiden Teten Masduki sebagai vokalis serta Kepala Bekraf Triawan Munaf bertindak sebagai pemain keyboard.

Mereka dengan antusias menyanyikan lagu Sekuntum Mawar Merah, dilanjutkan dengan lagu Ku Tak Bisa dan diakhiri dengan lagu Rumah Kita.


Konser ini juga melelang empat lagu yang dinyanyikan oleh Elek Yo Band, diantaranya lagu Rumah Kita, Ku Tak Bisa, Sekuntum Mawar Merah, dan Don't Forget to Remember yang total terjual sebesar Rp 10 miliar.

Dalam acara ini juga dilelang atribut-atribut Asian Games 2018 yang dipakai oleh para atlet Indonesia yang menjuarai ajang Asian Games 2018. Diantaranya kaos dari atlet voli pantai Ade Chandra Rachmawan/Mohamad Ashfiya dan Gilang Ramadhan/Danangsyah Yudhistira serta Anthony Ginting/Jonatan Christie, Fajar Alfian/Muhammad Rian Ardianto serta beberapa perwakilan lainnya yang ikut menyumbangkan. Ada juga raket dari pasangan atlet bulu tangkis Kevin Sanjaya Sukamuljo/Marcus Fernaldi Gideon.

Jaket favorit Asian Games 2018 milik Puan Maharani, serta gitar pribadi milik Hanif Dhakiri yang ditandatangani oleh member Elek Yo Band yang hadir juga ikut dilelang serta Kain milik Budi Karya Sumadi. Gitar dengan tanda tangan Elek Yo Band terjual senilai Rp 1 miliar. Jaket dari Menko PMK juga terjual senilai Rp 200 juta dan vas Retno Marsudi laku Rp. 150 juta.

"Kita semua punya antusiasme yang besar untuk membantu saudara kita yang tertiba musibah di NTB. Di sela-sela kegiatan Asian Games, gotong royong dan kebersamaan sebagai satu bangsa perlu dilakukan untuk NTB bangkit," ujar Menko PMK.

Sumbangan spontanitas juga terkumpul dari mahasiswa dari berbagai universitas yang mencapai Rp 5 juta. Yang menarik, seluruh artis dan pengisi acara di konser ini tidak dibayar, bahkan penghasilan dari iklan pun disumbangkan untuk percepat pemulihan NTB pasca terjadinya gempa bumi.

Penggalangan dana melalui konser amal untuk NTB ini berhasil mengumpulkan total sumbangan sebesar Rp. 16.575.886.044,- sekaligus semakin menguatkan komitmen pemerintah bekerja sama dengan masyarakat membantu para korban gempa bumi di NTB.

"Kita semua berempati, ingin bersama-sama rakyat NTB, setelah satu bulan, mari kita bersama-sama bangkit membangun NTB," ujar Menko PMK usai konser.

Tampak beberapa artis turut mengisi acara yaitu Yuni Shara, Hetty Koes Endang, Rieka Roeslan, Dewi Persik, Zaskia Gotik, Nassar dan dihadiri juga beberapa perwakilan universitas di Jakarta, perwakilan BUMN, pejabat eselon 1 dari kementerian/lembaga. [rus]

Populer

10.060 Jemaah Umrah Telah Kembali ke Tanah Air

Kamis, 05 Maret 2026 | 09:09

Rumah Bersejarah di Menteng Berubah Wujud

Sabtu, 07 Maret 2026 | 22:49

Pengacara Terkenal yang Menyita Perhatian Publik

Minggu, 08 Maret 2026 | 11:44

KPK Dikabarkan Gelar OTT di Cilacap Jawa Tengah

Jumat, 13 Maret 2026 | 14:54

Siapa Berbohong, Fadia Arafiq atau Ahmad Luthfi?

Sabtu, 07 Maret 2026 | 06:42

Bangsa Tak Akan Maju Tanpa Makzulkan Gibran dan Adili Jokowi

Senin, 09 Maret 2026 | 00:13

Anggaran Pendidikan Diperebutkan, Sistemnya Tak Pernah Dibereskan

Sabtu, 14 Maret 2026 | 07:48

UPDATE

Fasilitas Server Diserang, AS-Israel Makin Kewalahan Hadapi Iran

Senin, 16 Maret 2026 | 01:30

Kecelakaan Beruntun di Tol Semarang-Batang Nihil Korban Jiwa

Senin, 16 Maret 2026 | 01:09

Port Visit di Cape Town

Senin, 16 Maret 2026 | 00:50

Program MBG Bisa Lebih Kuat jika Didesain secara Otonom

Senin, 16 Maret 2026 | 00:30

Persib dan Borneo FC Puas Berbagi Poin

Senin, 16 Maret 2026 | 00:01

Liberalisasi Informasi dan Kebutuhan Koordinasi

Minggu, 15 Maret 2026 | 23:42

Polri Buka Posko Pengaduan Khusus Kasus Andrie Yunus

Minggu, 15 Maret 2026 | 23:17

Ketika Jiwa Bangsa Menjawab Arogansi Teknologi

Minggu, 15 Maret 2026 | 23:14

Teror Air Keras dalam Dialektika Habermasian

Minggu, 15 Maret 2026 | 22:45

Yuddy Chrisnandi: Visi Menteri dan Presiden Harus Selaras

Minggu, 15 Maret 2026 | 22:32

Selengkapnya