Berita

Uchok Sky Khadafi/Net

Politik

CBA Minta KPK Usut Aksi BUMN Bagi-Bagi Tiket Asian Games

RABU, 29 AGUSTUS 2018 | 06:28 WIB | LAPORAN: WIDIAN VEBRIYANTO

Langkah Badan Usaha Milik Negara (BUMN) memborong tiket Asian Games 2018 dinilai kurang etis. Sebab, tiket yang diborong itu dilakukan untuk dibagi-bagi kepada para pejabat.

Direktur Center or Budget Analysis Uchok Sky Khadafi menilai bahwa tindakan itu tidak pantas dan terbilang norak. Sebab seorang pejabat negara bergaji tinggi dan diambil dari pajak rakyat.

“Mereka juga mendapat fasilitas yang mewah dari negara. Masa untuk beli tiket saja, tidak punya duit dan minta gratis,” ujarnya dalam keterangan tertulis yang diterima redaksi, Rabu (29/8).


Setelah pemborongan tiket Asian Games itu diketahui Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), sambung Uchok, maka tidak boleh sebatas imbauan yang diberikan kepada para pejabat.

KPK harus turut menelisik adanya dugaan korupsi dalam praktik bagi-bagi tiket tersebut, bukan hanya imbauan agar mereka melapor ke KPK karena dianggap sebegai gratifikasi.

“Yang harus dilakukan KPK adalah melakukan OTT (Operasi Tangkap Tangan) kepada pejabat negara yang menerima tiket Asian Games 2018 tersebut. Karena kalau KPK tidak melakukan OTT tiket bagi pejabat, maka mereka tidak akan jera, dan tidak akan hilang tradisi bagi-bagi tiket di internal kalangan pejabat. Kemarin ada isu tiket atau kartu tol gratis, dan hari ini ada tiket Asian Games,” sambungnya.

Meskipun KPK tidak melakukan OTT kepada para pejabat penerima karcis, CBA tetap meminta kepada KPK untuk tetap melakukan penyelidikan atas dugaan korupsi bagi-bagi tiket tersebut.

“KPK harus mengungkap kasus pemborongan tiket oleh BUMN, KPK harus segera memanggil pejabat pejabat penting dan bertanggung jawab di kementerian BUMN,” tukasnya. [ian]

Populer

Kalahkan Hary Tanoe, Jusuf Hamka akan Kembalikan TPI ke Tutut Soeharto

Sabtu, 25 April 2026 | 15:43

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Jaksa Watch Lapor KPK, Ada Dugaan Penyalahgunaan Aset Sitaan Korupsi

Jumat, 17 April 2026 | 17:46

Purbaya Kecewa Banyak Pegawai Kemenkeu Tak Jalankan Tugas: Digeser Baru Nangis

Kamis, 23 April 2026 | 01:30

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

Kekesalan JK Dipicu Sikap Gibran dan Serangan Termul

Senin, 20 April 2026 | 12:50

UPDATE

KPK: Capres hingga Kepala Daerah Idealnya Tidak Karbitan

Minggu, 26 April 2026 | 17:35

Victor Orban Angkat Kaki dari Parlemen Hongaria, Fokus Benahi Partai

Minggu, 26 April 2026 | 17:18

Menlu Iran Temui Sultan Oman setelah Mediasi di Pakistan Gagal

Minggu, 26 April 2026 | 16:38

Respons Dedi Mulyadi Disindir "Shut Up KDM"

Minggu, 26 April 2026 | 16:37

PAD Retribusi Sampah Bocor Rp20 Miliar, Baunya di Saku Birokrat?

Minggu, 26 April 2026 | 16:01

Beyond Nostalgia ALJIRO Dorong Alumni Berperan untuk SDM

Minggu, 26 April 2026 | 15:50

Tersangka Penembakan Gala Dinner Wartawan Incar Pejabat Trump

Minggu, 26 April 2026 | 15:50

Comeback Sempurna di Bawah Keteduhan Trembesi

Minggu, 26 April 2026 | 15:42

Dua Laksamana Masuk Bursa Kuat KSAL

Minggu, 26 April 2026 | 15:40

Daycare Lakukan Kekerasan Harus Dicabut Izin dan Pelaku Dipenjara

Minggu, 26 April 2026 | 14:57

Selengkapnya