Berita

Mnangagwa/BBC

Dunia

Mnangagwa Janjikan Masa Depan Zimbabwe Lebih Cerah

SENIN, 27 AGUSTUS 2018 | 09:09 WIB | LAPORAN: AMELIA FITRIANI

Emmerson Mnangagwa diambil sumpah sebagai Presiden Zimbabwe akhir pekan kemarin. Dia melanjutkan masa jabatannya setelah menang dalam pemilu presiden kontroversial Juli lalu.

Dalam pidato pertamanya pasca pelantikan, Mnangagwa berjanji bahwa bersumpah di akan membawa hari esok yang lebih cerah untuk warga Zimbabwe.

Dia menggambarkan dirinya sebagai presiden yang mendengarkan warkay dan berkomitmen pada konstitusionalisme, aturan hukum dan independensi peradilan.


"Zimbabwe yang kita inginkan adalah yang dibagi dan melampaui garis partai," katanya.

Mnangagwa yang berasal dari partai Zanu-PF juga bersumpah akan melakukan reformasi ekonomi radikal yang bertujuan untuk menarik investasi asing dan domestik.

"Penciptaan lapangan kerja, pekerjaan dan lebih banyak pekerjaan akan menjadi inti dari kebijakan kami," katanya seperti dimuat BBC.

Dia juga mengumumkan penyelidikan atas kematian enam orang dalam bentrokan antara tentara dan pendukung oposisi setelah pemungutan suara bulan Juli kemarin. Dia menekankan bahwa kekerasan semacam itu tidak dapat diterima.

Sementara itu pposisi Aliansi MDC terus menolak hasil tersebut meskipun keputusan pengadilan menegaskan kemenangan Mnangagwa.

Pemilu Juli kemarin adalah pemilu pertama yang dilakukan sejak pemimpin veteran Robert Mugabe digulingkan.

Pemimpin MDC Nelson Chamisa mengatakan dia dirampok kemenangan dan tidak menghadiri pelantikan Mnangagwa. [mel]

Populer

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Jaksa Watch Lapor KPK, Ada Dugaan Penyalahgunaan Aset Sitaan Korupsi

Jumat, 17 April 2026 | 17:46

Giliran Sekda Kota Madiun Dipanggil KPK dalam Kasus Pemerasan Maidi

Senin, 13 April 2026 | 14:18

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

Eksepsi Mardiono terkait Gugatan Muktamar PPP Ditolak PN Jakpus

Kamis, 16 April 2026 | 18:10

GAMKI: Ceramah Jusuf Kalla Menyakiti Umat Kristen

Senin, 13 April 2026 | 08:21

UPDATE

CELIOS Ungkap Ketimpangan Ekonomi Indonesia 2026

Rabu, 22 April 2026 | 14:13

Penambahan Komando Teritorial Berpotensi Seret TNI ke Politik Praktis

Rabu, 22 April 2026 | 14:05

Mega Syariah Bukukan Akuisisi Dana Pihak Ketiga Rp709 Miliar

Rabu, 22 April 2026 | 14:01

Prabowo Bakal Perbanyak Konser K-Pop di Indonesia

Rabu, 22 April 2026 | 13:49

Konsumsi BBM Harus Bijak di Tengah Gejolak Harga

Rabu, 22 April 2026 | 13:48

Komisi X DPR Sesalkan Dugaan Kecurangan Peserta UTBK Undip

Rabu, 22 April 2026 | 13:48

YLKI Sebut Pajak Tol Salah Sasaran dan Memberatkan Rakyat

Rabu, 22 April 2026 | 13:38

IHSG Sesi I Terkoreksi ke Level 7.544 di Tengah Ketidakpastian Geopolitik Timur Tengah

Rabu, 22 April 2026 | 13:24

Purbaya Pastikan Nasib Utang Whoosh Sudah Rampung

Rabu, 22 April 2026 | 13:10

Prabowo Jajaki Peluang Kirim WNI Ikut Program Kosmonaut Rusia

Rabu, 22 April 2026 | 12:58

Selengkapnya