Berita

Buaya/Net

Global

Perahu Ilegal Kandas Di Rawa Buaya Queensland

SENIN, 27 AGUSTUS 2018 | 08:03 WIB | LAPORAN: AMELIA FITRIANI

Kapal nelayan ilegal ditemukan kandas dan ditinggalkan di perairan rawa yang dipenuhi buaya di Queensland utara, Australia akhir pekan kemarin (Minggu, 26/8).

Pihak berwenang telah menemukan 11 orang tak jauh dari lokasi dan mencari sejumlah orang lainnya yang diperkirakan sersembunyi di hutan bakau dekat Daintree, utara Cairns.

Belum jelas apakah kapal itu berisi penangkap ikan ilegal atau pengungsi. Namun petugas perbatasan ikut melakukan evakuasi.


BBC mengabarkan, kapal itu diperkirakan berisi 40 orang.

Departemen Dalam Negeri mengatakan prioritas pertama adalah untuk memastikan semua orang di kapal itu aman.

Anggota parlemen negara bagian Queensland, Michael Healy mengatakan bahwa situasinya tidak jelas tetapi petugas berada di tempat kejadian.

"Kami tidak tahu apakah ini adalah pengungsi ilegal atau kita tidak tahu apakah ini adalah nelayan yang mungkin memancing secara ilegal dan berakhir di perairan Australia dan perahu itu sudah rusak dan mereka terjebak," katanya.

Walikota setempat Julia Leu mengatakan bahwa ada kekhawatiran bahwa orang-orang membahayakan diri mereka sendiri di habitat buaya yang diketahui.

Beberapa laporan mengatakan 11 pria yang diselamatkan adalah orang Vietnam, sementara yang lain mengatakan mereka orang Filipina.

Jika kapal itu membawa pencari suaka, itu akan menjadi pendaratan pertama yang sukses oleh kapal semacam itu di Australia selama bertahun-tahun. Australia mengangkut pencari suaka yang tiba dengan perahu ke pusat pemrosesan lepas pantai di Nauru dan Pulau Manus Papua Nugini. [mel]

Populer

PKS Anggap Permintaan Maaf Raffi Ahmad Belum Cukup

Minggu, 01 November 2026 | 22:28

Cara Cek BLT Kesra Oktober 2026 Rp900.000, Lewat Cek Bansos Kemensos

Minggu, 25 Oktober 2026 | 17:52

Syarat Penerima BSU 2026 Resmi dari Kemnaker, Cek Kriterianya

Jumat, 30 Oktober 2026 | 16:29

Transjabodetabek Blok M-Bandung Jadi Cara Pramono Sindir KDM

Sabtu, 24 Oktober 2026 | 23:44

Peringatan Yusril soal Pencalonan Gibran Problematik Kini Terbukti

Minggu, 01 November 2026 | 12:02

Menteri Warisan Jokowi akan Bersih dari Kabinet Prabowo pada 2027

Jumat, 30 Oktober 2026 | 23:29

Pencopotan Agus Suparmanto dan Taj Yasin Bukan Keinginan Ketum PPP

Kamis, 29 Oktober 2026 | 11:16

UPDATE

Investasi Jakarta Tertinggi Nasional, Tumbuh 22,1 Persen

Rabu, 04 November 2026 | 00:34

Pemerintah Optimis Polri Bakal Bongkar Aktor Intelektual Penyadapan Presiden

Rabu, 04 November 2026 | 00:20

Geledah Pukul 03.20

Rabu, 04 November 2026 | 00:04

Peduli Karhutla, PKSS Salurkan Ribuan Masker dan Susu Steril

Selasa, 03 November 2026 | 23:43

Listyo Sigit Cs Salah Pilih Lawan, Akhirnya Masuk Penjara

Selasa, 03 November 2026 | 23:22

WNA China Praperadilkan BNN di PN Jaktim terkait Narkoba

Selasa, 03 November 2026 | 23:00

Ditanya soal Gibran Ikut Disadap, Yusril: Wallahu A'lam bish-Shawab

Selasa, 03 November 2026 | 22:45

TEI 2026 jadi Pintu Ekspor Produk Sawit dan Pangan Indonesia

Selasa, 03 November 2026 | 22:32

Ini Kronologi Penyadapan Prabowo oleh Listyo Sigit Dkk

Selasa, 03 November 2026 | 22:29

Prabowo Bekali 400 Calon Pemimpin BUMN dengan Nilai Integritas dan Nasionalisme

Selasa, 03 November 2026 | 22:13

Selengkapnya