Berita

Tim unifikasi Korea/BBC

Dunia

Tim Unifikasi Korea Rebut Emas Perdana Di Asian Games 2018

SENIN, 27 AGUSTUS 2018 | 05:59 WIB | LAPORAN: AMELIA FITRIANI

Tim perahu naga putri Korea bersatu atau unifikasi Korea berhasil mencetak sejarah dengan merebut emas dalam pertandingan Asian Games (Minggu, 26/8).

Ini adalah emas pertama yang diraih oleh tim Korea bersatu, bukan hanya di Asian Games, tapi juga di kompetisi olahraga yang pernah diikuti kedua negara.

Tim gabungan Korea Selatan dan Korea Utara yang bertanding di bawah bendera unifikasi ini beranggotakan 16 orang. Mereka merebut emas dengan waktu dua menit 24.788 detik dan hanya selisih tipis dengan China yang mendaparkan posisi kedua.


Perahu naga adalah bentuk kano tradisional yang diyakini berasal dari 2.000 tahun yang lalu di China di mana tim pengayuh berlomba dengan irama drummer yang duduk di depan perahu untuk cepat sampai di garis finish.

Sehari sebelumnya (Sabtu, 25/8) tim wanita Korea Bersatu juga meraup medali perunggu untuk lomba 200 meter di olahraga yang sama.

Ini adalah kelima kalinya dalam sejarah bahwa Korea Utara dan Korea Selatan telah membentuk tim gabungan untuk kompetisi olahraga internasional.

Dimuat BBC, tim gabungan sebelumnya telah mengambil emas di kompetisi tenis meja pada tahun 1991 dan 2018. Tetapi medali hari Minggu (26/8) adalah pertama kalinya mereka memenangkan posisi puncak bersama di kompetisi olahraga campuran skala besar.

Tim Korea Bersatu juga bersaing bersama dalam cabang olahraga dayung dan bola basket di Asian Games 2018. [mel]

Populer

Jaksa Belum Yakin Hasil Forensik Ijazah Jokowi

Rabu, 06 Mei 2026 | 18:31

Abu Janda Cs Jangan Sampai Lolos

Minggu, 10 Mei 2026 | 02:00

Sikap Dudung Pasang Badan Bela Seskab Teddy Berlebihan

Rabu, 06 Mei 2026 | 03:39

Wali Murid Sekolah Islam Terpadu di Tangerang Korban Investasi Bodong Lapor Polisi

Minggu, 10 Mei 2026 | 02:13

Nama Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terseret di Dakwaan Bos Blueray Cargo

Rabu, 06 Mei 2026 | 17:16

Profil Achmad Syahri Assidiqi: Legislator Gerindra 'Gamer' Anak Eks DPR RI

Selasa, 12 Mei 2026 | 20:12

PSI Ketar-ketir Lawan Jusuf Kalla

Jumat, 08 Mei 2026 | 06:47

UPDATE

Masalah Klasik Tak Boleh Terulang di Musim Haji 2026

Kamis, 14 Mei 2026 | 16:15

BSI Semakin Diminati, Tabungan Tumbuh Tertinggi di Industri

Kamis, 14 Mei 2026 | 16:13

Jembatan Rusak di Pandeglang Diperbaiki Usai Tiga Siswa Jatuh

Kamis, 14 Mei 2026 | 16:05

ATR/BPN Rumuskan Pola Kerja Efektif Berbasis Kewilayahan

Kamis, 14 Mei 2026 | 15:53

Tim Kuasa Hukum Nilai Tuntutan Nadiem Tak Berdasar Fakta Persidangan

Kamis, 14 Mei 2026 | 15:44

Kelantan Siapkan Kota Bharu Jadi Hub Asia, Sasar Direct Flight Bangkok hingga Osaka

Kamis, 14 Mei 2026 | 15:33

PLN Luncurkan Green Future Powered Today

Kamis, 14 Mei 2026 | 15:30

Riki Sendjaja dan Petrus Halim Dikorek KPK soal Kredit Macet di LPEI

Kamis, 14 Mei 2026 | 15:27

Juri LCC MPR Harus Minta Maaf Terbuka

Kamis, 14 Mei 2026 | 15:21

Polisi Jaga Ratusan Gereja di Jadetabek

Kamis, 14 Mei 2026 | 15:14

Selengkapnya