Berita

Foto/Net

Bisnis

Harga Gabah Rawan Jatuh

Petani Trauma
MINGGU, 26 AGUSTUS 2018 | 08:53 WIB | HARIAN RAKYAT MERDEKA

Ketua Serikat Petani Indonesia (SPI) Henry Saragih menyesalkan kepu­tusan pemerintah menam­bah impor beras. Menurut­nya, dasar pertimbangan pemerintah melakukan impor, tidak jelas.

"Karena tidak jelas dasar pertimbangannya maka petani tidak memiliki pa­tokan berapa idealnya produksi beras. Jumlah saty juta ton nggak sedikit," ungkap Henry.

Henry memastikan impor beras merugikan petani. Karena, setiap ada impor masuk disusul penurunan harga gabah. Hal itu terjadi pada impor tahap pertama dan kedua pada tahun ini.


Dari kejadian itu, lan­jut Henry, pemerintah seharusnya lebih sensitif terhadap nasib petani. Menu­rutnya, saat ini petani patah semangat alias ngedown mendengar kebijakan baru pemerintah tersebut.

Selain berdampak terhadap petani, Heri menilai, impor beras saat ini menimbulkan multi penaf­siran. "Ini kan tahun politik. Itu bisa dicurigai terkait urusan politik," pungkas­nya. ***

Populer

Kekayaan Ibas Demokrat Naik Lebih 700 Persen dalam Empat Tahun, Total Rp354,7 Miliar

Kamis, 25 Juni 2026 | 05:22

KPK Sakit Jiwa

Kamis, 25 Juni 2026 | 15:08

Penggunaan Gedung Kemenhut oleh PSI Berpotensi Melanggar Hukum

Minggu, 28 Juni 2026 | 00:26

Mitra MBG Ultimatum BGN Cabut SE 12/2026 2x24 Jam

Selasa, 23 Juni 2026 | 18:32

KPK Didesak Bongkar Dugaan Aliran Dana ke Oknum Polisi dalam Kasus Bea Cukai

Jumat, 26 Juni 2026 | 01:30

Langgar HAM, Segera Tangkap Taufik Hidayat dan Dihukum Setimpal!

Senin, 22 Juni 2026 | 15:05

Tim Mawar dan Tambang

Minggu, 28 Juni 2026 | 04:59

UPDATE

Steve Hanke Ungkit Lagi Keputusan IMF 1998, Klaim Rupiah Bisa Setara Dolar AS

Selasa, 30 Juni 2026 | 08:12

Gibran Ingin Generasi Muda Jadi Perekat Persatuan Bangsa

Selasa, 30 Juni 2026 | 08:06

Komut Pertamina Mochamad Iriawan Pastikan Kesiapan SAF dan Operasional B50 di Jawa Timur

Selasa, 30 Juni 2026 | 07:57

Wall Street Berpesta! Dow Cetak Rekor

Selasa, 30 Juni 2026 | 07:53

Nasib Nadiem Ditentukan di Sidang Vonis Hari Ini

Selasa, 30 Juni 2026 | 07:42

Kekayaan AHY Naik Hampir Enam Kali Lipat, Kini Tembus Rp118,65 Miliar

Selasa, 30 Juni 2026 | 07:29

STOXX 600 Menguat Tipis, Saham Teknologi dan Energi Topang Bursa Eropa

Selasa, 30 Juni 2026 | 07:24

Jerman Tumbang, Paraguay Melaju ke Perempat Final Piala Dunia 2026

Selasa, 30 Juni 2026 | 07:14

Pimpin BEI 2026-2030, Jeffrey Hendrik Targetkan Pasar Modal Indonesia Tembus 10 Besar Dunia

Selasa, 30 Juni 2026 | 07:02

Dana GCA Diklaim Bisa Stabilkan Nilai Tukar Rupiah

Selasa, 30 Juni 2026 | 06:48

Selengkapnya