Berita

Pratama Iqbal Chandra/Net

Olahraga

Pencak Silat Jaga Asa Tuan Rumah

SABTU, 25 AGUSTUS 2018 | 10:41 WIB | HARIAN RAKYAT MERDEKA

Atlet pencak silat Indonesia, Pratama Iqbal Chandra lolos ke semifinal Asian Games 2018 usai menang atas pesilat Malaysia, Shukor Muhammad Zarish Hakim di perempat final kelas D 60-65 kg putra.

Iqbal mengalahkan Shukor den­gan skor 5-0 setelah melewati laga lima ronde di Padepokan Pencak Silat Taman Mini Indonesia Indah (TMII) Jakarta, kemarin.

Sejak babak pertama dimulai di perempat final, Iqbal terus memberikan tekanan kepada lawannya dan membuahkan hasil poin dari lima wasit juri cukup memuaskan dibanding­kan Zarish Hakim, yakni 14-6, 17-6, 12-3, 11-3, dan 8-3.


Di babak pertama Iqbal sem­pat melakukan pelanggaran, se­hingga mengalami pengurangan satu poin dari wasit juri.

Pada babak kedua pertarungan diantara kedua atlet itu berlang­sung sengit dan alot. Keduanya, berusaha melancarkan serangan kepada lawannya. Bahkan, atlet Malaysia itu berusaha bangkit dari keterpurukan di babak pertama. Di babak kedua ini, poin yang diperoleh Iqbal tak terlalu jauh dibandingkan Zarish Hakim, yakni 12-11, 20-14, 13- 11, 12-7, dan 16-7.

Tak mau tertinggal, Zarish Hakim terus melakukan seran­gan-serangan kepada Iqbal di babak ketiga. Iqbal pun terlihat kewalahan menghadapi seran­gan yang dilancarkan

Zarish Hakim. Hasilnya, dia memperoleh poin lebih tinggi dibandingkan Iqbal, yakni 11-6, 17-13, 10-7, 9-10, dan 8-7.

Namun, bila ditotalkan poin yang diterima Iqbal lebih tinggi dibandingkan Zarish Hakim, yakni 32-28, 50-37, 32-24, 33- 19 dan 31-18. Sehingga skor antara pesilat Indonesia dan Malaysia adalah 5-0. Iqbal kem­bali meraih kemenangannya.

Dengan hasil ini, Iqbal Candra Pratama lolos ke semifinal pertandingan pencak silat dan akan melawan pesilat Uzbekistan, Abdumalik Salimov.

Sementara itu tututan soal honor kembali terjadi. Setelah Gulat, cabang olahraga wushu juga meminta hal yang sama.

Meski pertandingan wushu Asian Games XVIII/2018 di Hall B Senayan sudah berakhir, Kamis (23/8) tapi masih menin­ggalkan persoalan.

Honor wasit NTO dan Panitia Pelaksana pertandingan belum dibayar. Wasit wushu nasional Haryanto mengungkapkan, di­rinya bersama rekan-rekannya belum menerima honor sampai, kemarin. "Saya sudah mau kem­bali ke Surabaya tapi sampai saat ini belum menerima bayaran," ujar wasit asal Jawa Timur ini.

Haryanto menyerahkan sepenuhnya kepada PB WI untuk menindak lanjuti hal tersebut. "Saya 10 hari meninggalkan keluarga dan pekerjaan demi tugas di Asian Games tapi sampai saat ini belum jelas pembayaran honor," beber Haryanto.

Senada dengan Haryanto, Manajer Technology cabang Wushu Cipto mengatakan, banyak persoalan yang terjadi mulai dari urusan makan,vendor, pengadaan barang dan look of the game.

Soal honor wasit dan pani­tia belum dibayar, Deputi 1 INASGOC, Hary Warganegara membenarkan adanya keter­lambatan pembayaran. "Bidang finance INASGOC sudah mem­proses pembayaran tapi kami memprioritaskan ITO (wasit asing). Pembayaran dilakukan sehari sebelum kepulangan," ujarnya.

Sistem pembayan sehari sebe­lum kepulangan wasit tersebut, kata Hary Warganegara, karena INASGOC tidak mau mengam­bil resiko. ***

Populer

Kematian Penjaga Rumah Febrie Harus Diusut Tuntas

Senin, 27 Juli 2026 | 19:53

Jubir IKN Troy Pantouw Sempat Telepon Keluarga Sehari Sebelum Ditemukan Meninggal

Minggu, 26 Juli 2026 | 20:58

Putusan Eksepsi Dokter Tifa Berujung Antiklimaks

Minggu, 02 Agustus 2026 | 05:20

Oknum Brimob Jadi Tersangka, KPK Pastikan Sanksi Pidana hingga Etik Menanti

Jumat, 31 Juli 2026 | 13:44

15 Jeriken Bensin yang Menenggelamkan Jabatan Ayah

Senin, 27 Juli 2026 | 01:03

Dana Nasabah Rp2,58 Miliar Raib, BCA Digugat ke PN Jakpus

Selasa, 28 Juli 2026 | 16:02

KPK Konstruksikan Dugaan Fee Rp3,5 Miliar dari Waskita untuk Eks Ketum HIPMI

Minggu, 02 Agustus 2026 | 14:18

UPDATE

Febrie Adriansyah Resmi Ajukan Gugatan Praperadilan ke PN Jaksel

Rabu, 05 Agustus 2026 | 14:27

Menko Polkam: Aktivitas Masyarakat Tetap Normal, Pasar dan Mal Ramai

Rabu, 05 Agustus 2026 | 14:26

Gelombang Reshuffle Berlanjut, Zelensky Pecat Dubes Ukraina untuk AS

Rabu, 05 Agustus 2026 | 14:22

Harga Garam Brebes Anjlok saat Panen Raya

Rabu, 05 Agustus 2026 | 14:16

Kelakuan SPPG di Ketapang: Rumah Wartawan Dikepung, Istrinya Diintimidasi

Rabu, 05 Agustus 2026 | 14:02

Situasi di Dalam Negeri Sangat-sangat Mantap

Rabu, 05 Agustus 2026 | 13:52

Laba Tergerus, Saham Lufthansa Anjlok 8 Persen

Rabu, 05 Agustus 2026 | 13:51

Kepemilikan Aset Tak Wajar Jadi Indikator Awal Pencucian Uang

Rabu, 05 Agustus 2026 | 13:40

Api Membakar Lahan, Seorang Ayah Tak Pernah Pulang

Rabu, 05 Agustus 2026 | 13:31

Koperasi Merah Putih Dinilai Jadi Penentu Implementasi Pasal 33 UUD 1945

Rabu, 05 Agustus 2026 | 13:26

Selengkapnya