Berita

Amerika Serikat/Net

Dunia

Jadi Perekrut ISIS, Tiga Warga Asia Tenggara Diganjar Sanksi AS

SABTU, 25 AGUSTUS 2018 | 11:51 WIB | LAPORAN: AMELIA FITRIANI

Amerika Serikat menjatuhkan sanksi kepada tiga orang pria asal Asia Tenggara yang dituding sebagai perekrut kelompok militan ISIS. Satu di antaranya dari indonesia.

Mereka adalah Mohammed Karim Yosup Faiz dari Indonesia, Mohamad Rafi Udin dari Malaysia dan Mohammad Reza Lahaman Kiram dari Filipina. Ketiganya bahkan pernah muncul dalam video militan ISIS yang memenggal kepala tahanan.

Sanksi yang dijatuhkan aknan membekukan akses mereka ke sistem keuangan Amerika Serikat.


Wakil Menteri Keuangan Amerika Serikat Sigal Mandelker mengatakan dalam sebuah pernyataan bahwa sanksi itu merupakan bagian dari upaya terkoordinasi untuk melawan jaringan global ISIS yang memungkinkan kelompok itu merekrut pejuang asing untuk melakukan serangan teroris internasional.

Menurut keterangan Departemen Keuanan Amerika Serikat, dua dari orang-orang itu terlibat dalam kelompok militan sebelum bergabung dengan ISIS dan melakukan perjalanan ke Suriah. Sementara Faiz, telah dipenjara di Filipina selama sembilan tahun atas tuduhan kepemilikan bahan peledak dan senjata api ilegal. Demikian seperti dimuat Reuters. [mel]

Populer

Jaksa Belum Yakin Hasil Forensik Ijazah Jokowi

Rabu, 06 Mei 2026 | 18:31

Abu Janda Cs Jangan Sampai Lolos

Minggu, 10 Mei 2026 | 02:00

Sikap Dudung Pasang Badan Bela Seskab Teddy Berlebihan

Rabu, 06 Mei 2026 | 03:39

Wali Murid Sekolah Islam Terpadu di Tangerang Korban Investasi Bodong Lapor Polisi

Minggu, 10 Mei 2026 | 02:13

Nama Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terseret di Dakwaan Bos Blueray Cargo

Rabu, 06 Mei 2026 | 17:16

Profil Achmad Syahri Assidiqi: Legislator Gerindra 'Gamer' Anak Eks DPR RI

Selasa, 12 Mei 2026 | 20:12

PSI Ketar-ketir Lawan Jusuf Kalla

Jumat, 08 Mei 2026 | 06:47

UPDATE

Masalah Klasik Tak Boleh Terulang di Musim Haji 2026

Kamis, 14 Mei 2026 | 16:15

BSI Semakin Diminati, Tabungan Tumbuh Tertinggi di Industri

Kamis, 14 Mei 2026 | 16:13

Jembatan Rusak di Pandeglang Diperbaiki Usai Tiga Siswa Jatuh

Kamis, 14 Mei 2026 | 16:05

ATR/BPN Rumuskan Pola Kerja Efektif Berbasis Kewilayahan

Kamis, 14 Mei 2026 | 15:53

Tim Kuasa Hukum Nilai Tuntutan Nadiem Tak Berdasar Fakta Persidangan

Kamis, 14 Mei 2026 | 15:44

Kelantan Siapkan Kota Bharu Jadi Hub Asia, Sasar Direct Flight Bangkok hingga Osaka

Kamis, 14 Mei 2026 | 15:33

PLN Luncurkan Green Future Powered Today

Kamis, 14 Mei 2026 | 15:30

Riki Sendjaja dan Petrus Halim Dikorek KPK soal Kredit Macet di LPEI

Kamis, 14 Mei 2026 | 15:27

Juri LCC MPR Harus Minta Maaf Terbuka

Kamis, 14 Mei 2026 | 15:21

Polisi Jaga Ratusan Gereja di Jadetabek

Kamis, 14 Mei 2026 | 15:14

Selengkapnya