Berita

Ilustrasi/Net

Dunia

Ponsel Disita, Wanita Muslim AS Gugat Petugas Perbatasan

SABTU, 25 AGUSTUS 2018 | 05:52 WIB | LAPORAN: AMELIA FITRIANI

. Seorang wanita muslim Amerika Serikat menggugat badan perlindungan perbatasan Customs and Border Protection (CBP) karena salah satu agen menyita ponselnya.

Wanita itu adalah Rejhane Lazoja. Dia dihentikan di bandara Newark, New Jersey, setelah kembali dari perjalanan ke Swiss pada bulan Februari lalu.

Perangkat iPhone miliknya disita oleh agen setelah Laroza menolak untuk membukanya ponselnya di depan mereka.


Tak terima dengan perlakuan tersebut, dia pun melayangkan gugatan. Gugatan itu menuduh bahwa agen perbatasan mengambil salinan data di ponselnya dan tidak menjelaskan apakah sudah dihapus atau belum.

Menurut dokumen hukum, CBP menyimpan ponsel selama lebih dari 120 hari sebelum mengembalikannya ke Lazoja.

Dia menuduh badan tersebut gagal mengkonfirmasi apakah telah mengambil salinan datanya, dan apakah data itu telah dibagikan dengan lembaga lain atau tidak.

Laronza mengatakan bahwa isi dari ponselnya banyak foto dirinya tanpa busana yang merupakan koleksi pribadi serta pesan-pesan pribadi dari pengacaranya.

"Lazoja adalah seorang wanita Muslim dan mengenakan jilbab sesuai dengan keyakinan agamanya. Berdasarkan keyakinannya yang dipegang teguh, Lazoja tidak dapat dilihat dalam keadaan tidak berpakaian oleh pria yang bukan anggota keluarga," begitu bunyi dokumen negara seperti dimuat BBC.

"Tidak ada kemungkinan penyebab, atau surat perintah (untuk mencari telepon). Oleh karena itu, pencarian dan penyitaan properti Lazoja melanggar haknya di bawah Amandemen Keempat," kata pengarsipan. [mel]

Populer

Harta Friderica Widyasari Pejabat Pengganti Ketua OJK Ditanding Suami Ibarat Langit dan Bumi

Senin, 02 Februari 2026 | 13:47

Direktur P2 Ditjen Bea Cukai Rizal Bantah Ada Setoran ke Atasan

Jumat, 06 Februari 2026 | 03:49

KPK: Warganet Berperan Ungkap Dugaan Pelesiran Ridwan Kamil di LN

Kamis, 05 Februari 2026 | 08:34

Nasabah Laporkan Perusahaan Asuransi ke OJK

Kamis, 05 Februari 2026 | 16:40

Lima Orang dari Blueray Cargo Ditangkap saat OTT Pejabat Bea Cukai

Kamis, 05 Februari 2026 | 15:41

Koordinator KKN UGM Tak Kenal Jokowi

Rabu, 04 Februari 2026 | 08:36

Eks Relawan: Jokowi Manusia Nggedabrus

Minggu, 01 Februari 2026 | 03:33

UPDATE

Presiden Prabowo Disarankan Tak Gandeng Gibran di Pilpres 2029

Rabu, 11 Februari 2026 | 13:52

Prabowo Ajak Taipan Bersatu dalam Semangat Indonesia Incorporated

Rabu, 11 Februari 2026 | 13:51

KPK Siap Hadapi Gugatan Praperadilan Mantan Menag Yaqut Cholil

Rabu, 11 Februari 2026 | 13:44

Perluasan Transjabodetabek ke Soetta Harus Berbasis Integrasi

Rabu, 11 Februari 2026 | 13:38

Persoalan Utama Polri Bukan Kelembagaan, tapi Perilaku dan Moral Aparat

Rabu, 11 Februari 2026 | 13:18

Pemerintah Disarankan Pertimbangkan Ulang Pengiriman Prajurit TNI ke Gaza

Rabu, 11 Februari 2026 | 13:00

Menkop Ajak Polri Ikut Sukseskan Kopdes Merah Putih

Rabu, 11 Februari 2026 | 12:01

Iran Sebut AS Tak Layak Pimpin Inisiatif Perdamaian Gaza

Rabu, 11 Februari 2026 | 11:53

MUI Tegaskan Tak Pernah Ajukan Permintaan Gedung ke Pemerintah

Rabu, 11 Februari 2026 | 11:43

Menkes Akui Belum Tahu Batas Penghasilan Desil Penerima BPJS

Rabu, 11 Februari 2026 | 11:32

Selengkapnya