Berita

CV-1 Kalashnikov/BBC

Dunia

Kalashnikov Rilis Mobil Listrik CV-1 Bergaya Retro

JUMAT, 24 AGUSTUS 2018 | 14:02 WIB | LAPORAN: AMELIA FITRIANI

Perusahaan manufaktur milik Kalashnikov mengeluarkan mobil listrik pertama dengan tampilan yang menyita perhatian. Di saat sejumlah produsen otomotif berlomba-lomba untuk membuat mobil dengan desain futuristik, mobil listrik terbaru ini justru kembali ke desain lama yang tampak retro.

Perusahaan di balik senapan serbu AK-47 yang terkenal itu menyajikan prototipe terbaru mobil listrik yang tampak khas retro dengan warna hijau telur asin yang disebut dengan CV-1 pekan ini di Moskow.

Dalam sebuah keterangan, pihak perusahaan mengatakan bahwa CV-1 terinspirasi oleh hatchback Soviet yang dibuat pada 1970-an. Ini adalah "supercar" revolusioner mutakhir.


Perusahaan mengatakan dalam sebuah pernyataan pada hari Kamis (23/8) bahwa mobil CV-1 menampilkan sejumlah sistem kompleks dengan teknologi yang akan berdiri sejajar dengan mobil listrik global seperti Tesla.

Dia menambahkan bahwa ketika sepenuhnya dikembangkan, mobil akan memiliki kecepatan tertinggi beberapa kali lebih tinggi dari kendaraan listrik saat ini yang diproduksi oleh perusahaannya dan akan dapat melakukan perjalanan 350 km dengan sekali pengisian.

Karena merupakan prototipe awal, detail seperti label harga kendaraan belum diungkapkan.

Dimuat BBC, Kalashnikov telah mencari peluang untuk masuk ke sejumlah sektor baru seperti lini pakaian dan katalog barang-barang pribadi mulai dari payung hingga penutup smartphone.

Namun keputusannya untuk turun jalan mengembangkan kendaraan listrik disambut dengan reaksi beragam di Moskow. [mel]

Populer

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Jaksa Watch Lapor KPK, Ada Dugaan Penyalahgunaan Aset Sitaan Korupsi

Jumat, 17 April 2026 | 17:46

Giliran Sekda Kota Madiun Dipanggil KPK dalam Kasus Pemerasan Maidi

Senin, 13 April 2026 | 14:18

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

Eksepsi Mardiono terkait Gugatan Muktamar PPP Ditolak PN Jakpus

Kamis, 16 April 2026 | 18:10

GAMKI: Ceramah Jusuf Kalla Menyakiti Umat Kristen

Senin, 13 April 2026 | 08:21

UPDATE

CELIOS Ungkap Ketimpangan Ekonomi Indonesia 2026

Rabu, 22 April 2026 | 14:13

Penambahan Komando Teritorial Berpotensi Seret TNI ke Politik Praktis

Rabu, 22 April 2026 | 14:05

Mega Syariah Bukukan Akuisisi Dana Pihak Ketiga Rp709 Miliar

Rabu, 22 April 2026 | 14:01

Prabowo Bakal Perbanyak Konser K-Pop di Indonesia

Rabu, 22 April 2026 | 13:49

Konsumsi BBM Harus Bijak di Tengah Gejolak Harga

Rabu, 22 April 2026 | 13:48

Komisi X DPR Sesalkan Dugaan Kecurangan Peserta UTBK Undip

Rabu, 22 April 2026 | 13:48

YLKI Sebut Pajak Tol Salah Sasaran dan Memberatkan Rakyat

Rabu, 22 April 2026 | 13:38

IHSG Sesi I Terkoreksi ke Level 7.544 di Tengah Ketidakpastian Geopolitik Timur Tengah

Rabu, 22 April 2026 | 13:24

Purbaya Pastikan Nasib Utang Whoosh Sudah Rampung

Rabu, 22 April 2026 | 13:10

Prabowo Jajaki Peluang Kirim WNI Ikut Program Kosmonaut Rusia

Rabu, 22 April 2026 | 12:58

Selengkapnya