Berita

Zulkifli Hasan/Humas MPR

Ketua MPR: Sudah 20 Tahun, Jangan Lupa Cita-cita Awal Reformasi

JUMAT, 24 AGUSTUS 2018 | 01:15 WIB | LAPORAN: RUSLAN TAMBAK

. Ketua MPR RI Zulkifli Hasan mengingatkan bahwa tahun 2018 genap reformasi sudah berjalan 20 tahun.  Usia 20 tahun semestinya sudah cukup jelas arah cita-cita reformasi dan bangsa secara keseluruhan.

Cita-cita Indonesia merdeka adalah agar negeri ini bersatu, berdaulat, dan berlaku adil untuk semua rakyat Indonesia tanpa mengenal perbedaan SARA termasuk adil dan setara di mata hukum. Itulah cita-cita bangsa Indonesia.

Hal tersebut diungkapkannya saat memberikan sambutan dalam acara Milad PAN ke-20, di DPP PAN, Jakarta, Kamis (23/8). Hadir memeriahkan acara tersebut beberapa tokoh nasional antara lain Amien Rais, Sandiaga Uno dan Rhoma Irama.


"Keadilan dan kesetaraan serta kebersamaan sudah ditancapkan para pahlawan dan pendiri bangsa dahulu yang tidak pernah mengusik-usik dan mempermasalahkan perbedaaan-perbedaan yang ada. Semua lebur dalam satu tekad bersama menuju Indonesia merdeka.  Itulah yang harus kembali diingatkan dalam masa panjang reformasi ini," katanya.

Di era reformasi yang sudah bergulir selama 20 tahun, lanjut Zulkifli, seluruh bangsa Indonesia mesti bersyukur bahwa hasil reformasi ini sangat luar biasa. Era keterbukaan dan kebebasan terbuka luas di era reformasi dan itu sangat dirasakan seluruh rakyat Indonesia.

"Namun, memang belum sempurna iya, itulah tugas kita semua untuk sama-sama menyempurnakannya salah satu contohnya, di tahun politik ini berpolitiklah yang santun, berbeda boleh tapi jangan saling bermusuhan, mari kita sama-sama berpolitik yang baik dan beradab. Kontestasi biasa tapi jangan bermusuhan. Mudah-mudahan demokrasi kita ke depan akan menjadi sempurna dan membawa kesejahteraan untuk bangsa," tandasnya. [rus]

Populer

Bayang-Bayang LDII

Rabu, 08 April 2026 | 05:43

Giliran Sekda Kota Madiun Dipanggil KPK dalam Kasus Pemerasan Maidi

Senin, 13 April 2026 | 14:18

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Karyawan dan Konsultan Pajak Hasnur Group Dipanggil KPK Terkait Kasus Restitusi Pajak

Kamis, 09 April 2026 | 12:18

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

GAMKI: Ceramah Jusuf Kalla Menyakiti Umat Kristen

Senin, 13 April 2026 | 08:21

Eksepsi Mardiono terkait Gugatan Muktamar PPP Ditolak PN Jakpus

Kamis, 16 April 2026 | 18:10

UPDATE

Sekolah Rakyat Jadi Senjata Putus Rantai Kemiskinan

Sabtu, 18 April 2026 | 20:05

Megawati: Lemhannas Bukan Lembaga Pencetak Sertifikat

Sabtu, 18 April 2026 | 19:36

Bahaya Judi Online, Hadir Seperti Permainan dengan Keuntungan

Sabtu, 18 April 2026 | 19:09

Sidak Gudang Bulog, Prabowo Cek Langsung Stok Beras di Magelang

Sabtu, 18 April 2026 | 18:52

Megawati Minta Hak Veto PBB Dihapus, Pancasila Masuk Piagam Dunia

Sabtu, 18 April 2026 | 18:27

Perempuan Bangsa Gelar Aksi Nyata Tanam Pohon untuk Jaga Lingkungan

Sabtu, 18 April 2026 | 17:43

Perjuangan Fraksi PKB untuk Pesantren Berbuah Penghargaan

Sabtu, 18 April 2026 | 17:10

PDIP: Jangan Sampai Indonesia Dianggap Proksi Kekuatan Global

Sabtu, 18 April 2026 | 16:37

wondr Kemala Run 2026, Peserta Berlari Sambil Berbagi

Sabtu, 18 April 2026 | 16:21

Menggugat Algoritma, Pentingnya Lampaui Dogmatisme Hukum Klasik

Sabtu, 18 April 2026 | 15:48

Selengkapnya