Berita

Bola Yoga/Net

Global

Ahli Anestesi Bunuh Istri Dan Putrinya Dengan Gas Monoksida Dalam Bola Yoga

JUMAT, 24 AGUSTUS 2018 | 09:31 WIB | LAPORAN: AMELIA FITRIANI

Seorang ahli anestesi tega membunuh istri dan putrinya yang berusia 16 tahun dengan menggunakan bola yoga yang diisi dengan karbon monoksida.

Begitu fakta yang diungkap di pengadilan Hong Kong pekan ini.

Jaksa penuntut mengatakan bahwa ahli anestesi Khaw Kim-sun itu meninggalkan bola karet di bagasi mobil dimana gas bocor dan membunuh mereka.


Istri dan putrinya kemudian ditemukan tewas di dalam mobil yang terkunci pada tahun 2015.  Kasus ini awalnnya sempat membingungkan polisi.

Khaw mengaku tidak bersalah atas dua tuduhan pembunuhan.

Pemeriksaan post-mortem menunjukkan bahwa istri dan putri sulungnya telah meninggal karena keracunan karbon monoksida. Polisi menemukan bola yoga kempes di bagian belakang Mini Cooper kuning di mana mayat mereka ditemukan.

Dimuat BBC, jaksa mengatakan kepada Pengadilan Tinggi Hong Kong bahwa Khaw telah sengaja merencanakan untuk membunuh istrinya karena dia berselingkuh dan dia tidak akan memberinya perceraian.

Tetapi mereka mengatakan tidak mungkin dia ingin membunuh putrinya. Dia diduga menyuruh putrinya yang lebih muda untuk tinggal di rumah untuk menyelesaikan pekerjaan rumah.

Para saksi mata mengatakan mereka melihat Khaw, seorang profesor di Universitas Hong Kong Cina, mengisi dua bola dengan karbon monoksida. [mel]

Populer

PKS Anggap Permintaan Maaf Raffi Ahmad Belum Cukup

Minggu, 01 November 2026 | 22:28

Cara Cek BLT Kesra Oktober 2026 Rp900.000, Lewat Cek Bansos Kemensos

Minggu, 25 Oktober 2026 | 17:52

Syarat Penerima BSU 2026 Resmi dari Kemnaker, Cek Kriterianya

Jumat, 30 Oktober 2026 | 16:29

Transjabodetabek Blok M-Bandung Jadi Cara Pramono Sindir KDM

Sabtu, 24 Oktober 2026 | 23:44

Peringatan Yusril soal Pencalonan Gibran Problematik Kini Terbukti

Minggu, 01 November 2026 | 12:02

Menteri Warisan Jokowi akan Bersih dari Kabinet Prabowo pada 2027

Jumat, 30 Oktober 2026 | 23:29

Pencopotan Agus Suparmanto dan Taj Yasin Bukan Keinginan Ketum PPP

Kamis, 29 Oktober 2026 | 11:16

UPDATE

Jaga Produktivitas dan Kelestarian, Agrinas Palma-BNPB Sinergi Tangkal Karhutla

Selasa, 03 November 2026 | 14:10

Kerja Sama Korea-Indonesia Perkuat Transformasi Digital Koperasi

Selasa, 03 November 2026 | 14:06

Gibran Selalu Dibela Mati-matian oleh Barisan Pendukungnya

Selasa, 03 November 2026 | 14:01

KPK Lepas Dua Pejabat Asal Kejagung, Mungki Hadipratikto Bakal Bertugas di BGN

Selasa, 03 November 2026 | 14:00

Babak Baru Piala Asia 2027, Alasan dan Jadwal Terbaru Penundaan Turnamen

Selasa, 03 November 2026 | 13:56

Kemlu Benarkan Dua WNI Tewas Saat Memancing di Jepang

Selasa, 03 November 2026 | 13:49

Fraksi Gerindra Belum Bersikap soal Putusan MA terkait Gibran

Selasa, 03 November 2026 | 13:45

Ketua KPK Pastikan Dalam Waktu Dekat Panggil Nusron Wahid

Selasa, 03 November 2026 | 13:35

PKS Minta Pemerintah Bebaskan PPN Produk Pembalut

Selasa, 03 November 2026 | 13:29

Soal Boikot Raffi Ahmad, Sosiolog Ingatkan Tanda Kehancuran Negara Bersumber dari Internal

Selasa, 03 November 2026 | 13:11

Selengkapnya