Berita

Foto: CNN

Dunia

Hanoi Penjarakan Anggota Organisasi Anti Pemerintah Berakar Perang Vietnam

JUMAT, 24 AGUSTUS 2018 | 08:53 WIB | LAPORAN: AMELIA FITRIANI

Vietnam memenjarakan 12 anggota organisasi anti-pemerintah yang bermarkas di Amerika Serikat. Organisasi ini bergerak dengan berakar pada Perang Vietnam.

Dikabarkan CNN pekan ini, Pengadilan Rakyat Kota Ho Chi Minh menjatuhkan hukuman penjara mulai dari lima hingga 14 tahun atas "kegiatan anti-negara" yang dilakukan oleh anggota Pemerintahan Nasional Sementara Vietnam, yang bermarkas di California.

Dua di antaranya adalah warga negara Amerika Serikat yang dituduh merencanakan untuk membom bandara internasional. Mereka akan dideportasi dari Vietnam setelah selesainya hukuman 14 tahun penjara mereka.


Juru bicara kedutaan Amerika Serikat di Hanoi, Pope Thrower mengatakan pihaknya akan terus memantau situasi yang berkembang.

"Kami tidak memiliki prioritas lebih tinggi daripada keselamatan dan keamanan warga negara Amerika Serikat di luar negeri," tambah Thrower.

Vietna, kerap memenjarakan blogger, aktivis dan pengacara hak yang kritis terhadap pemerintah. Kasus terbaru ini menyoroti operasi lanjutan kelompok oposisi yang berbasis di Amerika Serikat, beberapa dekade setelah berakhirnya Perang Vietnam dan normalisasi hubungan antara Hanoi dan Washington.

Setidaknya dua dari kelompok-kelompok itu telah dituduh melakukan kegiatan teroris di Vietnam dengan tujuan mencapai perubahan rezim di negara komunis. [mel]

Populer

Kematian Penjaga Rumah Febrie Harus Diusut Tuntas

Senin, 27 Juli 2026 | 19:53

Jubir IKN Troy Pantouw Sempat Telepon Keluarga Sehari Sebelum Ditemukan Meninggal

Minggu, 26 Juli 2026 | 20:58

Putusan Eksepsi Dokter Tifa Berujung Antiklimaks

Minggu, 02 Agustus 2026 | 05:20

Oknum Brimob Jadi Tersangka, KPK Pastikan Sanksi Pidana hingga Etik Menanti

Jumat, 31 Juli 2026 | 13:44

15 Jeriken Bensin yang Menenggelamkan Jabatan Ayah

Senin, 27 Juli 2026 | 01:03

Dana Nasabah Rp2,58 Miliar Raib, BCA Digugat ke PN Jakpus

Selasa, 28 Juli 2026 | 16:02

KPK Konstruksikan Dugaan Fee Rp3,5 Miliar dari Waskita untuk Eks Ketum HIPMI

Minggu, 02 Agustus 2026 | 14:18

UPDATE

Prabowo Instruksikan Harga Minyak Nonsubsidi Turun Ikuti Harga ICP

Selasa, 04 Agustus 2026 | 17:57

Gerakan Koperasi Kerakyatan Soemitro Didorong Jadi Syarat Seleksi Manajerial KDMP

Selasa, 04 Agustus 2026 | 17:46

Merawat Konstitusi

Selasa, 04 Agustus 2026 | 17:42

DKI-Bali Perkuat Kerja Sama, Obligasi Daerah Jadi Bahasan Utama

Selasa, 04 Agustus 2026 | 17:34

Tak Benar soal Surpres Pergantian Kapolri

Selasa, 04 Agustus 2026 | 17:31

Gagah saat Malak, Mendadak Ingat Anak-Istri Waktu Mau Dipecat

Selasa, 04 Agustus 2026 | 17:25

Harus Ada Langkah Konkret Atasi Kerugian Peternak Ayam Akibat Pemadaman Listrik

Selasa, 04 Agustus 2026 | 17:23

Prabowo Lepas Kepulangan PM Tailan dari Lanud Halim

Selasa, 04 Agustus 2026 | 17:20

Jalur Wisata Bromo Ditutup Total Gegara Kebakaran Hutan di TNBTS

Selasa, 04 Agustus 2026 | 17:11

IHSG Terbang 1,37 Persen ke 6.319

Selasa, 04 Agustus 2026 | 16:44

Selengkapnya