Berita

Australia/Net

Dunia

PM Australia Singkirkan Seruan Untuk Mengundurkan Diri

JUMAT, 24 AGUSTUS 2018 | 08:22 WIB | LAPORAN: AMELIA FITRIANI

Perdana Menteri Australia Malcolm Turnbull menyingkirkan seruan untuk pengunduran dirinya di tengah krisis kepemimpinan yang meningkat dan melumpuhkan pemerintahannya.

Diketahui bahwa Turnbull berjuang untuk mempertahankan posisinya di tengah desakan oleh rekan senior untuk mengundurkan diri dan menggantikan posisinya.

Trunbull kehilangan banyak dukungan menyusul kerugian dalam pemilu terakhir. Bukan hanya itu, suara gemuruh internal muncul dalam perdebatan tentang energi dan kebijakan perubahan iklim.


Namun Turnbull menegaskan bahwa dia tidak akan menentang kepemimpinan jika para pesaingnya di Partai Liberal cukup mendapat dukungan untuk menghasilkan suara internal.

Pemerintah Australia sendiri menangguhkan parlemen pada hari Kamis kemarin (23/8) untuk mencoba menyelesaikan krisis.

Dimuat BBC, Turnbull mengatakan kepada wartawan bahwa Australia akan benar terkejut dengan apa yang mereka saksikan di parlemen negara.

Turnbull berjanji untuk mengadakan pertemuan partai pada hari Jumat (24/8) untuk melihat apakah dia masih didukung oleh mayoritas anggota parlemen.

Jika saingannya Peter Dutton menghasilkan surat dengan tanda tangan yang cukup, Tuan Turnbull mengatakan dia akan mengosongkan kepemimpinan.

Jika hal itu terjadi, maka akan ada kontestasi kepemimpinan. Di mana Dutton kemungkinan besar akan berhadapan dengan Bendahara Scott Morrison dan Menteri Luar Negeri Julie Bishop. [mel]

Populer

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Jaksa Watch Lapor KPK, Ada Dugaan Penyalahgunaan Aset Sitaan Korupsi

Jumat, 17 April 2026 | 17:46

Giliran Sekda Kota Madiun Dipanggil KPK dalam Kasus Pemerasan Maidi

Senin, 13 April 2026 | 14:18

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

Eksepsi Mardiono terkait Gugatan Muktamar PPP Ditolak PN Jakpus

Kamis, 16 April 2026 | 18:10

GAMKI: Ceramah Jusuf Kalla Menyakiti Umat Kristen

Senin, 13 April 2026 | 08:21

UPDATE

CELIOS Ungkap Ketimpangan Ekonomi Indonesia 2026

Rabu, 22 April 2026 | 14:13

Penambahan Komando Teritorial Berpotensi Seret TNI ke Politik Praktis

Rabu, 22 April 2026 | 14:05

Mega Syariah Bukukan Akuisisi Dana Pihak Ketiga Rp709 Miliar

Rabu, 22 April 2026 | 14:01

Prabowo Bakal Perbanyak Konser K-Pop di Indonesia

Rabu, 22 April 2026 | 13:49

Konsumsi BBM Harus Bijak di Tengah Gejolak Harga

Rabu, 22 April 2026 | 13:48

Komisi X DPR Sesalkan Dugaan Kecurangan Peserta UTBK Undip

Rabu, 22 April 2026 | 13:48

YLKI Sebut Pajak Tol Salah Sasaran dan Memberatkan Rakyat

Rabu, 22 April 2026 | 13:38

IHSG Sesi I Terkoreksi ke Level 7.544 di Tengah Ketidakpastian Geopolitik Timur Tengah

Rabu, 22 April 2026 | 13:24

Purbaya Pastikan Nasib Utang Whoosh Sudah Rampung

Rabu, 22 April 2026 | 13:10

Prabowo Jajaki Peluang Kirim WNI Ikut Program Kosmonaut Rusia

Rabu, 22 April 2026 | 12:58

Selengkapnya