Berita

Gempa Lombok, Layanan TelkomGroup Tetap Berfungsi Normal

KAMIS, 23 AGUSTUS 2018 | 17:23 WIB | LAPORAN: RUSLAN TAMBAK

. PT Telkom Indonesia (Persero) terus memantau infrastruktur dan layanan TelkomGroup menyusul aktivitas gempa tektonik yang masih mengguncang warga Lombok, Nusa Tenggara Barat, hingga hari ini, Kamis (23/8). Sempat mengalami penurunan kualitas layanan akibat putusnya kabel laut, saat ini infrastruktur TelkomGroup sudah kembali pulih.

"Sebanyak 10 link backbone dan Metro Ethernet telah berfungsi normal melalui rerouting ke link Ende-Maumere dan rute baru link Bima-Maumere-Makassar. Sementara itu, tiga link kabel laut ruas Mataram-Sumbawa yang sempat terputus akibat gempa yang terjadi pada 5 Agustus lalu saat ini sedang disambungkan kembali. Penyambungan kabel diperkirakan akan selesai pada akhir Agustus ini," ujar Vice President Corporate Communication Telkom, Arif Prabowo.

Guna memantau infrastruktur dan layanan telekomunikasi, hingga saat ini TelkomGroup masih mengaktifkan Crisis Management Team yang juga bertugas mengkoordinasikan penyaluran bantuan kepada masyarakat. Tim ini melakukan pemantauan kondisi lapangan selama 24 jam di Crisis Center Nasional di Jakarta serta di Posko Darurat TelkomGroup Kantor Witel Mataram.


"Sampai saat ini masih terus terjadi gempa di Lombok, oleh karena itu TelkomGroup terus melakukan monitoringterhadap kondisi infrastruktur dan layanan TelkomGroup di Lombok. Kami berupaya semaksimal mungkin agar petugas di lapangan serta masyarakat yang terkena dampak bencana dapat tetap berkomunikasi dengan keluarga dan kerabatnya," demikian ucap Arif.

Untuk mengantisipasi kekurangan bantuan kebutuhan pokok bagi warga yang terkena dampak bencana, Telkom memasang tenda darurat tempat menampung bantuan kebutuhan pokok. Selain itu, Telkom juga melakukan instalasi air bersih dan mendirikan posko layanan kesehatan di lokasi pengungsian Desa Senteluk. Sejumlah relawan TelkomGroup juga dikirimkan untuk turut membantu upaya trauma healing anak-anak korban bencana di Pengungsian Desa Senteluk.

Selain memulihkan kabel optik yang sempat terputus, Telkom juga telah membuka saluran donasi digital TelkomGroup Berbagi melalui FinPay. Saluran ini diharapkan dapat mempermudah masyarakat luas dalam memberikan bantuan bagi warga Lombok yang terkena dampak bencana.

Direktur Enterprise & Business Service Telkom, Dian Rachmawan mengatakan bahwa di era digital ini, hampir sebagian besar masyarakat telah mempunyai gadget yang terhubung dengan akses internet, sehingga saluran donasi digital menjadi solusi bagi masyarakat yang tidak dapat menyerahkan bantuan langsung ke lapangan.

"Setelah menggalang donasi melalui FinPay, kami segera menyalurkan bantuan melalui Posko Utama Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) dan Posko BUMN Hadir untuk Negeri, agar bantuan yang diberikan tepat guna dan tepat sasaran," demikian pungkas Dian.

Untuk menyalurkan kepeduliannya kepada warga Lombok melalui FinPay, pemberi bantuan dapat mengakses link http://finpay.id/jgt79qn. Selanjutnya, pemberi bantuan dapat menentukan jumlah donasi yang akan diberikan dan melakukan pembayaran melalui ATM, Internet/SMS Banking, TCASH dan Kartu Kredit. Pembayaran juga dapat dilakukan melalui Kantor Pos, Pegadaian, Alfamart dan Indomaret. [rus]

Populer

KSAD Maruli: Saya Minta Maaf dan Bertanggung Jawab

Jumat, 04 September 2026 | 20:28

Advokat Pitra Romadoni Dipanggil Polres Bogor

Rabu, 09 September 2026 | 01:15

Mengenal Pantas Sutardja, Orang Super Kaya AS Berdarah Indonesia

Kamis, 10 September 2026 | 05:04

Masa Jabatan Gibran Tinggal Hitungan Hari

Kamis, 03 September 2026 | 14:46

KPK Periksa Karyawan PT SCGU

Selasa, 08 September 2026 | 15:34

Purbaya Bantah Terima Suap untuk Pertahankan Pejabat Bea Cukai

Sabtu, 05 September 2026 | 16:59

Usai Dimaafkan Jusuf Hamka, KAKI Dorong Polri Buka Kembali Kasus NCD Unibank

Sabtu, 05 September 2026 | 19:53

UPDATE

Deklarasi New Delhi, Terjemahkan Komitmen Jadi Hasil Nyata

Sabtu, 12 September 2026 | 21:55

Usulan Masa Jabatan Kades Tak Terbatas Harus Ditolak

Sabtu, 12 September 2026 | 21:10

Polisi Beberkan Peran Tiga Tersangka Pengeroyokan Maut Pejompongan

Sabtu, 12 September 2026 | 20:32

Prabowo Perkuat Peran Indonesia dalam Kerja Sama Multilateral di KTT BRICS 2026

Sabtu, 12 September 2026 | 19:48

Morits L Tamaela Terpilih Sebagai Sekjen ADEKSI, Konsolidasi DPRD Kota Seluruh Indonesia Diperkuat

Sabtu, 12 September 2026 | 19:32

Menyusuri Perkebunan Sawit dan Karet, Mantri BRI Jaga Akses Keuangan Sumatera Selatan

Sabtu, 12 September 2026 | 19:27

Purbaya Tak Mau Ikuti Jepang Pangkas PPN, Ini Alasannya

Sabtu, 12 September 2026 | 18:18

Cek Bansos BPNT September 2026, Ada Pencairan hingga Rp600.000

Sabtu, 12 September 2026 | 18:11

Patahan Surabaya Jadi Sorotan di Medsos, Ini Penjelasan Pakar ITS

Sabtu, 12 September 2026 | 17:54

Cek Daftar HP yang Tak Bisa Lagi WhatsApp Mulai September 2026

Sabtu, 12 September 2026 | 17:40

Selengkapnya