Berita

Foto/Net

Olahraga

Peluang Besar Kakan Cs

Rowing Tembus Final
KAMIS, 23 AGUSTUS 2018 | 11:02 WIB | HARIAN RAKYAT MERDEKA

Timnas rowing Indonesia berpotensi mengukir prestasi setelah mereka menempatkan wakilnya di dua nomor pada cabang ini.

Wakil Indonesia berhasil masuk final untuk nomor kelas ringan putra dan kelas ringan delapan putra Asian Games 2018. Tim kelas ringan putra diisi Kakan Kusmana, Edwin Ginanjar, Sulpianto, dan Memo.

Mereka berhasil mencatatkan waktu 6 menit 25,96 detik. Tim Indonesia unggul 4,9 detik dari wakil Uzbekistan dalam pertand­ingan di Jakabaring Sport City, Palembang, kemarin.


Catatan waktu ini merupa­kan yang tercepat dari enam negara yang mengikuti nomor ini. Berturut-turut di belakang Indonesia ada, Uzbekistan, Korea Selatan, Thailand, Kazakhstan, dan Sri Lanka.

Romdhon/Mahendra menem­pati peringkat ketiga tercepat dengan catatan waktu 7 menit 27,55 detik. Pasangan Indonesia kalah cepat dari atlet rowing Iran, Reza/Ammir Hossein (7 menit 21 detik) dan peringkat pertama, Rohit/Bhagwan dari India yang mencatatkan waktu 7 menit 14 detik.

Prestasi Kakan Kusmana dan kawan-kawan berhasil dii­kuti Romdhon Mardiana dan Mahendra Yanto. Mereka juga sukses masuk final pada nomor kelas ringan dayung ganda putra.

Masuknya atlet rowing Kakan cs dan Romdhon cs ke final mem­buat Indonesia akan bermain di empat nomor pada final Asian Games 2018. Pertandingan final bakal digelar, hari ini.

Sebelumnya, Indonesia juga masuk final untuk nomor ganda putra dan nomor ringan empat putra. Di nomor ganda putra, Indonesia akan diwakili Rendi Anugrah/Mochamad Lakiki.Sementara, di nomor ringan empat putra, Indonesia mengirim Ali Buton, Ferdiansyah, Ihram, dan Ardi Isadi.

Sementara itu Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan melalui Dirjen Pengendalian, Pencemaran dan Kerusakan Lingkungan (PPKL) M.R Karliansyah memastikan kualitas udara rata-rata harian di Jakarta tidak dalam kondisi buruk, sebagaimana dilaporkan kantor berita Aljazeera, Kamis (16/8).

Sebelumnya, media yang berbasis di Doha, Qatar itu merilis berita dengan judul 'Air pollution welcomes athletes in Jakarta for Asian Games'. Di media itu disebutkan polusi udara di Jakarta lebih buruk dari ibu kota

Tiongkok yakni Beijing, den­gan kadar polusi mencapai 154 mikrogram per meter kubik.

Data pencemaran udara terse­but bertolak belakang dengan yang dirilis KLHK per (18/8) hingga jam 15.00 WIB.

Alat pemantau kualitas udara yang dipasang di Jalan Gerbang Pemuda Gelora Bung Karno (GBK) menunjukkan angka Indeks Standar Pencemaran Udara (ISPU) atau Air Pollution Indeks (API) 84.

Sementara PM 2.5 di GBK menunjukkan angka 16 atau jauh di bawah rata-rata harian standar WHO, yaitu 25.

"Justru itu yang kita bingung. Di GBK kan ada satu alat itu (detektor pencemaran udara, red). Kita juga pakai yang di Dubes Amerika, nilai rata-rata hariannya hampir sama dengan GBK yaitu 19," kata Karliansyah. ***

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

Kehadiran Anies di Cikeas Jadi Masalah Serius

Jumat, 27 Maret 2026 | 02:08

Mengapa Kapal Pertamina Tidak Bisa Lewat Selat Hormuz?

Sabtu, 28 Maret 2026 | 02:59

UPDATE

Konsep Pasar Modern Tak Harus Identik Bangunan Mewah

Selasa, 07 April 2026 | 04:15

Jangan cuma Israel, Preman Kampung di Purwakarta Juga Wajib Dikutuk

Selasa, 07 April 2026 | 04:04

Tukang Ojek Ditembak Penumpang, Motor Dibawa Kabur

Selasa, 07 April 2026 | 03:38

Subsidi BBM Bocor Rp7 Triliun Gegara Kemacetan Jakarta

Selasa, 07 April 2026 | 03:15

KA Bangunkarta Anjlok di Bumiayu, Penumpang Dievakuasi 10 Bus

Selasa, 07 April 2026 | 03:00

Fahira Sodorkan Lima Strategi Pasar Tradisional Jadi Fondasi Jakarta Kota Global

Selasa, 07 April 2026 | 02:25

Waspada Politik Gunting dalam Lipatan di Lingkaran Istana

Selasa, 07 April 2026 | 02:11

Muslim Iran, Berjuanglah untuk Islam

Selasa, 07 April 2026 | 02:07

Viral Mobil Dinas di Kawasan Puncak, Pemprov DKI Minta Maaf

Selasa, 07 April 2026 | 01:36

Seruan Pemakzulan Prabowo Muncul dari Ketakutan Operasi Besar Berantas Korupsi

Selasa, 07 April 2026 | 01:12

Selengkapnya