Berita

Ilustrasi/Net

Dunia

Rusia Kirim Dua Jet Tempur Ke Serbia

RABU, 22 AGUSTUS 2018 | 14:24 WIB | LAPORAN: AMELIA FITRIANI

Angkatan udara Serbia menerima dua jet tempur MiG-29 Rusia sebagai bagian dari pembelian senjata yang dapat meningkatkan ketegangan di Balkan dan meningkatkan pengaruh Moskow di wilayah tersebut.

Dimuat Al Jazeera, Presiden Serbia Aleksandar Vucic menghadiri upacara pada hari Selasa di sebuah bandara militer dekat dengan ibukota Serbia, Belgrade, berterima kasih kepada Presiden Rusia Vladimir Putin karena membantu membuat pasukan bersenjata Serbia semakin kuat.

Pada bulan Oktober, Serbia menerima enam MiG-29 dari Rusia, yang juga menjanjikan pengiriman 30 tank tempur dan 30 kendaraan lapis baja. Serbia, sekutu Rusia, berperang dengan tetangganya, Kroasia, Bosnia, dan Kosovo pada 1990-an saat pecahnya berdarah bekas negara Yugoslavia.


Moskow memberikan jet bekas ke Serbia secara gratis dan dua yang terbang pada Selasa mengalami overhaul ekstensif. Perbaikan pada enam pejuang lainnya akan menelan biaya Serbia sekitar 213 juta dolar AS.

Vucic, mantan ultranasionalis, mengatakan MiG yang diperbaiki harus diberi nama setelah pilot Serbia dan "pahlawan" lainnya yang meninggal selama "agresi NATO" pada tahun 1999, ketika angkatan udara Serbia habis selama perang udara 78 hari aliansi melawan negara Balkan. karena penumpasan berdarah terhadap separatis Albania Kosovo.

Vucic juga mengatakan Serbia mungkin akan memperkenalkan kembali wajib militer, sembilan tahun setelah menghapusnya, untuk membantu meningkatkan kesiapan tempur pasukannya di Balkan, di mana ketegangan sesekali terjadi.

Serbia, yang mengklaim netralitas militer, sedang menegosiasikan pembelian senjata tambahan dari Rusia, termasuk serangan dan transportasi helikopter dan sistem pertahanan udara.

Vucic mengatakan ia mengharapkan delapan MiG yang diperbarui untuk terbang pada parade militer yang diperkirakan akan dihadiri Putin di Beograd pada November.

Serbia menghadapi perlombaan senjata mini dengan anggota NATO Kroasia, yang pada Maret setuju untuk membeli 12 pesawat tempur F-16 yang digunakan dari Israel seharga 500 juta dolar AS. [mel]

Populer

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Jaksa Watch Lapor KPK, Ada Dugaan Penyalahgunaan Aset Sitaan Korupsi

Jumat, 17 April 2026 | 17:46

Giliran Sekda Kota Madiun Dipanggil KPK dalam Kasus Pemerasan Maidi

Senin, 13 April 2026 | 14:18

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

Eksepsi Mardiono terkait Gugatan Muktamar PPP Ditolak PN Jakpus

Kamis, 16 April 2026 | 18:10

GAMKI: Ceramah Jusuf Kalla Menyakiti Umat Kristen

Senin, 13 April 2026 | 08:21

UPDATE

CELIOS Ungkap Ketimpangan Ekonomi Indonesia 2026

Rabu, 22 April 2026 | 14:13

Penambahan Komando Teritorial Berpotensi Seret TNI ke Politik Praktis

Rabu, 22 April 2026 | 14:05

Mega Syariah Bukukan Akuisisi Dana Pihak Ketiga Rp709 Miliar

Rabu, 22 April 2026 | 14:01

Prabowo Bakal Perbanyak Konser K-Pop di Indonesia

Rabu, 22 April 2026 | 13:49

Konsumsi BBM Harus Bijak di Tengah Gejolak Harga

Rabu, 22 April 2026 | 13:48

Komisi X DPR Sesalkan Dugaan Kecurangan Peserta UTBK Undip

Rabu, 22 April 2026 | 13:48

YLKI Sebut Pajak Tol Salah Sasaran dan Memberatkan Rakyat

Rabu, 22 April 2026 | 13:38

IHSG Sesi I Terkoreksi ke Level 7.544 di Tengah Ketidakpastian Geopolitik Timur Tengah

Rabu, 22 April 2026 | 13:24

Purbaya Pastikan Nasib Utang Whoosh Sudah Rampung

Rabu, 22 April 2026 | 13:10

Prabowo Jajaki Peluang Kirim WNI Ikut Program Kosmonaut Rusia

Rabu, 22 April 2026 | 12:58

Selengkapnya