Berita

Ilustrasi/Net

Dunia

Perselisihan Diplomatik, Bahrain Tangguhkan Visa Baru Untuk Warga Qatar

RABU, 22 AGUSTUS 2018 | 14:15 WIB | LAPORAN: AMELIA FITRIANI

Kementerian Dalam Negeri Bahrain mengumumkan akan menghentikan sementara waktu visa masuk baru untuk warga negara Qatar. Langkah ini diambil sebagai lanjutan dari pemboikotan diplomatik dan perdagangan Saudi yang dipimpin oleh Saudi yang sedang berlangsung melawan kerajaan Teluk Persia yang kaya energi di Qatar.

Kementerian itu, dalam sebuah pernyataan yang dirilis pada hari Selasa (21/8) dan dilakukan di kantor berita negara BNA, mengumumkan bahwa siswa Qatar yang kini belajar di Bahrain serta mereka yang memiliki visa yang sah tidak akan terpengaruh oleh aturan baru.

Pernyataan itu menambahkan bahwa tindakan itu datang sebagai tanggapan terhadap tindakan otoritas Qatar yang tidak bertanggung jawab, yang tidak menghormati hak negara tetangga maupun prinsip hukum internasional.


Untuk diketahui bahwa Arab Saudi, Uni Emirat Arab, Bahrain dan Mesir semua memutus hubungan diplomatik dengan Qatar pada 5 Juni tahun lalu, setelah secara resmi menuduhnya telah mensponsori terorisme.

Kementerian Luar Negeri Qatar kemudian mengumumkan bahwa keputusan untuk memutuskan hubungan diplomatik tidak dapat dibenarkan dan didasarkan pada klaim dan asumsi yang salah.

Pada tanggal 9 Juni 2017, Qatar dengan keras menolak tuduhan mendukung terorisme setelah rezim Saudi dan sekutu-sekutunya memasukkan puluhan orang dan entitas yang terkait dengan Doha. [mel]

Populer

Harta Friderica Widyasari Pejabat Pengganti Ketua OJK Ditanding Suami Ibarat Langit dan Bumi

Senin, 02 Februari 2026 | 13:47

Direktur P2 Ditjen Bea Cukai Rizal Bantah Ada Setoran ke Atasan

Jumat, 06 Februari 2026 | 03:49

KPK: Warganet Berperan Ungkap Dugaan Pelesiran Ridwan Kamil di LN

Kamis, 05 Februari 2026 | 08:34

Nasabah Laporkan Perusahaan Asuransi ke OJK

Kamis, 05 Februari 2026 | 16:40

Lima Orang dari Blueray Cargo Ditangkap saat OTT Pejabat Bea Cukai

Kamis, 05 Februari 2026 | 15:41

Koordinator KKN UGM Tak Kenal Jokowi

Rabu, 04 Februari 2026 | 08:36

Eks Relawan: Jokowi Manusia Nggedabrus

Minggu, 01 Februari 2026 | 03:33

UPDATE

Presiden Prabowo Disarankan Tak Gandeng Gibran di Pilpres 2029

Rabu, 11 Februari 2026 | 13:52

Prabowo Ajak Taipan Bersatu dalam Semangat Indonesia Incorporated

Rabu, 11 Februari 2026 | 13:51

KPK Siap Hadapi Gugatan Praperadilan Mantan Menag Yaqut Cholil

Rabu, 11 Februari 2026 | 13:44

Perluasan Transjabodetabek ke Soetta Harus Berbasis Integrasi

Rabu, 11 Februari 2026 | 13:38

Persoalan Utama Polri Bukan Kelembagaan, tapi Perilaku dan Moral Aparat

Rabu, 11 Februari 2026 | 13:18

Pemerintah Disarankan Pertimbangkan Ulang Pengiriman Prajurit TNI ke Gaza

Rabu, 11 Februari 2026 | 13:00

Menkop Ajak Polri Ikut Sukseskan Kopdes Merah Putih

Rabu, 11 Februari 2026 | 12:01

Iran Sebut AS Tak Layak Pimpin Inisiatif Perdamaian Gaza

Rabu, 11 Februari 2026 | 11:53

MUI Tegaskan Tak Pernah Ajukan Permintaan Gedung ke Pemerintah

Rabu, 11 Februari 2026 | 11:43

Menkes Akui Belum Tahu Batas Penghasilan Desil Penerima BPJS

Rabu, 11 Februari 2026 | 11:32

Selengkapnya