Berita

Foto: CAJ

Dunia

Konfederasi Jurnalis ASEAN Satu Suara Lawan Berita Palsu

RABU, 22 AGUSTUS 2018 | 12:04 WIB | LAPORAN: AMELIA FITRIANI

Berita palsu saat ini merupakan tantangan global yang harus dihadapi. Karena itulah perwakilan media dri negara-negara ASEAN yang tergabung dalam Konfederasi Jurnalis ASEAN (CAJ) satu suara menggaungkan upaya melawan berita palsu dalam forum "Bagaimana ASEAN Harus Melawan Berita Palsu" di Bangkok awal pekan ini (Senin, 21/8).

Mereka setuju bahwa wartawan dan organisasi media di wilayah ini juga harus bergandengan tangan untuk berbagi pengalaman dan praktik terbaik mereka dalam mengatasi apa yang mereka sebut sebagai momok berita palsu yang telah menciptakan kekacauan, perasaan permusuhan dan bahkan kekerasan di banyak masyarakat.

Dalam presentasi mereka di forum, masing-masing perwakilan media menguraikan bagaimana berita palsu dan disinformasi mempengaruhi setiap lapisan masyarakat mereka.


Di Singapura, orang-orang telah ditipu oleh informasi palsu tentang makanan dan kesehatan, dan dalam kasus yang lebih serius banyak yang tertipu oleh penyebaran berita palsu yang sistematis. Di Vietnam dan beberapa negara ASEAN lainnya, kebingungan dan kekacauan disebabkan oleh foto-foto dokter dan kebohongan.

Dan di negara-negara di mana sudah ada kesenjangan politik yang serius atau konflik keagamaan seperti Indonesia dan Kamboja, berita palsu selalu berpotensi memicu konfrontasi dengan konsekuensi serius. Dan lebih sering daripada tidak, berita palsu juga digembar-gemborkan oleh kelompok-kelompok kepentingan untuk menghilangkan ketertarikan mereka. Apa yang terjadi dalam film ini adalah pengingat bahwa pemerintah atau lembaga negara yang bertekad mencetak keuntungan politik juga bisa menjadi sumber berita palsu, sama seperti orang-orang dengan pikiran jahat

Sementara proliferasi berita palsu dapat terus berlanjut di negara-negara ini, ada kesadaran yang lebih tinggi di antara orang-orang, terutama mereka di media, organisasi sipil dan lembaga negara tentang perlunya upaya bersama untuk mendidik masyarakat mereka tentang bahayanya. Banyak yang telah meluncurkan kampanye sadar online dan memperkenalkan pelatihan dan kurikulum sekolah untuk mempromosikan literasi digital. [mel]

Populer

Pensiunan ASN Bakal Terima Uang Pensiun Langsung dari Kas Negara pada 2027

Sabtu, 10 Oktober 2026 | 16:07

Siaga 98 Desak DPR Kaji Putusan MK Terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 09:41

Parpol seperti Kompak Menolak Bela Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:35

Purnawirawan TNI Bersikap Kenegarawanan soal Putusan MK terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:50

Firli Bahuri Sandang Gelar Doktor Hukum, Raih Gelar Summa Cumlaude

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 16:33

Pengusaha Keberatan Masa Kerja Karyawan Kontrak Dipangkas jadi Empat Tahun

Kamis, 08 Oktober 2026 | 18:20

Gaji 26 Wantimpres Prabowo Tembus Rp1,9 Miliar Tiap Bulan, Belum Termasuk Fasilitas

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 19:06

UPDATE

Bursa Asia Ambruk, Saham Teknologi Berguguran

Selasa, 13 Oktober 2026 | 08:30

Nasdaq Tertekan, Investor Wall Street Waspadai Inflasi AS

Selasa, 13 Oktober 2026 | 08:17

Bidik Pasar Modal, Dua BUMD DKI Konsultasikan Rencana IPO ke OJK

Selasa, 13 Oktober 2026 | 08:06

Delta Tunda Penerbangan ke Arab Saudi Usai Serangan Riyadh hingga 2027

Selasa, 13 Oktober 2026 | 07:46

Logam Mulia Tertekan Dolar Jelang Rilis Inflasi Amerika Serikat

Selasa, 13 Oktober 2026 | 07:29

Pasar Eropa Hijau Didorong Saham Perbankan

Selasa, 13 Oktober 2026 | 07:13

Drone Seeder Solusi Reklamasi Lahan Pascatambang, SOP Masih Digodok

Selasa, 13 Oktober 2026 | 06:56

Republik Konoha dan Krisis Ketiga

Selasa, 13 Oktober 2026 | 06:23

Olahan Sagu Inovasi TEP IPB University Ramaikan Festival Kali Maro IV Merauke

Selasa, 13 Oktober 2026 | 05:57

Ijazah bagi Kekuasaan

Selasa, 13 Oktober 2026 | 05:27

Selengkapnya