Berita

Serangan di Chechnya/BBC

Dunia

ISIS Klaim Serang Petugas Keamanan Chechnya

SELASA, 21 AGUSTUS 2018 | 14:18 WIB | LAPORAN: AMELIA FITRIANI

Serangkaian serangan terkoordinasi terhadap pasukan keamanan melanda republik otonom Chechnya yang bergejolak awal pekan ini.

Pihak berwenang mengklaim telah menewaskan sedikitnya lima orang penyerang, semuanya masih masuk kategori di bawah umur.

Kelompok militan ISIS mengklaim tanggungjawab atas serentetan kekerasan tersebut.


"Pejuang dari Negara Islam (ISIS) menyerang polisi dan elemen Chechnya di Grozny dan Shali di Mesker-Yurt," begitu keterangan yang dirili media yang berafiliasi dengan ISIS, Amaq (Selasa, 21/8).

Menteri Informasi pemerintah daerah Dzhambulat Umarovmengatakan bahwa para penyerang berusia antara 11 dan 16 tahun. Dia mengatakan bahwa ISIS semakin berfokus pada para remaja dalam upaya untuk merekrut pendukung.

Sementara itu Presiden Chechnya Amzan Kadyrov di akun sosial medianya, Telegram mengatakan bahwa salah satu serangan itu ada kasus di mana seorang pembom bunuh diri meledakkan bomnya di Mesker-Yurt, di pinggiran Grozny. Serangan itu melukai beberapa polisi, tetapi penyerang selamat dan dibawa ke rumah sakit.

Kadyrov mengatakan bahwa propaganda ekstrimis yang membingungkan para pemud adalah penyebab serangan itu. Dia menyayangkan adanya serangan semacam itu sata umat Islam di seluruh dunia tengah bersiap merayakan Hari Raya Idul Adha. [mel]

Populer

Harta Friderica Widyasari Pejabat Pengganti Ketua OJK Ditanding Suami Ibarat Langit dan Bumi

Senin, 02 Februari 2026 | 13:47

Direktur P2 Ditjen Bea Cukai Rizal Bantah Ada Setoran ke Atasan

Jumat, 06 Februari 2026 | 03:49

KPK: Warganet Berperan Ungkap Dugaan Pelesiran Ridwan Kamil di LN

Kamis, 05 Februari 2026 | 08:34

Nasabah Laporkan Perusahaan Asuransi ke OJK

Kamis, 05 Februari 2026 | 16:40

Lima Orang dari Blueray Cargo Ditangkap saat OTT Pejabat Bea Cukai

Kamis, 05 Februari 2026 | 15:41

Koordinator KKN UGM Tak Kenal Jokowi

Rabu, 04 Februari 2026 | 08:36

Eks Relawan: Jokowi Manusia Nggedabrus

Minggu, 01 Februari 2026 | 03:33

UPDATE

Presiden Prabowo Disarankan Tak Gandeng Gibran di Pilpres 2029

Rabu, 11 Februari 2026 | 13:52

Prabowo Ajak Taipan Bersatu dalam Semangat Indonesia Incorporated

Rabu, 11 Februari 2026 | 13:51

KPK Siap Hadapi Gugatan Praperadilan Mantan Menag Yaqut Cholil

Rabu, 11 Februari 2026 | 13:44

Perluasan Transjabodetabek ke Soetta Harus Berbasis Integrasi

Rabu, 11 Februari 2026 | 13:38

Persoalan Utama Polri Bukan Kelembagaan, tapi Perilaku dan Moral Aparat

Rabu, 11 Februari 2026 | 13:18

Pemerintah Disarankan Pertimbangkan Ulang Pengiriman Prajurit TNI ke Gaza

Rabu, 11 Februari 2026 | 13:00

Menkop Ajak Polri Ikut Sukseskan Kopdes Merah Putih

Rabu, 11 Februari 2026 | 12:01

Iran Sebut AS Tak Layak Pimpin Inisiatif Perdamaian Gaza

Rabu, 11 Februari 2026 | 11:53

MUI Tegaskan Tak Pernah Ajukan Permintaan Gedung ke Pemerintah

Rabu, 11 Februari 2026 | 11:43

Menkes Akui Belum Tahu Batas Penghasilan Desil Penerima BPJS

Rabu, 11 Februari 2026 | 11:32

Selengkapnya