Berita

Ilustrasi/Press TV

Dunia

Ayatullah Khamenei: Haji Jadi Momen Pemersatu Umat Muslim

SELASA, 21 AGUSTUS 2018 | 11:47 WIB | LAPORAN: AMELIA FITRIANI

Pemimpin Revolusi Islam Ayatullah Sayyid Ali Khamenei mengatakan kebijakan Amerika Serikat adalah untuk memicu perang di kalangan umat Islam. Karena itulah, dia mendesak persatuan umat Islam dunia.

“Lihatlah perilaku Amerika Serikat yang arogan dan kriminal hari ini. Kebijakan utamanya menentang Islam dan Muslim adalah dengan memicu perang. Keinginan dan upaya kerasnya adalah bahwa Muslim saling membantai," kata Khamenei dalam pesannya jelang puncak ibadah Haji.

Dia menambahkan bahwa kebijakan Amerika Serikat adalah untuk mengobarkan api dari hasutan.


“Muslim harus sadar dan membatalkan kebijakan ini. Haji menyiapkan dasar untuk kesadaran ini, dan ini mewakili filosofi penolakan orang-orang kafir dan kekuatan arogan selama Haji," sambungnya seperti dimuat Press TV.

Dia menambahkan bahwa Haji adalah momen penting untuk meyakinkan solidaritas dan persatuan antar sesama umat Muslim.

"Dan ini adalah kebalikan dari apa yang musuh-musuh Islam inginkan, mereka yang selalu menghasut, dan terutama sekarang menghasut, umat Islam untuk saling berhadapan," tambahnya.

"Kesatuan waktu dan tempat ini adalah salah satu rahasia utama Haji," tutupnya. [mel]

Populer

KPK Bakal Dalami Data Intelijen soal Dugaan Suap ke Purbaya dan Anggota Komisi XI DPR

Kamis, 27 Agustus 2026 | 02:24

KPK OTT Rektor Unsoed Prof Akhmad Sodiq

Jumat, 21 Agustus 2026 | 08:01

Dakwaan Lemah, Perkara Chromebook Murni Rekayasa

Kamis, 27 Agustus 2026 | 14:31

Profil Akhmad Sodiq, Rektor Unsoed yang Terjaring OTT KPK

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 09:02

Tidak Benar Menag Nasaruddin Umar Mundur

Rabu, 26 Agustus 2026 | 18:06

KPK Sebut Iptu Dias Tak Bisa Dijerat Dewas, Penanganan Etik Diserahkan ke Polri

Senin, 24 Agustus 2026 | 11:47

Belasan Teman Jokowi Bagusnya Batal Jadi Saksi Sidang soal Ijazah

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 03:14

UPDATE

Hadiri Penutupan Muktamar NU, Prabowo Dikalungi Sorban

Senin, 31 Agustus 2026 | 10:17

Muktamar ke-35 NU: LAZISNU Bagikan Santunan Yatim dan Kacamata Gratis untuk Guru Ngaji

Senin, 31 Agustus 2026 | 10:13

Tim Formatur PBNU Diberi Waktu Sebulan Susun Kepengurusan

Senin, 31 Agustus 2026 | 10:07

Rupiah Lesu ke Rp17.754 per Dolar AS di Awal Pekan, Pasar Wait and See

Senin, 31 Agustus 2026 | 09:57

Harga Emas Dunia Stabil Usai Anjlok Akibat Sinyal Suku Bunga The Fed

Senin, 31 Agustus 2026 | 09:43

IHSG Pagi Tertekan, Tiga Saham Malah Melompat

Senin, 31 Agustus 2026 | 09:28

Muslim Arbi Soroti Amandemen UUD 1945 dan Maraknya Politik Dinasti

Senin, 31 Agustus 2026 | 09:14

Emas Antam Mandek di Rp2,6 Juta per Gram

Senin, 31 Agustus 2026 | 08:56

Kapolri Mutasi Sejumlah Pejabat Strategis, Dua Kapolda Berganti

Senin, 31 Agustus 2026 | 08:53

Bursa Asia Tertekan, Kospi Anjlok Lebih dari 3 Persen

Senin, 31 Agustus 2026 | 08:38

Selengkapnya