Berita

Olahraga

Jepang Dipermalukan Ulah Mesum Empat Atlet Basketnya

Langsung Dipulangkan
SENIN, 20 AGUSTUS 2018 | 17:41 WIB | LAPORAN:

Karena tertangkap basah menyewa pekerja seks komersial, kontingen Jepang memulangkan empat atlet basket mereka.

Mereka yang dipulangkan adalah Yuya Nagayoshi, Takuya Hashimoto, Takuma Sato, dan Keita Imamura.

"Saya merasa malu. Kami meminta maaf sebesar-besarnya dan akan membimbing atlet kami mulai sekarang," demikian pernyataan chef de mission kontingen Jepang, Yasuhiro Yamashita, dikutip dari AFP, Senin (20/8).


Para atlet basket Jepang tersebut keluar dari Wisma Atlet pada Kamis malam (16/8). Setelah makan malam, mereka menginap di hotel bersama pekerja seks komersil (PSK).

Lebih ironisnya, empat atlet tersebut melakukan semua aktivitas ilegal itu dengan memakai atribut Timnas Jepang.

Kepala Tim Basket Jepang, Yuko Mitsuya, meminta maaf kepada publik Jepang atas perbuatan anak-anak didiknya itu. Ia berjanji menghukum mereka.

"Dengan kerendahan hati, saya meminta maaf pada publik Jepang, JOC (komite olimpiade Jepang), dan semua orang. Kami akan memutuskan hukuman yang pantas ke empat pemain setelah kami mendapat semua fakta. Kami harus bekerja lebih keras untuk memastikan skandal ini tidak terjadi lagi," ujar Yuko Mitsuya.

Hal ini bukan kali pertama kontingen Jepang dibuat malu oleh atletnya. Pada Asian Games 2014 di Incheon Korea Selatan, perenang Naoya Tomita juga dipulangkan dari ajang tersebut karena ketahuan mencuri kamera milik seorang jurnalis. [ald]

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

Kehadiran Anies di Cikeas Jadi Masalah Serius

Jumat, 27 Maret 2026 | 02:08

Mengapa Kapal Pertamina Tidak Bisa Lewat Selat Hormuz?

Sabtu, 28 Maret 2026 | 02:59

UPDATE

Konsep Pasar Modern Tak Harus Identik Bangunan Mewah

Selasa, 07 April 2026 | 04:15

Jangan cuma Israel, Preman Kampung di Purwakarta Juga Wajib Dikutuk

Selasa, 07 April 2026 | 04:04

Tukang Ojek Ditembak Penumpang, Motor Dibawa Kabur

Selasa, 07 April 2026 | 03:38

Subsidi BBM Bocor Rp7 Triliun Gegara Kemacetan Jakarta

Selasa, 07 April 2026 | 03:15

KA Bangunkarta Anjlok di Bumiayu, Penumpang Dievakuasi 10 Bus

Selasa, 07 April 2026 | 03:00

Fahira Sodorkan Lima Strategi Pasar Tradisional Jadi Fondasi Jakarta Kota Global

Selasa, 07 April 2026 | 02:25

Waspada Politik Gunting dalam Lipatan di Lingkaran Istana

Selasa, 07 April 2026 | 02:11

Muslim Iran, Berjuanglah untuk Islam

Selasa, 07 April 2026 | 02:07

Viral Mobil Dinas di Kawasan Puncak, Pemprov DKI Minta Maaf

Selasa, 07 April 2026 | 01:36

Seruan Pemakzulan Prabowo Muncul dari Ketakutan Operasi Besar Berantas Korupsi

Selasa, 07 April 2026 | 01:12

Selengkapnya