Berita

Pemakaman korban serangan bus sekolah/Press TV

Dunia

Serangan Bus Sekolah Yaman Gunakan Bom Buatan AS

SENIN, 20 AGUSTUS 2018 | 14:28 WIB | LAPORAN: AMELIA FITRIANI

Serangan bus sekolah yang terjadi di Yaman pekan lalu ternyata menggunakan bom yang diproduksi oleh Amerika Serikat.

Bom tersebut menewaskan 51 orang pada saat itu.

Menurut laporan CNN, raksasa senjata AS Lockheed Martin sebenarnya membuat bom MK 82 berpandu laser yang digunakan dalam serangan minggu lalu.


Jumlah korban tewas melibatkan 40 anak-anak sementara 56 dari 79 orang yang terluka juga anak-anak.

Serangan itu dicap sebagai "operasi militer yang sah," oleh Arab Saudi. Saudi sendiri diketahui terlibat dalam perang yang didukung Amerika Serikat pada negara tetangganya tersebut.

"Saya akan memberitahu Anda bahwa kami membantu mereka merencanakan apa yang kami sebut, jenis penargetan," kata Menteri Pertahanan Amerika Serikat James Mattis.

"Kami tidak melakukan penargetan dinamis untuk mereka," tambahnya seperti dimuat Press TV.

Sementara itu, menurut Proyek Data Yaman, sejak awal tahun ini saja, 55 serangan udara telah diluncurkan terhadap kendaraan sipil dan bus.

Bom Amerika Serikat sendiri telah menyebabkan ratusan korban sipil di negara yang dilanda perang itu.

PBB memperingatkan, rekor 22,2 juta warga Yaman membutuhkan bantuan makanan, termasuk 8,4 juta terancam oleh kelaparan yang parah. [mel]

Populer

KPK Bakal Dalami Data Intelijen soal Dugaan Suap ke Purbaya dan Anggota Komisi XI DPR

Kamis, 27 Agustus 2026 | 02:24

KPK OTT Rektor Unsoed Prof Akhmad Sodiq

Jumat, 21 Agustus 2026 | 08:01

Dakwaan Lemah, Perkara Chromebook Murni Rekayasa

Kamis, 27 Agustus 2026 | 14:31

Profil Akhmad Sodiq, Rektor Unsoed yang Terjaring OTT KPK

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 09:02

Tidak Benar Menag Nasaruddin Umar Mundur

Rabu, 26 Agustus 2026 | 18:06

KPK Sebut Iptu Dias Tak Bisa Dijerat Dewas, Penanganan Etik Diserahkan ke Polri

Senin, 24 Agustus 2026 | 11:47

Belasan Teman Jokowi Bagusnya Batal Jadi Saksi Sidang soal Ijazah

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 03:14

UPDATE

Hadiri Penutupan Muktamar NU, Prabowo Dikalungi Sorban

Senin, 31 Agustus 2026 | 10:17

Muktamar ke-35 NU: LAZISNU Bagikan Santunan Yatim dan Kacamata Gratis untuk Guru Ngaji

Senin, 31 Agustus 2026 | 10:13

Tim Formatur PBNU Diberi Waktu Sebulan Susun Kepengurusan

Senin, 31 Agustus 2026 | 10:07

Rupiah Lesu ke Rp17.754 per Dolar AS di Awal Pekan, Pasar Wait and See

Senin, 31 Agustus 2026 | 09:57

Harga Emas Dunia Stabil Usai Anjlok Akibat Sinyal Suku Bunga The Fed

Senin, 31 Agustus 2026 | 09:43

IHSG Pagi Tertekan, Tiga Saham Malah Melompat

Senin, 31 Agustus 2026 | 09:28

Muslim Arbi Soroti Amandemen UUD 1945 dan Maraknya Politik Dinasti

Senin, 31 Agustus 2026 | 09:14

Emas Antam Mandek di Rp2,6 Juta per Gram

Senin, 31 Agustus 2026 | 08:56

Kapolri Mutasi Sejumlah Pejabat Strategis, Dua Kapolda Berganti

Senin, 31 Agustus 2026 | 08:53

Bursa Asia Tertekan, Kospi Anjlok Lebih dari 3 Persen

Senin, 31 Agustus 2026 | 08:38

Selengkapnya