Berita

Ashraf Ghani/Al Jazeera

Dunia

Ghani Kunjungi Kota Ghazni Pasca Serangan Berdarah Taliban

SABTU, 18 AGUSTUS 2018 | 10:37 WIB | LAPORAN: AMELIA FITRIANI

Presiden Afghanistan Ashraf Ghani mengunjungi kota Ghazni di selatan tenggara, seminggu setelah Taliban melancarkan serangan dan menyusup ke dalam ibu kota provinsi jelang akhir pekan ini.

Pertempuran lima hari dengan Taliban di Ghazni telah menewaskan sedikitnya 100 anggota pasukan keamanan Afghanistan dan 35 warga sipil sebelum akhirnya situsi berhasil dikendalikan.

Namun demikian laporan PBB menyebutkan bahwa jumlah yang tidak dapat diverifikasi menempatkan angka lebih dari 200 jiwa.


Ghani bertemu pejabat pada hari Jumat di Ghazni, sebuah kota di Afghanistan tengah di jalan raya utama yang menghubungkan ibukota, Kabul, dengan selatan, untuk menilai keamanan. Dia juga bertemu keluarga korban.

Dalam sebuah pidato, Ghani mengatakan keamanan yang lebih besar diperlukan di sekitar ibukota kabupaten, serta ibukota provinsi, dan mempertanyakan kekuatan parit pertahanan yang digali di sekitar daerah rawan.

"Saya di sini untuk membantu semua orang yang menderita kerugian, saya berkomitmen untuk membangun kota dan juga melakukan segalanya untuk melindungi Ghazni," kata Ghani.

"Tentara kami bertempur dengan gagah berani dan kami berkomitmen untuk membawa perdamaian," tambahnya seperti dimuat Al Jazeera. [mel]

Populer

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Giliran Sekda Kota Madiun Dipanggil KPK dalam Kasus Pemerasan Maidi

Senin, 13 April 2026 | 14:18

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

Jaksa Watch Lapor KPK, Ada Dugaan Penyalahgunaan Aset Sitaan Korupsi

Jumat, 17 April 2026 | 17:46

Eksepsi Mardiono terkait Gugatan Muktamar PPP Ditolak PN Jakpus

Kamis, 16 April 2026 | 18:10

GAMKI: Ceramah Jusuf Kalla Menyakiti Umat Kristen

Senin, 13 April 2026 | 08:21

Camat hingga Dirut PDAM Kota Madiun Digarap KPK

Kamis, 16 April 2026 | 13:50

UPDATE

Skandal Hibah Daerah, KPK: Rp83 Triliun Rawan Bancakan

Senin, 20 April 2026 | 12:16

Spirit KAA 1955 Bukan Nostalgia tapi Agenda Ekonomi Global Selatan

Senin, 20 April 2026 | 12:05

Keresahan JK soal Ijazah Jokowi Mewakili Rakyat Indonesia

Senin, 20 April 2026 | 12:01

Lusa, Kloter Pertama Jemaah Haji RI Mendarat di Madinah

Senin, 20 April 2026 | 11:55

Harris Bongkar Peran Netanyahu di Balik Keputusan Perang Trump

Senin, 20 April 2026 | 11:43

Emas Antam Merosot, Ini Harga Terbarunya

Senin, 20 April 2026 | 11:27

Amanah Gandeng Kampus dan Pemda Bangun Ekosistem Pemuda

Senin, 20 April 2026 | 11:25

Tangkapan Ikan Sapu-Sapu di Jakarta Tembus 6,98 Ton

Senin, 20 April 2026 | 11:06

Wapres AS Kembali Pimpin Delegasi ke Islamabad untuk Negosiasi Iran

Senin, 20 April 2026 | 10:55

Iran Akui Kapalnya Dibajak AS, Ancam Serangan Balasan

Senin, 20 April 2026 | 10:34

Selengkapnya