Berita

Keju berusia ribuan tahun/RT

Dunia

Arkeolog Temukan Keju Berusia 3.000 Tahun Di Mesir

SABTU, 18 AGUSTUS 2018 | 08:38 WIB | LAPORAN: AMELIA FITRIANI

Sebuah tim dari Universitas Catania di Italia menemukan keju di makam Ptahmes, yakni walikota Memphis abad ke-13 Sebelum Masehi. Keju ditemukan dibungkus dengan kanvas di dalam botol yang rusak.

Menurut penelitian tim yang diterbitkan dalam jurnal Analytical Chemistry, temuan ini bisa menjadi keju paling kuno yang pernah ditemukan,

"Para arkeolog menduga itu adalah jenis makanan yang tersisa untuk pemilik makam dan mereka memutuskan untuk meminta analisis kimia," kata penulis utama Enrico Greco, seorang pemimpin di bidang baru penemuan makanan kuno yang dikenal sebagai ‘archaeofood.’


Orang Mesir kuno mungkin menghindari serangan penyakit yang berpotensi mengancam jiwa dengan tidak mengonsumsi keju, setelah para peneliti menemukan spesimen tersebut berisi tanda-tanda bakteri yang diketahui menyebabkan brucellosis, penyakit mematikan yang menyebar dari hewan ke manusia melalui susu yang tidak dipasteurisasi.

Makam pejabat kota Memphis ditemukan terdapat mural yang menampilkan berbagai adegan barter yang menampilkan keju, produk yang memiliki penggunaan obat pada zaman kuno. Selain itu juga dianggap bahwa keju dimasukkan dalam pesta-pesta yang dikuburkan bersama orang Mesir yang kaya.

"Sampai sekarang, kami tidak yakin apakah itu benar-benar bagian dari kehidupan sehari-hari orang Mesir kuno," kata Greco.

"Kami tidak memiliki banyak informasi tentang apa rasanya, kami tahu itu dibuat kebanyakan dari susu domba dan kambing, tetapi bagi saya sangat sulit membayangkan rasa khusus," tambahnya seperti dimuat Russia Today. [mel]

Populer

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Giliran Sekda Kota Madiun Dipanggil KPK dalam Kasus Pemerasan Maidi

Senin, 13 April 2026 | 14:18

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

Jaksa Watch Lapor KPK, Ada Dugaan Penyalahgunaan Aset Sitaan Korupsi

Jumat, 17 April 2026 | 17:46

Eksepsi Mardiono terkait Gugatan Muktamar PPP Ditolak PN Jakpus

Kamis, 16 April 2026 | 18:10

GAMKI: Ceramah Jusuf Kalla Menyakiti Umat Kristen

Senin, 13 April 2026 | 08:21

Camat hingga Dirut PDAM Kota Madiun Digarap KPK

Kamis, 16 April 2026 | 13:50

UPDATE

Skandal Hibah Daerah, KPK: Rp83 Triliun Rawan Bancakan

Senin, 20 April 2026 | 12:16

Spirit KAA 1955 Bukan Nostalgia tapi Agenda Ekonomi Global Selatan

Senin, 20 April 2026 | 12:05

Keresahan JK soal Ijazah Jokowi Mewakili Rakyat Indonesia

Senin, 20 April 2026 | 12:01

Lusa, Kloter Pertama Jemaah Haji RI Mendarat di Madinah

Senin, 20 April 2026 | 11:55

Harris Bongkar Peran Netanyahu di Balik Keputusan Perang Trump

Senin, 20 April 2026 | 11:43

Emas Antam Merosot, Ini Harga Terbarunya

Senin, 20 April 2026 | 11:27

Amanah Gandeng Kampus dan Pemda Bangun Ekosistem Pemuda

Senin, 20 April 2026 | 11:25

Tangkapan Ikan Sapu-Sapu di Jakarta Tembus 6,98 Ton

Senin, 20 April 2026 | 11:06

Wapres AS Kembali Pimpin Delegasi ke Islamabad untuk Negosiasi Iran

Senin, 20 April 2026 | 10:55

Iran Akui Kapalnya Dibajak AS, Ancam Serangan Balasan

Senin, 20 April 2026 | 10:34

Selengkapnya