Berita

Imran Khan/BBC

Dunia

Eks Bintang Kriket Jadi PM Baru Pakistan

SABTU, 18 AGUSTUS 2018 | 05:35 WIB | LAPORAN: AMELIA FITRIANI

Bekas bintang kriket Imran Khan dipastikan terpilih sebagai perdana menteri Pakistan dalam pemungutan suara di Majelis Nasional negara itu.

Partai PTI yang mengusungnya berhasil memenangkan kursi terbanyak dalam pemilihan bulan Juli kemarin. PTI menyiapkan Khan untuk menjadi Pedana Menteri Pakistan dengan bantuan partai kecil. Ini adalah kali pertama setelah lebih dari dua dekade partai itu memasuki dunia politik.

Dia akan dilantik sebagai Perdana Menteri Pakistan yang baru akhir pekan ini.


Khan yang kini berusia 65 tahun akan mewarisi negara dengan krisis ekonomi yang memuncak dan dia telah bersumpah untuk menciptakan "Pakistan baru".

Bintang olahraga yang karismatik itu diketahui pernah menjadi kapten Pakistan untuk meraih kemenangan Piala Dunia 1992. Dua telah lama melepaskan citra playboy selebritasnya dan sekarang menjadikan dirinya sebagai seorang reformis anti-kemiskinan yang saleh, populis, dan anti-kemiskinan.

Dia maju sebagai calon perdana menteri dan mengusung platform anti-korupsi yang berjanji untuk meningkatkan kehidupan orang miskin di negara itu dengan kesejahteraan Islam.

Dalam pemilihan Jumat, Khan didukung oleh 176 anggota. Lawannya, Presiden Liga Muslim Pakistan-Nawaz (PML-N) Shahbaz Sharif, menerima 96 suara.

Berbicara setelah hasil resmi diumumkan, dia bersumpah untuk membawa perubahan bagi bansa

Dia menjanjikan akuntabilitas ketat bagi mereka yang telah "menjarah negeri ini".

"Saya tidak naik di bahu seorang diktator. Saya mencapai tempat ini setelah berjuang selama 22 tahun," jelasnya seperti dimuat BBC. [mel]

Populer

Jaksa Belum Yakin Hasil Forensik Ijazah Jokowi

Rabu, 06 Mei 2026 | 18:31

Indonesia Menuju Gelap

Minggu, 03 Mei 2026 | 06:50

Abu Janda Cs Jangan Sampai Lolos

Minggu, 10 Mei 2026 | 02:00

Sikap Dudung Pasang Badan Bela Seskab Teddy Berlebihan

Rabu, 06 Mei 2026 | 03:39

Wali Murid Sekolah Islam Terpadu di Tangerang Korban Investasi Bodong Lapor Polisi

Minggu, 10 Mei 2026 | 02:13

Nama Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terseret di Dakwaan Bos Blueray Cargo

Rabu, 06 Mei 2026 | 17:16

PSI Ketar-ketir Lawan Jusuf Kalla

Jumat, 08 Mei 2026 | 06:47

UPDATE

Aplikasi Digital Berbasis White Label Dukung Operasional KDKMP

Kamis, 14 Mei 2026 | 05:59

Wamenaker Fasilitasi Penyelesaian Perselisihan Hubungan Industrial di Multistrada

Kamis, 14 Mei 2026 | 05:43

DPD Dorong Kemenko Polkam Lahirkan Peta Jalan Keamanan Papua

Kamis, 14 Mei 2026 | 05:28

Mengoptimalkan Potensi Blue Ocean Economy

Kamis, 14 Mei 2026 | 04:53

Wagub Lampung Minta Gapembi Kawal Pemenuhan Standar MBG

Kamis, 14 Mei 2026 | 04:35

Analis Geopolitik: Tiongkok Berpotensi sebagai Global Stabilizer

Kamis, 14 Mei 2026 | 04:23

Prabowo dan Tumpukan Uang

Kamis, 14 Mei 2026 | 03:58

ANTAM Tetap Fokus Jaga Fundamental Bisnis di Tengah Dinamika Global

Kamis, 14 Mei 2026 | 03:46

Sukseskan Program Nuklir, PKS Dorong Pembentukan Kembali BATAN

Kamis, 14 Mei 2026 | 03:23

Paradigma Baru Biaya Logistik

Kamis, 14 Mei 2026 | 02:59

Selengkapnya