Berita

Ramond Donny Adam/Ist

Politik

Caleg PDIP Ini Terharu Presiden Jokowi Kenakan Pakaian Adat Aceh

JUMAT, 17 AGUSTUS 2018 | 19:59 WIB | LAPORAN: RUSLAN TAMBAK

Penampilan Presiden Joko Widodo yang mengenakan pakaian adat Aceh saat memimpin upacara HUT Kemerdekaan ke-73 RI, membuat banyak warga asal Serambi Mekkah terharu. Tidak terkecuali Ramond Donny Adam, caleg DPR dari PDI Perjuangan untuk Dapil Aceh I.

"Bergetar. Itulah yang saya rasakan ketika melihat Presiden Jokowi menggunakan pakaian adat daerah Aceh, yang merupakan tanah kelahiran ibu saya," ujar Donny yang kebetulan hadir dalam upacara yang digelar di Istana Negara, Jakarta, Jumat (17/8).

Menurut Donny, Presiden Jokowi memang menaruh perhatian lebih kepada wilayah-wilayah di luar Jawa termasuk Aceh.


"Ingat ketika bulan Juli setahun setelah memimpin negara ini, Presiden Jokowi merayakan Idul Fitri di Aceh. Menurut saya, Ini hal yang sangat luar biasa. Sebab selama berdirinya negara ini, Jokowi satu-satunya presiden yang melakukan hal tersebut," paparnya.

Perhatian Presiden Jokowi kepada Bumi Serambi Mekah juga tampak dari diudangnya Nyak Sandang, tokoh masyarakat Aceh, ke Istana Negara pada Maret lalu. Nyak Sandang adalah salah satu warga negara yang ikut menyumbangkan harta kekayaannya kepada pemerintah Indonesia agar bisa membeli pesawat terbang pertama.

Donny juga mengkritik balik mereka yang menganggap perhatian Presiden Jokowi kepada rakyat Aceh hanyalah sebagai pencitraan.

"Buat apa seorang Presiden Jokowi cari muka kepada masyarakat Aceh yang jumlah pemilihnya cuma sekitar 3,5 juta tersebut. Toh kalau tujuannya pencitraan, lebih baik pakai baju adat daerah yang pemilihnya belasan juta," kata mantan Disc Jockey (DJ) di Jakarta ini.

Donny meyakini, jika Allah mengizinkan Presiden Jokowi melanjutkan pemerintahan pada periode berikutnya, pembangunan di Aceh tidak kalah hebat dengan provinsi-provinsi lainnya.

"Di hari ulang tahun kemerdekaan Republik Indonesia ini, marilah kita isi dengan semangat juang serta keikhlasan menjaga NKRI. Tanpa mengenal perbedaan suku ras dan agama seperti yang dilakukan Presiden kita Bapak Jokowi," ucapnya. [fiq]

Populer

Bayang-Bayang LDII

Rabu, 08 April 2026 | 05:43

Giliran Sekda Kota Madiun Dipanggil KPK dalam Kasus Pemerasan Maidi

Senin, 13 April 2026 | 14:18

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Karyawan dan Konsultan Pajak Hasnur Group Dipanggil KPK Terkait Kasus Restitusi Pajak

Kamis, 09 April 2026 | 12:18

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

GAMKI: Ceramah Jusuf Kalla Menyakiti Umat Kristen

Senin, 13 April 2026 | 08:21

Eksepsi Mardiono terkait Gugatan Muktamar PPP Ditolak PN Jakpus

Kamis, 16 April 2026 | 18:10

UPDATE

Sekolah Rakyat Jadi Senjata Putus Rantai Kemiskinan

Sabtu, 18 April 2026 | 20:05

Megawati: Lemhannas Bukan Lembaga Pencetak Sertifikat

Sabtu, 18 April 2026 | 19:36

Bahaya Judi Online, Hadir Seperti Permainan dengan Keuntungan

Sabtu, 18 April 2026 | 19:09

Sidak Gudang Bulog, Prabowo Cek Langsung Stok Beras di Magelang

Sabtu, 18 April 2026 | 18:52

Megawati Minta Hak Veto PBB Dihapus, Pancasila Masuk Piagam Dunia

Sabtu, 18 April 2026 | 18:27

Perempuan Bangsa Gelar Aksi Nyata Tanam Pohon untuk Jaga Lingkungan

Sabtu, 18 April 2026 | 17:43

Perjuangan Fraksi PKB untuk Pesantren Berbuah Penghargaan

Sabtu, 18 April 2026 | 17:10

PDIP: Jangan Sampai Indonesia Dianggap Proksi Kekuatan Global

Sabtu, 18 April 2026 | 16:37

wondr Kemala Run 2026, Peserta Berlari Sambil Berbagi

Sabtu, 18 April 2026 | 16:21

Menggugat Algoritma, Pentingnya Lampaui Dogmatisme Hukum Klasik

Sabtu, 18 April 2026 | 15:48

Selengkapnya