Berita

Martin Manurung/Net

Politik

Kebijakan Luar Negeri Presiden Jokowi Tingkatkan Wibawa Indonesia

KAMIS, 16 AGUSTUS 2018 | 23:58 WIB | LAPORAN: RUSLAN TAMBAK

. Pidato Kenegaraan Presiden Joko Widodo yang disampaikan hari ini dalam rangka HUT ke-73 RI di Komplek Parlemen, Jakarta memaparkan berbagai kebijakan internasional yang sudah dilakukan oleh pemerintah.

Ketua DPP Partai Nasdem bidang Hubungan Luar Negeri, Martin Manurung mengatakan bahwa berbagai kebijakan pemerintah yang dipaparkan tersebut telah meningkatkan wibawa Indonesia di dunia internasional.

"Tonggak pengakuan dunia internasional di antaranya adalah terpilihnya Indonesia sebagai Anggota Tidak Tetap Dewan Keamanan PBB periode 2019-2020," kata Martin dalam keterangan tertulis, Kamis (16/8).


Selain itu, tambah Martin, diplomasi Indonesia mewujudkan perdamaian dunia juga menunjukkan pengakuan internasional bahwa Indonesia adalah jembatan dari berbagai perbedaan.

"Presiden memberikan contoh akan hal ini dimana Indonesia menjadi tuan rumah pertemuan ulama Indonesia-Afghanistan, Konsultasi Tingkat Tinggi Ulama dan Cendekiawan Muslim Dunia, Indonesia-Afrika Forum," jelas Martin.

Berbagai perkembangan positif lainnya adalah dicabutnya larangan terbang bagi maskapai Indonesia oleh Komisi Eropa.

"Pencabutan larangan itu menunjukkan Eropa telah memercayai manajemen kedirgantaraan kita. Mereka tidak takut lagi akan mismanajemen yang sebelumnya terjadi dan membahayakan keselamatan penerbangan," kata Martin.

Dalam dinamika perdamaian di Timur Tengah, secara khusus pemerintah Indonesia di bawah Presiden Jokowi juga bersikap konsisten akan kemerdekaan Palestina.

"Sikap yang konsisten atas kemerdekaan Palestina ini pasti akan membawa dinamika dan risiko, khususnya terkait posisi politik Amerina Serikat saat ini. Hal ini menjadi tantangan yang harus dihadapi oleh Indonesia," tutup Martin. [rus]

Populer

Bayang-Bayang LDII

Rabu, 08 April 2026 | 05:43

Giliran Sekda Kota Madiun Dipanggil KPK dalam Kasus Pemerasan Maidi

Senin, 13 April 2026 | 14:18

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Karyawan dan Konsultan Pajak Hasnur Group Dipanggil KPK Terkait Kasus Restitusi Pajak

Kamis, 09 April 2026 | 12:18

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

GAMKI: Ceramah Jusuf Kalla Menyakiti Umat Kristen

Senin, 13 April 2026 | 08:21

Eksepsi Mardiono terkait Gugatan Muktamar PPP Ditolak PN Jakpus

Kamis, 16 April 2026 | 18:10

UPDATE

Sekolah Rakyat Jadi Senjata Putus Rantai Kemiskinan

Sabtu, 18 April 2026 | 20:05

Megawati: Lemhannas Bukan Lembaga Pencetak Sertifikat

Sabtu, 18 April 2026 | 19:36

Bahaya Judi Online, Hadir Seperti Permainan dengan Keuntungan

Sabtu, 18 April 2026 | 19:09

Sidak Gudang Bulog, Prabowo Cek Langsung Stok Beras di Magelang

Sabtu, 18 April 2026 | 18:52

Megawati Minta Hak Veto PBB Dihapus, Pancasila Masuk Piagam Dunia

Sabtu, 18 April 2026 | 18:27

Perempuan Bangsa Gelar Aksi Nyata Tanam Pohon untuk Jaga Lingkungan

Sabtu, 18 April 2026 | 17:43

Perjuangan Fraksi PKB untuk Pesantren Berbuah Penghargaan

Sabtu, 18 April 2026 | 17:10

PDIP: Jangan Sampai Indonesia Dianggap Proksi Kekuatan Global

Sabtu, 18 April 2026 | 16:37

wondr Kemala Run 2026, Peserta Berlari Sambil Berbagi

Sabtu, 18 April 2026 | 16:21

Menggugat Algoritma, Pentingnya Lampaui Dogmatisme Hukum Klasik

Sabtu, 18 April 2026 | 15:48

Selengkapnya