Berita

Hun Sen (tengah)/Reuters

Dunia

Partai Berkuasa Kamboja Kantongi Semua Kursi Parlemen

KAMIS, 16 AGUSTUS 2018 | 10:49 WIB | LAPORAN: AMELIA FITRIANI

Partai Rakyat Kamboja (CPP) yang berkuasa di Kamboja berhasil memenangkan seluruh kursi parlemen yang berjumlah 125 kursi dalam pemilihan nasional pada bulan Juli kemarin.

Hal itu diumumkan oleh Komite Pemilu Nasional (NEC) Kamboja pekan ini. Namun pihak oposisi menilai hasil tersebut tidak sah.

Juru bicara NEC Dim Sovannarom mengatakan kepada Reuters bahwa CPP memenangkan semua kursi dan mengambil 4,8 juta dari 6,9 juta suara.


Selain itu, kelompok-kelompok hak asasi manusia mengatakan pemungutan suara pemilu itu tidak bebas atau adil mengingat tidak adanya penantang signifikan bagi Perdana Menteri Hun Sen, yang telah memerintah negara itu selama lebih dari tiga dekade.

Tuduhan itu bukan tanpa alasan, mengingat satu-satunya partai oposisi yang layak, Partai Penyelamatan Nasional Kamboja (CNRP), dibubarkan tahun lalu oleh Mahkamah Agung dan 118 anggotanya dilarang politik selama lima tahun.

Pemimpin CNRP Kem Sokha dipenjara atas tuduhan makar pada bulan September. Dia tetap dalam penahanan pra-sidang.

Bukan hanya itu, Pihak berwenang juga meluncurkan tindakan keras menjelang pemungutan suara yang menargetkan organisasi non-pemerintah, kelompok hak asasi manusia dan media independen.

CPP akhirnya memperebutkan pemungutan suara bersama dengan 19 partai lainnya, yang tidak ada yang sangat kritis terhadap pemerintah.

Menurut NEC, jumlah pemilih adalah 83 persen, naik dari 69,6 persen pada pemilihan sebelumnya pada tahun 2013. [mel]

Populer

Kematian Penjaga Rumah Febrie Harus Diusut Tuntas

Senin, 27 Juli 2026 | 19:53

Jubir IKN Troy Pantouw Sempat Telepon Keluarga Sehari Sebelum Ditemukan Meninggal

Minggu, 26 Juli 2026 | 20:58

Putusan Eksepsi Dokter Tifa Berujung Antiklimaks

Minggu, 02 Agustus 2026 | 05:20

Oknum Brimob Jadi Tersangka, KPK Pastikan Sanksi Pidana hingga Etik Menanti

Jumat, 31 Juli 2026 | 13:44

15 Jeriken Bensin yang Menenggelamkan Jabatan Ayah

Senin, 27 Juli 2026 | 01:03

Dana Nasabah Rp2,58 Miliar Raib, BCA Digugat ke PN Jakpus

Selasa, 28 Juli 2026 | 16:02

KPK Konstruksikan Dugaan Fee Rp3,5 Miliar dari Waskita untuk Eks Ketum HIPMI

Minggu, 02 Agustus 2026 | 14:18

UPDATE

Wall Street Hijau di Tengah Harapan Meredanya Konflik AS-Iran

Selasa, 04 Agustus 2026 | 08:23

Di Balik Sensor Istana: Diksi Nuklir Prabowo dan Bantahan Kilat Teheran

Selasa, 04 Agustus 2026 | 08:10

Pelatih Vietnam Bongkar Rahasia Usai Permalukan Indonesia 3-0

Selasa, 04 Agustus 2026 | 08:04

Tanggapi MK, Menkeu Pastikan Anggaran MBG Tidak Mengganggu APBN

Selasa, 04 Agustus 2026 | 07:47

Menhaj Lantik 6 Pejabat Kemenhaj untuk Perkuat Pelayanan Haji dan Umrah

Selasa, 04 Agustus 2026 | 07:46

Bunga Pinjaman Turun, Bulog Hemat hingga Rp1,07 Triliun per Tahun

Selasa, 04 Agustus 2026 | 07:35

Pasar Logam Mulia Tertekan, Emas Masih Berkutat di 4.000 Dolar AS

Selasa, 04 Agustus 2026 | 07:18

Bursa Eropa Cetak Rekor, DAX 40 Tembus 26.000 Poin

Selasa, 04 Agustus 2026 | 07:07

Sekolah Nasional Terintegrasi: Tantangan Pendidikan dan Implementasi Rekonstruksi

Selasa, 04 Agustus 2026 | 06:46

BGN Anggap Putusan MK Justru Perkuat Program MBG

Selasa, 04 Agustus 2026 | 06:27

Selengkapnya