Berita

Foto/RMOL

Pertahanan

BSSN Gandeng Inggris Tingkatkan Keamanan Siber

SELASA, 14 AGUSTUS 2018 | 13:58 WIB | LAPORAN:

Badan Siber dan Sandi Negara bersama otoritas Inggris menandatangani kerja sama cyber security cooperation, guna melindungi dari serangan siber di Indonesia.

Kepala BSSN Djoko Setiadi mengatakan, kerja sama perlindungan siber sangat penting dilakukan. Di mana, negara-negara lain juga melakukan hal yang sama untuk melindungi dari cyber crime.

"Untuk itu, mereka dengan gencar bukan hanya Inggris saja, dengan Belanda, dengan Australia. Kita semua negara-negara tetangga terhimpun untuk menghadapi bahaya ancaman siber," jelasnya di Kementerian Luar Negeri, Jakarta, Selasa (14/8).


Nota kesepahaman juga dilakukan karena banyaknya situs internet yang diretas oleh oknum-oknum tidak bertanggung jawab.
 
"Apa yang terjadi dalam negeri misalnya Komisi Pemilihan Umum kemarin waktu pilkada serentak misalnya, pemilu yang lalu juga sudah terjadi serangan-serangan. Artinya kan kalau serangan sudah masif," tutur Djoko.

"Bahwa terjadi bukan hanya ratusan tapi jutaan kali serangan di negeri ini. hanya memang kadang-kadang ada yang tahu dan tidak tahu tapi serangan tidak harus kita publikasikan," lanjutnya.

Penandatangan nota kesepahaman tersebut dilakukan Menteri Muda Urusan Asia Pasifik Kemlu Inggris Mark Christopher Field dan Kepala BSSN Djoko Setiadi yang disaksikan langsung Wakil Menlu A.M Fachir. [wah]

Populer

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Kalahkan Hary Tanoe, Jusuf Hamka akan Kembalikan TPI ke Tutut Soeharto

Sabtu, 25 April 2026 | 15:43

Jaksa Watch Lapor KPK, Ada Dugaan Penyalahgunaan Aset Sitaan Korupsi

Jumat, 17 April 2026 | 17:46

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

Kekesalan JK Dipicu Sikap Gibran dan Serangan Termul

Senin, 20 April 2026 | 12:50

Purbaya Kecewa Banyak Pegawai Kemenkeu Tak Jalankan Tugas: Digeser Baru Nangis

Kamis, 23 April 2026 | 01:30

UPDATE

KPK: Capres hingga Kepala Daerah Idealnya Tidak Karbitan

Minggu, 26 April 2026 | 17:35

Victor Orban Angkat Kaki dari Parlemen Hongaria, Fokus Benahi Partai

Minggu, 26 April 2026 | 17:18

Menlu Iran Temui Sultan Oman setelah Mediasi di Pakistan Gagal

Minggu, 26 April 2026 | 16:38

Respons Dedi Mulyadi Disindir "Shut Up KDM"

Minggu, 26 April 2026 | 16:37

PAD Retribusi Sampah Bocor Rp20 Miliar, Baunya di Saku Birokrat?

Minggu, 26 April 2026 | 16:01

Beyond Nostalgia ALJIRO Dorong Alumni Berperan untuk SDM

Minggu, 26 April 2026 | 15:50

Tersangka Penembakan Gala Dinner Wartawan Incar Pejabat Trump

Minggu, 26 April 2026 | 15:50

Comeback Sempurna di Bawah Keteduhan Trembesi

Minggu, 26 April 2026 | 15:42

Dua Laksamana Masuk Bursa Kuat KSAL

Minggu, 26 April 2026 | 15:40

Daycare Lakukan Kekerasan Harus Dicabut Izin dan Pelaku Dipenjara

Minggu, 26 April 2026 | 14:57

Selengkapnya