Berita

Foto/Biro Komunikasi Publik Kementerian PUPR

Advertorial

Menteri Basuki Suntik Motivasi 9 Ribuan Mahasiswa Baru UGM

SENIN, 13 AGUSTUS 2018 | 03:38 WIB | LAPORAN:

Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Basuki Hadimuljono memberikan suntikan motivasi bagi ribuan mahasiswa baru Universitas Gajah Mada.

Ia menyatakan mahasiswa sebagai generasi penerus keberadaan Negara Kesatuan Republik Indonesia hendaknya dapat berkontribusi meningkatkan daya saing Indonesia dalam kancah persaingan global yang semakin ketat.

Oleh karena itu, Basuki berpesan, kepada mahasiswa tidak boleh berpuas diri menjadi pintar, namun juga harus memiliki akhlakul karimah.


"Smart is a must. Tapi tidak cukup anda pandai, tidak cukup anda lulus cumlaude. Anda harus punya akhlakul karimah. Karena tidak ada satupun pekerjaan yang bisa dikerjakan seorang diri. Semua harus dihasilkan dengan _team work_. Keberadaan kalian di dalam tim harus membuat orang nyaman, aman dan bermanfaat bagi tim, bukan sebaliknya," kata Basuki saat acara Penutupan Pelatihan Pembelajar Mahasiswa Baru (PPSMB) UGM, Yogyakarta, kemarin.

Ia menambahkan mahasiswa sejak dini juga harus menanamkan jiwa profesional. Profesionalisme merupakan perpaduan antara kecerdasan dan kejujuran. Insan profesional akan berani menolak hal-hal yang tidak mampu dilakukannya.

"Profesional bukan berarti mengetahui semua hal, melainkan mampu melakukan yang menjadi tanggung jawabnya secara jujur," ujar Basuki.

Lebih lanjut Basuki mengataka  selama masa kuliah, mahasiswa akan menimba ilmu dan pengetahuan yang menjadi bekal kehidupan dalam bersaing di masa depan. Namun disamping ilmu dan pengetahuan, mahasiswa hendaknya bisa belajar mengenai ilmu kehidupan dari interaksi dengan budaya masyarakat sehari-hari.

"Dengan bekal ilmu dan pengetahuan yang kalian dapatkan di Univeritas Gajah Mada ini saya berharap anda akan kuat. Kuat karena anda profesional, kuat karena anda kompeten, sehingga anda kuat dalam menghadapi persaingan. Kalau kalian tidak kuat, tidak keras terhadap diri anda, maka persaingan yang akan keras kepada anda" imbuhnya.

Disamping menjadi insan yang kuat dan berani serta memiliki akhlakul karimah, dikatakan Menteri Basuki mahasiswa juga harus berjiwa seni. Karena dengan seni, mahasiswa akan  berani berinovasi dan berimprovisasi. Tanpa inovasi dan improvisasi anda tidak akan hidup.

"Inovasi dan improvisasi menjadikan manusia memiliki kepedulian pada lingkungan sekelilingnya," ungkap Basuki.

Tidak hanya memotivasi para mahasiswa, Menteri Basuki juga menunjukan jiwa seni-nya dengan mengajak mahasiswa bernyanyi bersama dimana Menteri Basuki sebagai drummer bahkan terjun ke tengah kerumunan mahasiswa yang sangat antusias.

Usai menghadiri acara PPSMB, Basuki menghadiri acara Peluncuran Buku "Geologi untuk Negeri" di Gedung Grha Sabha Pramana Universitas Gajah Mada Yogyakarta.

Basuki merupakan alumni Fakultas Teknik Jurusan Teknik Geologi UGM Angkatan 1973 dan berhasil menamatkan studi S1-nya pada tahun 1979.

Dua buku yang diterbitkan berjudul Perjalanan 59 Tahun Geologi UGM Told dan Untold Story dan buku kedua berjudul Geologi untuk Negeri Solusi Kebijakan Ekstraksi, Mitigasi, dan Konservasi Sumberdaya Geologi.

Basuki sangat mengapresiasi kehadiran buku karya alumni Teknik Geologi UGM angkatan 83.

"Penerbitan buku ini adalah sebuah tindakan berani dan nekad. Saya yakin ini bukan pekerjaan mudah,  merangkum semua pendapat menjadi dua buku yang istimewa ini. Terima kasih dan selamat untuk buku yang di dalamnya juga memaparkan kisah yang sebelumnya belum pernah tersampaikan (untold story) tentang  perjalanan 59 tahun Teknik Geologi UGM," tutup Basuki.

Hadir mendampingi Basuki Rektor UGM Prof. Panut Mulyono, Dirjen Bina Marga Sugiyartanto dan Inspektur Jenderal Widiarto. Sugiyartanto dan Widiarto juga merupakan alumni UGM yang telah berkarya selama kurang lebih 30 tahun di Kementerian PUPR. [***/nes]


Populer

Cara Cek BLT Kesra Oktober 2026 Rp900.000, Lewat Cek Bansos Kemensos

Minggu, 25 Oktober 2026 | 17:52

KPK Dalami Keterlibatan Bobby Nasution dalam Kasus Korupsi Proyek Jalan Sumut

Jumat, 23 Oktober 2026 | 09:19

Transjabodetabek Blok M-Bandung Jadi Cara Pramono Sindir KDM

Sabtu, 24 Oktober 2026 | 23:44

Pencopotan Agus Suparmanto dan Taj Yasin Bukan Keinginan Ketum PPP

Kamis, 29 Oktober 2026 | 11:16

Rencana Insentif MBG Rp1 Triliun Tuai Kritik dari DPR

Kamis, 29 Oktober 2026 | 15:47

Silfester Matutina Diduga Masuk List Saksi Sidang Ijazah Jokowi

Minggu, 25 Oktober 2026 | 04:00

Ketua KPK Bakal Babak Belur Gara-gara Nusron

Senin, 26 Oktober 2026 | 13:02

UPDATE

Digelar di Ambon, Muktamar XIV KAMMI Usung Semangat Ale Rasa, Beta Rasa

Sabtu, 31 Oktober 2026 | 16:29

KPU Perlu Keluarkan Surat Gibran Tidak Memenuhi Syarat Wapres

Sabtu, 31 Oktober 2026 | 16:13

Gumarang Soroti Perubahan Sikap Rocky Gerung Setelah Masuk Lingkaran Istana

Sabtu, 31 Oktober 2026 | 15:48

10 Saham Paling Tertekan saat IHSG Anjlok 7 Persen

Sabtu, 31 Oktober 2026 | 15:16

OJK Serahkan Lagi Hasil Penelusuran Aset DSI, Bareskrim Sudah Sita Rp432 Miliar

Sabtu, 31 Oktober 2026 | 15:04

Eksekusi Suntik Mati Gagal, Christa Pike Akui Alami Trauma dan Rasa Sakit

Sabtu, 31 Oktober 2026 | 14:52

Harga Bitcoin Tertekan Setelah Binance Dibobol Hacker

Sabtu, 31 Oktober 2026 | 14:44

Pendiri Ayam Goreng Suharti Tutup Usia, Merintis Bisnis Sejak 1956

Sabtu, 31 Oktober 2026 | 14:30

Intel Babak Belur, Saham Anjlok 29 Persen

Sabtu, 31 Oktober 2026 | 14:19

Kemlu Dalami Informasi WNI Tewas Saat Dinas Militer di Rusia Lewat KBRI Moskow

Sabtu, 31 Oktober 2026 | 14:05

Selengkapnya