Berita

Yahya Zaini/Net

Politik

Pileg 2019, Golkar Kuatkan Personal Branding Anggota Legislatif

SABTU, 11 AGUSTUS 2018 | 13:48 WIB | LAPORAN: ADE MULYANA

. Partai Golkar mengumpulkan seluruh anggota fraksi DPRD se-Indonesia dalam Workshop Nasional Anggota FPG DPRD di Jakarta 10-12 Agustus 2018. Workshop ini merupakan salah satu upaya Golkar memenangi Pemilu serentak 2019.

"Agenda ini memiliki tujuan utama untuk menyamakan persepsi dan mengatur strategi pemenangan, khususnya bagi anggota fraksi Golkar di tingkat daerah. Mereka penting untuk mendapatkan pembekalan karena mereka ujung tombak kemenangan pada 2019 mendatang," kata Ketua DPP Partai Golkar, Yahya Zaini di Jakarta, Sabtu (10/8).

Menurut Yahya, agenda workshop nasional ini fokus pada marketing politik dan pemenangan Pemilu 2019. "Materi-materi yang disusun menghadirkan profesional yang telah berpengalaman dalam ilmu komunikasi politik dan personal branding," ujarnya.


Sementara itu, Rektor Universitas Paramadina, Prof Firmanzah menyebutkan, dalam kontestasi dibutuhkan personal branding agar memudahkan pemilih tertarik dan dapat memilih seseorang. Political branding adalah asosiasi dan pengetahuan seseorang atas kandidat yang tertanam dalam.

"Personal branding yang kuat akan memudahkan bagi pemilih untuk melakukan seleksi terhadap kandidat yang banyak. Branding kandidat akan jadi informasi bagi pemilih untuk menentukan pilihan," katanya.

Firmanzah juga mengingatkan agar para calon anggota legislatif di tingkat kabupaten/kota untuk tidak melakukan iklan yang tidak memiliki dampak. Ia mencontohkan seorang kandidat di tingkat kabupaten/kota melakukan iklan pada TV nasional.

"Ini tentu sangat tidak efektif bagi pemilih. Akan banyak membuang biaya yang tidak memiliki dampak terhadap elektabilitasnya," tegasnya. [rus]

Populer

Oknum Prajurit di Lokasi Penggeledahan di Luar Mandat TNI

Sabtu, 11 Juli 2026 | 03:29

10 Jalan Febrie Adriansyah Menuju Bebas

Minggu, 19 Juli 2026 | 05:24

Hotman Paris Harus Minta Maaf

Minggu, 19 Juli 2026 | 17:02

Saat Konglomerat Tan Kian Diamankan Polisi

Sabtu, 11 Juli 2026 | 21:50

Hotman Paris Tegaskan Tuduhan Keterlibatan Febrie dalam Kasus Asabri Salah Total

Sabtu, 18 Juli 2026 | 02:58

Permainan Kejagung Terlalu Kasar soal Penghentian Pengumpulan Data Program MBG

Rabu, 15 Juli 2026 | 05:14

Penetapan Tersangka Tetap Sah Meski Belum Diperiksa

Sabtu, 18 Juli 2026 | 12:35

UPDATE

Lepas Status WNI Kena Tarif Rp5 Juta, Ini Kata Ketua DPR

Selasa, 21 Juli 2026 | 14:23

KPK Panggil Lima Pejabat BPK Sumsel

Selasa, 21 Juli 2026 | 14:16

Saham BUMI Menguat 6 Persen pada Sesi I, Bukukan Transaksi Rp727,5 Miliar

Selasa, 21 Juli 2026 | 14:15

Pengisian Jabatan di Kemenag Dituntut Adil dan sesuai Meritokrasi

Selasa, 21 Juli 2026 | 14:08

Bisa Jadi Ada Aparat Lain Seperti Febrie

Selasa, 21 Juli 2026 | 14:06

Sekolah Negeri Sepi Peminat Harus Jadi Perhatian

Selasa, 21 Juli 2026 | 14:05

Mereduksi Bobot Kekuasaan Gibran Lewat Pergeseran Posisi Duduk Wapres

Selasa, 21 Juli 2026 | 14:04

Sepak Bola Berbasis Bukti

Selasa, 21 Juli 2026 | 13:50

DPR Minta Kesetaraan Penanganan Kasus Febrie

Selasa, 21 Juli 2026 | 13:39

Babinsa dan Bhabinkamtibmas Dilibatkan dalam Pemungutan Pajak Berpeluang Gerus Kepercayaan Publik

Selasa, 21 Juli 2026 | 13:38

Selengkapnya