Berita

Pertahanan

Polri: Paslon Bawa Massa Secukupnya

KAMIS, 09 AGUSTUS 2018 | 15:08 WIB | LAPORAN: IDHAM ANHARI

Pasangan calon (paslon) presiden dan wakil presiden tidak diperbolehkan membawa massa dalam jumlah banyak saat mendaftar ke Komisi Pemilihan Umum.

Imbauan ini dikeluarkan Mabes Polri untuk meredam potensi gesekan antar massa pendukung jika ada dua pasangan mendaftar bersamaan saat hari terakhir pendaftaran besok.

“Pendaftaran ini boleh diikuti massa, tapi secukupnya saja,” kata Kadiv Humas Mabes Polri, Irjen Pol Setyo Wasisto, di Mabes Polri, Jakarta, Kamis (9/8).


Setyo juga meminta masing-masing kelompok pendukung menunjuk penanggung jawab atau koordinator massa. Jangan sampai massa menjadi liar dan terjadi aksi di luar batas kewajaran. Untuk pengamanan dan jumlah personel, Polri mengikuti situasi dan kondisi lapangan.

“Kalau memang (situasi) landai, tidak perlu penguatan. Tapi kalau situasi ada ekskalasi, pasti ada penebalan atau penguatan,” ujar Setyo.

Setyo menambahkan, pasukan Polri telah digelar untuk mengamankan Kantor Pusat KPU di Jalan Imam Bonjol, Menteng, Jakarta Pusat. [ald]

Populer

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Kehadiran Anies di Cikeas Jadi Masalah Serius

Jumat, 27 Maret 2026 | 02:08

Mengapa Kapal Pertamina Tidak Bisa Lewat Selat Hormuz?

Sabtu, 28 Maret 2026 | 02:59

SBY Menolak Silaturahmi Lebaran Anies?

Jumat, 27 Maret 2026 | 03:43

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Nasib Hendrik, SPPG Ditutup, 150 Karyawan Diberhentikan

Jumat, 27 Maret 2026 | 06:07

Dubai Menuju Kota Hantu

Selasa, 31 Maret 2026 | 13:51

UPDATE

Diminati Klub Azerbaijan, Persib Siap Lepas Eliano Reijnders?

Sabtu, 04 April 2026 | 15:58

Investasi Emas untuk Keuntungan Maksimal: Mengapa Harus Disimpan dalam Jangka Panjang?

Sabtu, 04 April 2026 | 15:37

Harga Plastik Melonjak, Pengamat Ingatkan Dampaknya Bisa Lebih Berbahaya dari BBM

Sabtu, 04 April 2026 | 14:49

DPR Minta ASN yang WFH Dipantau Ketat!

Sabtu, 04 April 2026 | 14:31

Komisi V DPR Minta Pemerintah Lakukan Pemilihan Terdampak Gempa Sulut-Malut

Sabtu, 04 April 2026 | 14:00

DPR Minta Pemda Pertahankan Guru PPPK Paruh Waktu di Tengah Efisiensi Anggaran

Sabtu, 04 April 2026 | 13:47

Trump Digugat Dua Lusin Negara Bagian Terkait Pemilu

Sabtu, 04 April 2026 | 13:24

Daftar Tayang Bioskop April 2026: Dari Petualangan Galaksi Mario hingga Ketegangan Horor Lokal

Sabtu, 04 April 2026 | 13:22

Ledakan di Markas PBB Lebanon Kembali Lukai 3 Prajurit TNI, 2 Luka Serius

Sabtu, 04 April 2026 | 13:01

Sindiran Iran ke AS Menggema di Tengah “Pembersihan” Pentagon

Sabtu, 04 April 2026 | 12:51

Selengkapnya